56 SMK Otomotif Dikumpulkan Wahana Honda di Tangerang, Ada Apa? Program Vokasi Ini Diam-Diam Menyiapkan Mekanik Masa Depan
- account_circle Magoh
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Melalui Sarasehan, WMS Perkuat Pendampingan dan Pembinaan Vokasi SMK Binaan Jakarta Tangerang
Melalui Sarasehan, WMS Perkuat Pendampingan dan Pembinaan Vokasi SMK Binaan Jakarta Tangerang
OTOExpo.com , Jakarta – Pengembangan pendidikan vokasi otomotif kembali mendapat dorongan dari dunia industri. PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang, menggelar kegiatan sarasehan pendidikan vokasi bersama puluhan sekolah kejuruan yang menjadi mitra pembinaan mereka.
Kegiatan yang digelar di SMK Jaya Buana, Kabupaten Tangerang, ini menghadirkan perwakilan dari 56 SMK binaan Honda yang memiliki program Teknik Sepeda Motor (TSM). Para peserta terdiri dari kepala program studi serta guru produktif yang selama ini terlibat langsung dalam proses pembelajaran otomotif di sekolah.
Pertemuan tersebut dikemas santai melalui agenda buka puasa bersama di bulan Ramadan, namun tetap membawa agenda utama yang serius: menyelaraskan kebutuhan industri dengan kurikulum pendidikan vokasi.
Sarasehan ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Dalam forum diskusi, para guru mendapatkan gambaran lebih detail mengenai perkembangan teknologi sepeda motor Honda, termasuk kebutuhan keterampilan mekanik yang dibutuhkan oleh jaringan bengkel resmi.
Hal ini penting karena teknologi sepeda motor modern terus berkembang, mulai dari sistem fuel injection, engine management system, hingga perangkat diagnosis berbasis komputer.
Menurut Benedictus F. Maharanto, Head of Technical Service Department WMS, komunikasi antara sekolah dan industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Hubungan antara industri dan sekolah tidak hanya sebatas kerja sama formal. Kami ingin memastikan siswa yang lulus dari SMK binaan Honda memiliki keterampilan teknis sekaligus karakter kerja yang siap terjun ke industri otomotif,” jelasnya.
Sebagai main dealer Honda untuk wilayah Jakarta–Tangerang, WMS memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan jaringan SMK binaan Honda yang saat ini tersebar di berbagai daerah.
Program pembinaan tersebut meliputi beberapa aspek penting, antara lain:
-
Pelatihan guru teknik sepeda motor agar memahami teknologi terbaru Honda
-
Pengembangan kurikulum berbasis industri yang disesuaikan dengan kebutuhan bengkel resmi
-
Penyediaan fasilitas praktik seperti unit sepeda motor dan peralatan servis standar Honda
-
Program peningkatan kompetensi siswa, termasuk uji sertifikasi teknisi
Melalui pendekatan tersebut, sekolah tidak hanya mengajarkan teori otomotif, tetapi juga membiasakan siswa dengan standar kerja yang berlaku di jaringan bengkel resmi Honda.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi merupakan bagian penting dari strategi Honda dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di sektor otomotif.
Menurutnya, kolaborasi antara industri dan sekolah merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Melalui Sarasehan, WMS Perkuat Pendampingan dan Pembinaan Vokasi SMK Binaan Jakarta Tangerang
Program pembinaan SMK binaan Honda juga menjadi bagian dari inisiatif Sinergi Bagi Negeri, sebuah program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan oleh AHM bersama jaringan main dealer di seluruh Indonesia.
Melalui program ini, Honda memberikan dukungan kepada sekolah vokasi dalam bentuk:
-
pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri
-
peningkatan kompetensi guru dan siswa
-
dukungan sarana pembelajaran praktik
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK, khususnya di bidang teknik sepeda motor.
Bagi industri otomotif, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap masuk ke dunia kerja.
Dengan adanya kolaborasi yang lebih intens antara WMS, AHM, dan sekolah binaan, diharapkan lulusan SMK tidak hanya menguasai keterampilan servis sepeda motor, tetapi juga memiliki disiplin kerja serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi baru.
WMS optimistis bahwa melalui program pembinaan yang berkelanjutan, SMK binaan Honda di wilayah Jakarta–Tangerang dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan mereka dan melahirkan mekanik muda yang siap bersaing di industri otomotif nasional.***
- Penulis: Magoh
- Editor: RM.Dimas Wirawan

Saat ini belum ada komentar