light_mode
Beranda » Kendaraan » VinFast Limo Green Resmi Dijual di Indonesia, MPV Listrik 7-Seater Ini Bisa Jadi “Senjata Baru” Armada dan Keluarga

VinFast Limo Green Resmi Dijual di Indonesia, MPV Listrik 7-Seater Ini Bisa Jadi “Senjata Baru” Armada dan Keluarga

  • account_circle Abimanyu
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 66
  • print Cetak

VinFast Umumkan Harga Limo Green, Resmi Masuk Segmen MPV 7 Penumpang di Indonesia

VinFast Limo Green Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp319 Juta di IIMS 2026

OTOExpo.com , Jakarta –  VinFast tampaknya tidak ingin hanya menjadi merek “pemanis booth” di pameran otomotif. Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, pabrikan asal Vietnam ini kembali hadir untuk ketiga kalinya dan kali ini membawa sesuatu yang terasa lebih relevan untuk kebutuhan Indonesia: VinFast Limo Green, MPV listrik tujuh penumpang yang disiapkan untuk pasar keluarga sekaligus dunia transportasi komersial.

Peluncuran Limo Green menandai model keenam VinFast di Indonesia dalam waktu kurang dari dua tahun. Angka yang cukup agresif, dan memberi sinyal bahwa VinFast bukan sekadar “coba-coba” bermain di pasar EV Tanah Air.

Kalau sebelumnya VinFast bermain di segmen city car sampai SUV, kini mereka masuk ke wilayah yang bisa dibilang paling Indonesia: MPV tiga baris.

Salah satu daya tarik utama yang langsung disorot tentu soal harga. Di IIMS 2026, VinFast mengumumkan harga on-the-road Jakarta untuk Limo Green sebesar:

  • Rp389 juta (termasuk baterai)

  • Rp319 juta (skema berlangganan baterai)

Skema baterai berlangganan ini jelas bukan untuk semua orang, tapi buat segmen tertentu—terutama operator armada dan pengemudi ride-hailing—model seperti ini bisa jadi menarik karena biaya awal pembelian lebih ringan.

VinFast menawarkan biaya berlangganan baterai sebagai berikut:

  • Rp880.000 per bulan untuk jarak tempuh hingga 2.000 km

  • Rp1.350.000 per bulan untuk jarak tempuh di atas 2.000 km

Dengan pola seperti ini, biaya operasional bisa lebih terkontrol, terutama bagi pengguna yang kendaraan sehari-harinya bekerja terus di jalan.

Di tengah harga mobil listrik yang kadang masih terasa “tinggi”, strategi VinFast ini cukup taktis: memberi pilihan fleksibel tanpa memaksa semua konsumen membeli baterai secara penuh.

VinFast juga menyiapkan program khusus bagi 2.000 pelanggan pertama, berupa dukungan tunai hingga Rp20 juta selama IIMS 2026 berlangsung.

Selain itu, ada manfaat tambahan yang cukup menggoda:

  • pengisian daya gratis di stasiun V-Green

  • aksesori gratis, termasuk karpet lantai dan kaca film

Ini bukan sekadar gimmick pameran, tapi bagian dari strategi membangun “rasa aman” bagi konsumen baru EV. Karena pada akhirnya, orang membeli kendaraan listrik bukan hanya melihat spesifikasi, tapi juga mempertimbangkan ekosistemnya.

VinFast Umumkan Harga Limo Green, Resmi Masuk Segmen MPV 7 Penumpang di Indonesia

VinFast Umumkan Harga Limo Green, Resmi Masuk Segmen MPV 7 Penumpang di Indonesia

VinFast Limo Green hadir dengan dimensi yang bisa dibilang proporsional untuk MPV modern:

  • Panjang 4.740 mm

  • Lebar 1.872 mm

  • Tinggi 1.728 mm

  • Wheelbase 2.840 mm

Angka-angka ini memberi gambaran jelas bahwa Limo Green bukan MPV “tanggung”. Wheelbase panjang berarti ruang kaki baris kedua dan ketiga berpotensi lega faktor penting bagi mobil yang disiapkan untuk mengangkut penumpang dengan frekuensi tinggi.

VinFast menyebut kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas pribadi maupun transportasi penumpang komersial. Artinya, targetnya jelas: keluarga urban dan operator layanan transportasi berada di garis bidik yang sama.

Untuk sektor transportasi online atau armada shuttle, waktu adalah uang. Karena itu VinFast membekali Limo Green dengan baterai jenis LFP (Lithium Iron Phosphate) yang dikenal lebih tahan siklus pemakaian dan cenderung stabil untuk penggunaan intensif.

Dalam sekali pengisian penuh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 450 km.

Bagi armada, angka ini penting karena berarti siklus operasional bisa lebih panjang sebelum harus berhenti untuk charging. Bagi pengguna keluarga, ini memberikan ketenangan untuk perjalanan luar kota tanpa rasa waswas berlebihan.

Kehadiran Limo Green juga mempertegas bahwa VinFast bermain serius di Indonesia. Mereka menyebut dalam waktu kurang dari dua tahun, perusahaan sudah:

  • menghadirkan beragam model EV

  • memulai operasional pabrik di Subang

  • memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual

  • membangun infrastruktur charging bersama V-Green

  • menggandeng bank dan lembaga pembiayaan untuk mendukung kepemilikan

Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menegaskan arah besar ini.

“Indonesia merupakan salah satu pasar kunci dalam strategi global VinFast. Kehadiran kami kembali di IIMS 2026 dengan jajaran produk yang lengkap, khususnya Limo Green, menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam perjalanan transisi menuju mobilitas hijau,” ujarnya.

Dengan harga yang kompetitif, opsi sewa baterai, dimensi besar, serta jarak tempuh panjang, VinFast Limo Green punya potensi menjadi “alat kerja” baru yang efisien untuk industri transportasi penumpang.

Sementara untuk pasar keluarga, ia menawarkan hal yang selama ini dicari konsumen Indonesia: MPV lega, nyaman, dan modern, namun kini dengan rasa berkendara senyap khas EV.

VinFast sepertinya paham: di Indonesia, MPV bukan cuma kendaraan—tapi partner hidup. Dan Limo Green datang dengan misi yang cukup jelas: masuk ke garasi rumah, sekaligus masuk ke barisan armada yang bekerja setiap hari.****

  • Penulis: Abimanyu
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

expand_less