News
light
Beranda » Aftermarket » Waspada! Ciri Busi Palsu yang Bikin Mesin Jebol, NGK Siap Sikat Penjual Nakal

Waspada! Ciri Busi Palsu yang Bikin Mesin Jebol, NGK Siap Sikat Penjual Nakal

  • account_circle dimas
  • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
  • visibility 84

Waspada! Ciri Busi Palsu yang Bikin Mesin Jebol, NGK Siap Sikat Penjual Nakal

 

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Bagi para pengguna motor atau mobil, busi mungkin terlihat sepele karena ukurannya kecil. Tapi jangan salah fungsinya vital.

Begitu Anda memutar kunci kontak atau menekan tombol starter, busi mulai bekerja menciptakan percikan api yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang pembakaran mesin.

Kalau busi bekerja normal, mesin hidup dengan mulus, tarikan responsif, dan konsumsi bahan bakar efisien.

Tapi kalau bermasalah, efeknya langsung terasa: mesin susah hidup, performa loyo, bahkan bensin jadi lebih boros.

Itulah sebabnya pemilihan busi yang tepat dan berkualitas bukan cuma soal kenyamanan berkendara, tapi juga soal umur panjang mesin kendaraan.

Itulah yang terjadi pada Nisa (25) yang membeli busi di e-commerce. Dia mengungkapkan saat beli, hal pertama yang dilihat adalah harganya yang relatif murah.

“Saya beli sendiri di salah satu e-commerce, lihat harganya cukup murah. wah cocok buat anak kost seperti saya.” ujarnya.

Waspada! Ciri Busi Palsu yang Bikin Mesin Jebol, NGK Siap Sikat Penjual Nakal

jangan sampai gunakan busi palsu kalau tidak ingin kantong jebol

Memang sih diakui, saat diawal-awal pergantian, motor mulai terasa enak lagi. Starter juga sangat mudah,dan tarikan menjadi lebih enteng. Akan tetapi kenyamanan yang dirasakan tersebut tidak berlangsung lama. Pasalnya. motor kembali tidak bisa dihidupkan dan tidak bisa jalan.

“Sekitar 4 bulan pemakaian, tiba-tiba motornya kembali mogok. Akhirnya dibawa ke bengkel terdekat dan pihak mekanik mengatakan, bahwa mesinnya jebol. Jadi harus turun mesin.” ungkapnya.

Peredaran Busi Palsu Makin Mengkhawatirkan

OTOExpo.com sudah berkali-kali mengingatkan untuk selalu menggunakan busi yang asli dan jangan sampai menggunakan busi yang asal-asalan. Karena, fenomena busi palsu di pasaran belakangan ini bikin sudah semakin resah. Baik di toko spare part fisik maupun e-commerce, produk imitasi semakin marak beredar.

Parahnya, kalau tampak sekilas, busi palsu ini terlihat mirip dengan yang asli kemasan nyaris sama, logo ada, bahkan bentuknya nyaris menyerupai.

Tapi secara teknis, kualitasnya jauh di bawah standar.

Dampaknya? Bukannya bikin kendaraan lebih bertenaga, malah bisa memicu berbagai masalah teknis hingga kerusakan parah.

Bahaya dan Dampak Busi Palsu untuk Kendaraan

Busi palsu biasanya dibuat dari material murah dan tidak melewati kontrol kualitas ketat seperti produk asli.

Alhasil, performanya buruk dan daya tahannya sangat rendah. Berikut beberapa masalah yang sering muncul jika nekat pakai busi palsu:

  1. Umur pakai super singkat
    Kalau busi asli bisa bertahan puluhan ribu kilometer, busi palsu bisa rusak hanya dalam hitungan minggu atau bulan.
  2. Mesin sulit dihidupkan
    Terutama saat pagi hari atau suhu dingin. Percikan api yang dihasilkan tidak konsisten.
  3. Mesin brebet dan kehilangan tenaga
    Tarikan gas terasa tersendat-sendat karena pembakaran tidak sempurna.
  4. Konsumsi bahan bakar boros
    Mesin harus bekerja lebih keras, dan bensin jadi cepat habis.
  5. Kerusakan fatal pada piston
    Ini yang paling parah. Percikan api yang tidak stabil bisa memicu detonasi berlebih hingga piston jebol. Biaya perbaikannya? Bisa jutaan rupiah.

Ciri-Ciri Busi Palsu yang Harus Diwaspadai

PT Niterra Mobility Indonesia, pemegang merek busi NGK di Indonesia, membagikan beberapa tanda umum yang palsu:

  • Logo merek tercetak tidak rapi – Hurufnya bisa buram, tidak simetris, atau warnanya pudar.
  • Tidak ada kode produksi – Busi asli selalu memiliki kode batch atau nomor seri yang jelas dan permanen.
  • Harga terlalu murah – Jika selisihnya terlalu jauh dari harga resmi, patut curiga.

Membedakan yang asli dan palsu memang butuh perhatian ekstra, apalagi kalau belinya online.

Tips Aman Membeli Busi Asli

Kalau ingin kendaraan tetap sehat, pilih busi dari sumber terpercaya. Berikut panduan singkat yang direkomendasikan PT Niterra Mobility Indonesia:

  1. Beli di toko resmi atau official store – Baik offline maupun online, pastikan penjual punya lisensi resmi.
  2. Hindari penawaran harga tidak masuk akal – Diskon besar boleh saja, tapi kalau sampai lebih dari separuh harga pasaran, wajib waspada.
  3. Periksa kemasan – Pastikan segel tidak rusak dan tulisan pada kemasan jelas.

Aspek Hukum: Penjual Busi Palsu Bisa Kena Pidana

Jangan kira menjual busi palsu cuma soal “jualan barang KW”. Ini masalah hukum serius.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, pasal 100–102, memperdagangkan barang palsu adalah tindak pidana. Pelakunya bisa dikenai sanksi penjara dan/atau denda besar.

PT Niterra Mobility Indonesia menegaskan, tahun ini mereka akan menindak tegas penjual busi NGK palsu—baik di pasar tradisional maupun di platform e-commerce.

Tindakan hukum akan diambil demi melindungi konsumen dan menjaga reputasi merek.

Keunggulan yang Asli dari NGK

Kenapa harus beli yang asli? Ini alasannya:

  • Umur pakai panjang – Tahan hingga puluhan ribu kilometer.
  • Pengapian stabil – Mesin tetap responsif di segala kondisi cuaca.
  • Efisiensi bahan bakar – Mengurangi pemborosan bensin.
  • Minim risiko kerusakan mesin – Investasi awal lebih mahal, tapi hemat biaya perbaikan jangka panjang.

Yang asli diproduksi menggunakan material berkualitas tinggi dan proses manufaktur yang sesuai standar internasional. Jadi, selain lebih awet, performa mesin juga terjaga.

Jangan Ambil Risiko!

Menggunakan yang  palsu mungkin terlihat seperti cara menghemat uang, tapi risikonya bisa berkali lipat lebih mahal.

Inovasi Teknologi Busi NGK Jadi Kunci Performa Optimal pada Motor Matic Modern

Pastikan Beli BUsi NGK di tempat yang terpercaya

Dari performa mesin yang menurun, boros bensin, sampai kerusakan fatal pada piston semuanya bisa bikin kantong jebol.

Pesan dari PT Niterra Mobility Indonesia jelas:

“Pembuatannya seringkali dilakukan secara “hand made” hingga tidak presisi. Penggunaan bahan berkualitas rendah ini jelas akan sangat merusak kendaraan Anda.” terang Diko Octaviano, Technical Support & Development PT. Niterra Mobility Indonesia. yang biasa dipanggil dengan dokter busi-nya NGK.

“Kenali ciri busi asli, beli hanya dari sumber terpercaya, dan jangan beri ruang bagi peredaran busi palsu.”

Dengan konsumen yang lebih waspada dan penegakan hukum yang tegas, peredaran busi palsu di Indonesia diharapkan bisa ditekan.

Akhirnya, para pengendara bisa menikmati perjalanan tanpa khawatir mesin tiba-tiba rewel di tengah jalan.***

.

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less