Ganjil Genap Tidak Berlaku Untuk Kendaraan Jenis Ini

OTOExpo.com – Maraknya pemberitaan mengenai polusi udara di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan yang terbilang berani untuk menanggulagi hal tersebut. Tertuang dalam instruksi Gubernur DKI Jakarta No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.  Dimana dalam salah satu kebijakannya tersebut adalah dengan membatasi usia kendaraan.

Menurutnya, kendaraan yang usianya lebih dari 10 tahun turut menyumbang polusi yang buruk di Jakarta. jadi kendaraan yang berusia lebih dari 10 tahun akan dilarang beroperasi di ibukota Indonesia tersebut.

Akan tetapi, khusus untuk kendaraan yang berbasis listrik, baik itu mobil ataupun motor tidak ada kendala. Malahan jenis kendaraan berbasis listrik pun tidak akan terkena Ganjil Genap yang selama ini sudah diberlakukan di Jakarta.

Bung Anies menyebutkan penerapan perluasan ganjil genap tidak berlaku untuk semua jenis kendaraan listrik. Hal tersebut disampaikan Anies berkaitan dengan rencana perluasan sistem ganjil genap dalam pengendalian kualitas udara Jakarta.

Mobil Diatas 10 Tahun Dilarang Keliaran Di Jakarta

“Kendaraan berbasis listrik baik mobil dan motor tidak akan diberlakukan sistem ganjil genap, kendaraan listrik anda tidak akan kena ganjil genap” ujar Anies.

Baca Juga : Usia mobil 10 Tahun Dilarang Beroperasi di Jakarta

Menurut Anies, kendaraan berbasis listrik tidak turut serta berkontribusi polusi udara Jakarta menjadi buruk. Anies juga  menyebutkan saat ini Dinas Perhubungan dengan instansi terkait tengah merumuskan perluasan sistem gage tersebut. Termasuk rute jalan yang akan diberlakukan.

Setelah merumuskan sistem perluasan, dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi dan uji coba hingga akhir bulan sebelum diterapkan sepenuhnya.

Kebijakan lainnya, Anies menginstruksikan untuk mengoptimalisasi penghijauan serta merintis peralihan ke energi terbaru dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.