TransTRACK Academy Resmi Hadir Jadi Lompatan SDM Logistik Indonesia
- account_circle dimas
- calendar_month Kam, 3 Jul 2025
- visibility 99

Belajar Teknologi Tapi Gak Bisa Dipakai di Lapangan? TransTRACK Punya Jawabannya
TransTRACK Academy Resmi HadirJadi Lompatan SDM Logistik Indonesia
OTOExpo.com , Jakarta – Belajar Teknologi Tapi Gak Bisa Dipakai di Lapangan? TransTRACK Punya Jawabannya.
Dunia logistik Indonesia sedang butuh “booster” dalam bentuk SDM yang melek teknologi dan siap pakai. Bukan cuma tahu teori AI, IoT, atau Data Analytics, tapi bisa langsung tancap gas di lapangan.
Nah, masalahnya, selama ini banyak pelatihan yang terlalu akademis, nggak nyambung dengan realita industri.
Masuklah TransTRACK Academy ke arena. Bukan pelatihan biasa, platform ini hadir sebagai solusi buat menjembatani gap antara teknologi canggih yang makin gencar dipakai di industri transportasi dan logistik, dengan SDM yang masih terseok-seok mengejar.

Kurikulum Berbasis Kebutuhan Nyata
TransTRACK Academy langsung tancap gas dengan dua kurikulum andalan: Fleet Engineering dan Digital Supply Chain.
Bukan cuma asal pilih, dua bidang ini memang jadi tulang punggung transformasi digital di sektor logistik.
Dan jangan kira ini kursus setengah hati. Programnya dirancang bertingkat, dari level pemula sampai lanjutan, lengkap dengan sertifikasi industri yang relevan.
Artinya, lulusannya bukan cuma dapat selembar kertas, tapi punya bekal yang bisa langsung dipakai kerja. Bahkan bisa jadi pintu masuk ke dunia kerja, karena TransTRACK sendiri membuka jalur rekrutmen langsung dari akademi ini.
Kenapa Ini Penting Banget? Coba Lihat Angka-angka Ini
Masih ingat soal Indeks Kinerja Logistik (LPI) Indonesia yang anjlok dari peringkat 45 ke 63 dalam lima tahun terakhir (World Bank, 2023)?
Salah satu penyebabnya? Lemahnya sistem tracking & tracing dan kurangnya SDM terampil.
Ditambah lagi, biaya logistik Indonesia masih di kisaran 23% dari PDB, jauh dari ideal global yang hanya sekitar 8–10%.
Itu artinya, kita boros banget di logistik. Dan sebagian besar pemborosan itu bukan karena nggak ada teknologi, tapi karena teknologinya nggak dimanfaatkan maksimal.
“Teknologi itu cuma tools. Yang menggerakkan tetap manusianya,” ujar Anggia Meisesari, CEO TransTRACK.
Dan itulah kenapa dia yakin TransTRACK Academy bisa jadi game-changer. Karena menurutnya, adopsi teknologi nggak akan berjalan mulus tanpa SDM yang siap.
Pelatihan Oleh Praktisi, Bukan Sekadar Akademisi
Yang bikin TransTRACK Academy beda adalah pendekatannya yang sangat aplikatif. Aris Pujud Kurniawan, Co-Founder sekaligus CTO TransTRACK, menegaskan bahwa materi pelatihan dikembangkan langsung dari kebutuhan lapangan. Jadi bukan teori yang ngawang-ngawang, tapi ilmu yang benar-benar kepake.
“Fokus kami ada di keterampilan teknis seperti IoT, AI, dan operasi armada,” jelas Aris.
Dan semua itu disampaikan oleh praktisi bersertifikasi yang paham tantangan nyata industri logistik.
Bukan Sekadar Kursus, Ini Investasi SDM Masa Depan
Menurut Budi Santosa, Head of TransTRACK Academy, inisiatif ini bukan cuma soal pelatihan. Tapi benar-benar investasi untuk membangun talenta logistik masa depan.
Dan yang menarik, akademi ini terbuka untuk semua kalangan mulai dari lulusan SMK, mahasiswa, hingga profesional yang ingin upgrade skill.
“Target kami hingga akhir 2025 adalah mencetak setidaknya 30 teknisi baru yang siap kerja,” katanya. Tapi ini baru awal, karena TransTRACK Academy juga membuka kolaborasi dengan SMK, kampus, dan komunitas industri.
Tujuannya jelas: memperkuat rantai pasok SDM di sektor yang selama ini dikenal lambat adaptasi teknologi.
Promo dan Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran program dibuka mulai 7 sampai 31 Juli 2025. Dan buat kamu yang daftar cepat, ada promo early bird Rp250.000 buat pendaftaran di periode 7–16 Juli. Lumayan, bisa buat beli bensin atau kuota belajar!
Jadwal pelatihannya juga fleksibel dan dirancang supaya bisa diikuti bahkan sambil kerja. Ini penting banget, apalagi buat profesional yang mau reskill atau upskill tanpa harus resign dari pekerjaan utama.
SDM Bukan Lagi Pilihan Kedua
Satu hal yang mulai disadari pelaku industri: investasi di teknologi nggak akan optimal tanpa investasi di manusia.
TransTRACK sudah paham betul itu. Maka, mereka nggak cuma jualan solusi digital, tapi juga bangun ekosistem SDM yang mendukung implementasinya.
Dengan hadirnya TransTRACK Academy, semoga kita bisa mulai bicara logistik Indonesia yang nggak cuma digital-ready, tapi juga people-ready.
Karena sejatinya, di balik dashboard canggih dan AI pintar, tetap manusia yang menentukan apakah sistem itu bekerja optimal atau cuma jadi pajangan di laporan tahunan.***
.
.
.
.
- Penulis: dimas


