Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sensor akan membaca perpindahan gigi ketika mengoperasikan shift pedal, setelah itu dikirim ke ECM (Electronic Control Modul).

Mengenal CBR250RR SP Bersama Wahana Honda, Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

“ECM akan membaca kecepatan kendaraan rpm mesin dan posisi gigi sebagai parameter untuk mengontrol torsi mesin dengan mengendalikan bukaan throttle valve, waktu pengapian, dan waktu penyemprotan bahan bakar,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk mengaktifkan fitur quick shifter pada CBR250RR, motor harus dalam keadaan diam. Setelah itu, tekan tombol yang biasanya dipakai untuk mengganti ‘riding mode’ selama dua detik.  Jika sudah aktif, akan ada indikator di pojok kanan bawah panel layar.

Mengenal CBR250RR SP Bersama Wahana Honda , Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

Terdapat 4 mode quick shifter yang dapat dipilih, yakni mode :

  • Mengaktifkan quick shifter untuk menaikkan dan menurunkan gigi,
  • Menaikkan gigi saja,
  • Menurunkan gigi saja,
  • Mode quick shifter off/on.

Fitur quick shifter yang terdapat pada Honda CBR250RR SP ini tidak akan berfungsi apabila saat menaikkan gigi sedangkan puntiran gas tangan tidak diputar.

Mengenal CBR250RR SP Bersama Wahana Honda , Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

Honda CBR250RR SP Sematkan Teknologi Ini Membuat Perpindahan Gigi Jadi Enteng!

“Lalu, fitur ini berfungsi saat kecepatan mesin lebih dari 1.500 rpm, pada naik gigi atau lebih dari kecepatan stasioner pada turun gigi. Teknologi ini juga tidak akan berfungsi saat handle kopling ditarik.” pungkasnya.

 

  • Penulis: Pandito
  • Editor: Dimas Lombardi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

expand_less