Berita
light_mode
Beranda » Aftermarket » Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor Wajib Dirawat

Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor Wajib Dirawat

  • account_circle dimas
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pentingnya Merawat Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor

 

OTOExpo.com , Jakarta – NGK Spark Plugs memberikan wawasan tentang tren pasar kendaraan terbaru dan memberikan informasi tentang potensi bisnis busi di tengah dinamika perkembangan kendaraan bermotor pada hari Senin, 10 Februari 2025.

Selain membahas masalah busi yang digunakan pada kendaraan baru, NGK Spark Plugs juga membahas pentingnya merawat sensor oksigen pada kendaraan bermotor.

Keberadaan sensor oksigen ini jarang sekali dirawat. Padahal part kecil ini juga penting loh. Sensor oksigen merupakan komponen penting pada sistem mesin kendaraan yang berfungsi untuk memantau kadar oksigen dalam gas buang.

Diko Oktaviano | Aftermarket Technical Support, PT Niterra Mobility Indonesia mengungkapkan, “Part kecil ini jarang sekali dirawat. Padahal part ini juga penting. Salah satu nya adalah dalam emisi kendaraan. Dan yang pasti, part ini sangat berpengaruh terhadapat kinerja mesin. Part kecil ini biasa terletak di pembuangan dan catalytic.” ujarnya.

Keberadaan sensor ini tidak hanya penting untuk efisiensi bahan bakar kendaraan, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin serta dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh kendaraan.

Sensor oksigen berfungsi untuk mengukur kadar oksigen dalam gas buang yang dihasilkan oleh mesin. Hasil pengukuran tersebut kemudian diteruskan ke sistem kontrol elektronik mesin (ECU).

ECU menggunakan informasi ini untuk mengatur campuran udara dan bahan bakar yang optimal, yang berdampak langsung pada performa mesin dan efisiensi bahan bakar.

Dengan mengetahui kadar oksigen, ECU dapat memastikan pembakaran yang efisien membantu kendaraan mencapai performa optimal dan mengurangi emisi gas buang yang berbahaya bagi lingkungan.

Ketika mesin beroperasi, gas buang yang mengandung oksigen mengalir melalui sensor.

Jika kadar oksigen terlalu tinggi atau rendah, ECU akan menyesuaikan rasio bahan bakar agar pembakaran menjadi lebih efisien dan mesin dapat beroperasi dengan baik.

Jika sensor oksigen mengalami kerusakan atau berfungsi tidak semestinya, dapat menyebabkan beberapa masalah serius pada kendaraan, seperti: Konsumsi Bahan Bakar Meningkat – Tanpa informasi yang akurat, ECU mungkin mengatur campuran bahan bakar terlalu kaya atau terlalu miskin, yang menyebabkan pemborosan bahan bakar.

Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor Wajib Dirawat

Part kecil yang seringkali tidak dirawat  pada Kendaraan Bermotor

Emisi Gas Buang Meningkat, biasanya disebabkanpart yang rusak dapat menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna, menghasilkan lebih banyak emisi gas berbahaya, dan berisiko tidak lulus uji emisi.

Penurunan Performa Mesin biasanya karena kerusakan sensor dapat membuat mesin kehilangan tenaga, respons mesin menjadi lambat, dan penurunan efisiensi keseluruhan.

Kerusakan Komponen Lainnya – Jika pembakaran tidak efisien, bisa menyebabkan kerusakan pada komponen mesin lainnya, seperti katup, piston, dan catalytic converter.

Beberapa tanda umum bahwa part tersebut  mengalami kerusakan antara lain: Lampu indikator check engine menyala pada dashboard.

Mesin kendaraan cenderung bergetar atau tidak berjalan mulus. Penurunan kinerja bahan bakar dan mesin secara signifikan.

Kendaraan mengeluarkan asap tebal atau emisi yang berlebihan. Kendaraan kesulitan untuk mencapai akselerasi yang normal.

Pada umumnya, kendaraan dilengkapi dengan dua part tersebut: sensor pre-catalytic converter (sebelum catalytic converter) dan sensor post-catalytic converter (setelah catalytic converter).

Sensor pertama mengukur kadar oksigen yang keluar dari mesin sebelum gas tersebut masuk ke catalytic converter untuk dibersihkan.

Sensor kedua memantau apakah catalytic converter berfungsi dengan baik. Sensor-sensor ini biasanya terletak di dekat pipa exhaust, baik sebelum atau setelah catalytic converter, tergantung pada jenis kendaraan.

Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor Wajib Dirawat

Sensor Oksigen pada Kendaraan Bermotor Wajib Dirawat

Merawat sensor oksigen secara rutin adalah kunci untuk menjaga performa kendaraan dan meminimalkan dampak lingkungan.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa dan mengganti sensor oksigen yang rusak atau kotor agar kendaraan tetap berjalan efisien, mengurangi emisi, dan meningkatkan umur mesin.

 

 

 

  • Penulis: dimas

Baca Juga

  • FOTON Buka Era Baru Truk dan Van Global dengan GALAXUS, DAYSTAR, dan CAVAN C1

    FOTON Buka Era Baru Truk dan Van Global

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 161
    • 0Komentar

    FOTON Buka Era Baru Truk dan Van Global dengan GALAXUS, DAYSTAR, dan CAVAN C1

  • Meningkatnya BBM Ramah Lingkungan Di Sumatera Bagian Utara

    Meningkatnya BBM Ramah Lingkungan Di Sumatera Bagian Utara

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Abimanyu
    • visibility 218
    • 0Komentar

    OTOExpo.com | Pertamina (Persero) Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di lima provinsi

  • Piaggio Indonesia Akan buka Dealer Di Rawamangun

    Piaggio Indonesia Akan Buka Dealer Di Rawamangun

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle Magoh
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Piaggio Indonesia Akan buka Dealer Di Rawamangun, Peresmian diler yang berada di bilangan Rawamangun tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat (31/01/2020)

  • Jeep Wrangler 4-Door Rubicon Mengaspal di Indonesia Libas Segala Medan

    Jeep Wrangler 4-Door Rubicon Mengaspal di Indonesia Libas Segala Medan

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jeep Wrangler Rubicon, Jeep Indonesia, mobil off-road terbaik, SUV 4×4, Indomobil, peluncuran mobil baru, harga Jeep Wrangler, spesifikasi Jeep Wrangler, fitur off-road, layanan purna jual Jeep

  • The New Kia Sonet Meriahkan Ajang GIIAS Semarang 2024

    The New Kia Sonet Meriahkan Ajang GIIAS Semarang 2024

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle dimas
    • visibility 166
    • 0Komentar

    The New Kia Sonet Meriahkan Ajang GIIAS Semarang 2024   OTOExpo.com , Jakarta – PT Kreta Indo Artha (KIA) selaku agen pemegang merek Kia di Indonesia kembali melanjutkan langkahnya di rangkaian GIIAS 2024 dengan berpartisipasi dalam GIIAS Semarang 2024. Pada pameran yang diselenggarakan mulai hari ini di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Kia menghadirkan The New […]

  • Kia ‘Movement to Fitr’ Promo Servis Mudik Lebaran 2025

    Kia ‘Movement to Fitr’ Promo Servis Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Magoh
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Persiapkan kendaraan Kia Anda untuk mudik Lebaran dengan program ‘Movement to Fitr’. Diskon jasa servis 15%, suku cadang 20%, dan oli 20% di bengkel resmi Kia hingga 22 Maret 2025.

expand_less