Berita
light_mode
Beranda » Business » Serius Garap Indonesia! VinFast Siapkan 20.000 Mobil Listrik untuk Armada Transportasi hingga 2028

Serius Garap Indonesia! VinFast Siapkan 20.000 Mobil Listrik untuk Armada Transportasi hingga 2028

  • account_circle Abimanyu
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

VinFast Tandatangani Dua MoU untuk Memasok 20.000 Kendaraan Listrik Kepada Mitra Transportasi di Indonesia

  • VinFast menandatangani dua MoU untuk memasok 20.000 kendaraan listrik kepada mitra transportasi di Indonesia hingga 2028. Model Nerio Green dan Limo Green akan digunakan untuk armada transportasi komersial.
  • VinFast Gaspol di Indonesia! Siapkan 20.000 Mobil Listrik untuk Armada Transportasi

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Ambisi VinFast untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia semakin terlihat jelas. Produsen otomotif asal Vietnam tersebut baru saja menandatangani dua Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan penyedia solusi transportasi di Indonesia untuk memasok hingga 20.000 unit kendaraan listrik dalam beberapa tahun ke depan.

Kesepakatan tersebut melibatkan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh, yang masing-masing akan mengoperasikan ribuan kendaraan listrik VinFast sebagai armada transportasi komersial.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi VinFast dalam membangun ekosistem mobilitas listrik di Indonesia, sekaligus memperluas pengaruhnya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara.

Berdasarkan kesepakatan awal, kedua perusahaan transportasi tersebut berencana melakukan pengadaan kendaraan listrik secara bertahap hingga tahun 2028.

Rinciannya, PT Sembilan Benua Abadi diproyeksikan akan mengakuisisi 10.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga akhir 2027.

Sementara itu, PT Satu Kosong Tujuh menargetkan pembelian 10.000 unit kendaraan listrik hingga akhir 2028.

Kendaraan tersebut akan digunakan untuk berbagai layanan transportasi komersial, yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon dari sektor transportasi.

Dalam kerja sama ini, VinFast akan menyediakan dua model kendaraan listrik dari lini Green Series, yaitu Nerio Green dan Limo Green.

Kedua model ini dikembangkan khusus untuk kebutuhan operasional transportasi komersial dengan karakteristik penggunaan intensif.

Nerio Green merupakan adaptasi dari model VF e34, kendaraan listrik yang sebelumnya telah diperkenalkan VinFast di pasar Indonesia.

SUV listrik ini dirancang dengan karakter urban modern, kabin luas, serta teknologi kendaraan yang mendukung kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, Limo Green merupakan model terbaru VinFast yang dikembangkan sebagai MPV listrik tujuh penumpang.

VinFast Tandatangani Dua MoU untuk Memasok 20.000 Kendaraan Listrik Kepada Mitra Transportasi di Indonesia

VinFast Tandatangani Dua MoU untuk Memasok 20.000 Kendaraan Listrik Kepada Mitra Transportasi di Indonesia

Limo Green hadir dengan dimensi yang cukup besar di kelasnya, yakni:

  • panjang: 4.740 mm

  • lebar: 1.872 mm

  • tinggi: 1.729 mm

  • wheelbase: 2.840 mm

Dimensi tersebut memungkinkan konfigurasi tiga baris kursi yang luas, sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan transportasi penumpang dengan frekuensi operasional tinggi.

Untuk sektor tenaga, Limo Green menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki daya tahan tinggi dan stabilitas termal yang baik.

Dengan baterai tersebut, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, sehingga dapat memaksimalkan siklus operasional kendaraan tanpa terlalu sering melakukan pengisian ulang.

Penggunaan kendaraan listrik dalam armada transportasi komersial dinilai memiliki dampak besar terhadap percepatan adopsi kendaraan listrik di masyarakat.

Ketika masyarakat mulai terbiasa menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari, kepercayaan terhadap teknologi ini akan meningkat secara alami.

Presiden Direktur PT Satu Kosong Tujuh, Nirzam Pahmi, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Menurutnya, VinFast memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Sementara itu, CEO PT Sembilan Benua Abadi, Wempy Suciadi, menilai kendaraan listrik VinFast menawarkan kombinasi menarik antara kualitas produk dan visi keberlanjutan.

Ia menyebut model seperti Nerio Green dan Limo Green sangat relevan dengan kebutuhan operasional transportasi di Indonesia yang menuntut efisiensi tinggi.

Kolaborasi dengan perusahaan lokal juga menjadi strategi penting bagi VinFast untuk memahami karakteristik pasar Indonesia secara lebih mendalam.

Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak masuk ke Indonesia, VinFast telah menunjukkan langkah ekspansi yang cukup agresif.

Perusahaan ini telah menghadirkan berbagai model kendaraan listrik, mulai dari:

  • VF 3

  • VF 5

  • VF e34

  • VF 6

  • VF 7

  • VF MPV 7

  • serta model khusus seperti Limo Green

Portofolio produk tersebut mencakup berbagai segmen, dari kendaraan entry-level hingga model premium.

Tidak hanya fokus pada produk kendaraan, VinFast juga mulai membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh di Indonesia.

Perusahaan ini telah memulai pembangunan pabrik perakitan di Subang, yang menjadi bagian dari investasi jangka panjang VinFast di Indonesia.

Selain itu, VinFast juga terus memperluas jaringan dealer, layanan purnajual, serta infrastruktur pengisian daya melalui kerja sama dengan perusahaan V-Green.

VinFast juga menjalin kolaborasi dengan berbagai bank dan lembaga keuangan guna menghadirkan skema pembiayaan kendaraan listrik yang lebih mudah diakses oleh konsumen.

Dengan kombinasi investasi industri, ekspansi produk, serta kerja sama transportasi skala besar seperti pengadaan 20.000 kendaraan listrik, VinFast tampaknya serius menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis penting dalam strategi mobilitas listriknya di kawasan Asia Tenggara.****

  • Penulis: Abimanyu
  • Editor: Dimas Lombardi

Berita Menarik Lainnya

expand_less