Geely Penjualan Tembus 700 Ribu Unit, Ekspor Melejit dan EV Jadi Senjata Utama
- account_circle dennis
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Geely Auto Catat Rekor Penjualan dan Ekspor Tertinggi pada Awal 2026, Perkuat Momentum di Pasar Global
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Geely Auto Catat Rekor Penjualan dan Ekspor Tertinggi pada Awal 2026, Perkuat Momentum di Pasar Global
OTOExpo.com , Jakarta – Geely Auto langsung tancap gas di awal tahun. Produsen otomotif asal Tiongkok ini sukses mencatatkan penjualan global sebesar 709.358 unit sepanjang kuartal pertama 2026 angka tertinggi yang pernah dicapai dalam periode yang sama.
Kinerja ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi Geely dalam menggabungkan elektrifikasi, ekspansi global, dan sinergi antar merek mulai menunjukkan hasil nyata.
Pada Maret saja, penjualan kendaraan penumpang mencapai 233.031 unit, naik 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan ini bukan sekadar musiman, melainkan bagian dari tren pertumbuhan yang konsisten sejak awal tahun.
EV Bukan Lagi Alternatif
Transformasi Geely menuju kendaraan energi baru (NEV) kini terlihat semakin solid. Sepanjang tiga bulan pertama 2026, penjualan NEV mencapai 369.059 unit, atau sekitar 55 persen dari total penjualan global.
Artinya, lebih dari separuh kendaraan yang dijual Geely saat ini sudah berbasis elektrifikasi baik full electric maupun hybrid.
“Kami melihat perubahan yang sangat cepat di pasar global. Elektrifikasi bukan lagi tren masa depan, tapi sudah menjadi kebutuhan hari ini,” tulis manajemen Geely dalam pernyataan resminya.
Dominasi ini juga menunjukkan bahwa Geely berhasil membaca arah pasar lebih awal dan mengeksekusinya dengan cepat.
Salah satu highlight terbesar datang dari performa ekspor. Pada Maret 2026, Geely mencatatkan ekspor sebanyak 81.639 unit—melonjak 120 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika ditarik ke akumulasi kuartal pertama, angka ekspor mencapai 203.024 unit atau naik 126 persen secara tahunan. Ini menjadi bukti bahwa penetrasi Geely di pasar internasional semakin dalam.

Geely Auto Catat Rekor Penjualan dan Ekspor Tertinggi pada Awal 2026, Perkuat Momentum di Pasar Global
Yang menarik, kendaraan listrik juga mendominasi pasar ekspor. Sekitar 64 persen dari total ekspor bulan Maret berasal dari lini NEV, memperkuat posisi Geely sebagai pemain global di segmen kendaraan listrik.
Performa kuat ini tidak lepas dari kontribusi lini produk yang semakin kompetitif. Dalam kuartal pertama saja, lini kendaraan listrik Geely mencatatkan penjualan 238.859 unit.
Model seperti Geely EX2 menjadi salah satu kontributor utama dengan penjualan global lebih dari 40 ribu unit dalam satu bulan. Disusul model lain seperti EX5 dan Starray EM-i yang juga menunjukkan performa solid.
Capaian ini sekaligus mempertegas bahwa Geely tidak hanya fokus pada volume, tetapi juga berhasil menciptakan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar global.
Segmen Premium Ikut Terdongkrak
Di kelas premium, Geely juga menunjukkan taringnya melalui Zeekr dan Lynk & Co.
Zeekr mencatatkan pengiriman 29.318 unit pada Maret, naik 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Lynk & Co mencatatkan total 81.662 unit sepanjang kuartal pertama.
Model Zeekr 7X bahkan berhasil menjadi SUV mewah terlaris di beberapa pasar seperti Hong Kong dan Australia, menunjukkan bahwa Geely mulai diperhitungkan di segmen high-end global.
Ekspansi Geely juga semakin agresif di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Thailand.
Pengiriman awal model EX2 di kedua negara tersebut sudah melampaui 5.000 unit. Di Indonesia sendiri, Geely juga mulai memperkuat basis produksi lokal dengan tingkat TKDN mencapai 46,5 persen.
Langkah ini menjadi strategi penting untuk menekan harga sekaligus meningkatkan daya saing di pasar domestik.
“Indonesia adalah pasar dengan potensi besar. Kami tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga membangun ekosistem jangka panjang,” ungkap perwakilan Geely.
Untuk mendukung pertumbuhan, Geely terus memperluas jaringan distribusinya. Saat ini terdapat 45 dealer di Indonesia, dengan target meningkat menjadi 80 dealer hingga akhir 2026.
Sementara di Thailand, jumlah dealer ditargetkan bertambah dari 40 menjadi 65 unit, termasuk pembangunan showroom flagship untuk memperkuat pengalaman pelanggan.
Dengan kombinasi penjualan yang melonjak, ekspor yang agresif, serta dominasi kendaraan listrik, Geely kini berada di jalur cepat menuju posisi yang lebih strategis di industri otomotif global.
Perubahan yang dilakukan bukan hanya soal produk, tetapi juga strategi menyeluruh mulai dari teknologi hingga ekspansi pasar.
Jika tren ini terus berlanjut, Geely bukan hanya akan menjadi pemain besar dari Asia, tetapi juga salah satu penentu arah masa depan industri otomotif dunia.****
- Penulis: dennis
- Editor: Dimas Lombardi

Saat ini belum ada komentar