Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » TRANS Bahagia Resmi Mengaspal di Jambi! Bus Listrik Pertama Gratiskan Tarif Hingga Akhir 2025

TRANS Bahagia Resmi Mengaspal di Jambi! Bus Listrik Pertama Gratiskan Tarif Hingga Akhir 2025

  • account_circle dennis
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TRANS Bahagia Resmi Mengaspal di Jambi! Bus Listrik Pertama Gratiskan Tarif Hingga Akhir 2025

Resmikan Bus Listrik TRANS Bahagia, Pemkot Jambi Lanjutkan Komitmen Transportasi Publik Hijau Berbasis Listrik

 

 

OTOExpo.com , Jambi –  Suasana Carnaval Angso Duo Kota Jambi mendadak semakin semarak ketika enam armada bus dan angkutan listrik TRANS Bahagia resmi diluncurkan oleh Pemerintah Kota Jambi (Pemkot Jambi).

Acara yang dihadiri ribuan warga ini menjadi tonggak sejarah baru, bukan hanya untuk Jambi, tetapi juga bagi Indonesia  karena inilah angkutan listrik feeder berbasis Buy The Service (BTS) pertama di Tanah Air.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Albert Aulia Ilyas (Dirut KALISTA) selaku penyedia ekosistem EV, dan Novi Candra Hermawan (Dirut Yutaka) sebagai operator, turut hadir meresmikan pengoperasian resmi TRANS Bahagia transportasi publik hijau yang kini siap melayani masyarakat Jambi setiap hari.

“Transportasi publik yang baik adalah cerminan kota maju. Kehadiran bus listrik ini menjadi langkah nyata menuju mobilitas berkelanjutan,” ujar Wali Kota Maulana.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari kendaraan bebas emisi, sambil menekan polusi dan kemacetan akibat pertumbuhan kendaraan pribadi.” terangnya.

Bus Listrik Modern

Dalam tahap awal ini, Pemkot Jambi menambah empat unit armada baru, terdiri dari:

  • 1 unit bus medium 6 meter (kapasitas 26 penumpang, baterai 105 kWh)

  • 3 unit angkutan listrik 5 meter (kapasitas 10 penumpang, baterai 42 kWh)

Kehadiran ini melengkapi dua unit bus medium yang sebelumnya telah diuji coba sejak pertengahan tahun. Semua kendaraan dilengkapi AC, CCTV, alat pemadam, pintu darurat, dan palu pemecah kaca, menjadikan TRANS Bahagia bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga aman dan nyaman untuk seluruh penumpang.

Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA, menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini adalah bukti kuat dari sinergi antara sektor publik dan swasta:

“Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mempercepat transisi menuju transportasi publik hijau. Melihat antusiasme masyarakat dan hasil survei kepuasan penumpang yang positif, kami optimistis bus listrik akan benar-benar membawa perubahan positif — menjadikan Jambi kota bahagia tanpa polusi.”

Gratis Naik TRANS Bahagia Hingga Desember 2025!

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Pemkot Jambi memberikan tarif gratis hingga Desember 2025.
Penumpang cukup menempelkan KTP atau kartu elektronik seperti Flazz atau e-Money di mesin “Tap on Bus” untuk naik tanpa biaya.

Operasional bus listrik berlangsung dari pukul 06.00–20.00 WIB dengan tiga rute utama:

  1. Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo (via Simpang Kawat)

  2. Terminal Alam Barajo – Terminal Rawasari (via Sipin)

  3. Terminal Rawasari – Paal X dan sebaliknya

Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi halte bisa diakses di @kalistaev dan @dishub_kota_jambi di media sosial.

Langkah ini diharapkan mendorong masyarakat Jambi untuk beralih ke transportasi publik yang efisien, hemat, dan bebas polusi.

Efisiensi Energi Capai 57%, Emisi Turun 30%!

Sebelum resmi beroperasi penuh, Pemkot Jambi telah melakukan uji coba besar pada 28 Mei–30 September 2025 menggunakan dua unit bus listrik berukuran medium (6 dan 7 meter).

Hasilnya mengesankan:

  • Total penumpang: 36.040 orang

  • Jumlah perjalanan: 3.066 trip

  • Total jarak tempuh: 39.492 km

  • Efisiensi energi: 2,03 km/kWh

  • Penghematan biaya energi: 57%

  • Penurunan emisi karbon: hingga 30%

Artinya, setiap 1 kWh listrik mampu menempuh jarak lebih dari 2 km, jauh lebih hemat dibanding kendaraan konvensional berbahan bakar fosil.

Selain itu, uji coba ini juga mencatat indeks kepuasan penumpang tinggi, dengan skor rata-rata 3,90 dari 5,00. Aspek kenyamanan mendapatkan skor tertinggi (4,27), disusul kualitas layanan (3,90) dan fasilitas pendukung (3,70).

Yang menarik, indeks loyalitas penumpang mencapai 71%, menandakan sebagian besar pengguna siap menjadikan TRANS Bahagia sebagai pilihan utama mereka.

“Nyaman, Aman, dan Bikin Bangga Kota Jambi”

Warga Jambi menyambut kehadiran bus listrik ini dengan antusias. Salah satu penumpang, Rina (28), menyebutkan bahwa kehadiran TRANS Bahagia membuatnya kini lebih memilih naik transportasi publik.

“Busnya bersih, adem, nggak berisik, dan gratis pula. Rasanya beda banget sama bus biasa. Saya jadi sering pakai daripada naik motor,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi warga lainnya, seperti Taufik (41), seorang pegawai kantoran di kawasan Sipin, bus listrik ini bukan sekadar alat transportasi, tapi simbol kemajuan kota.

“Dulu kalau ngomong bus listrik, yang kebayang cuma Jakarta. Sekarang Jambi punya sendiri, dan gratis lagi. Bangga banget,” katanya.

Kolaborasi Menuju Transportasi Publik Berkelanjutan

Keberhasilan TRANS Bahagia tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak Pemkot Jambi, Dinas Perhubungan, KALISTA, dan Yutaka sebagai operator.

Proyek ini juga sejalan dengan komitmen nasional dalam dekarbonisasi transportasi, mendukung target Net Zero Emission 2060.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap transportasi publik. Bus listrik bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang gaya hidup baru yang lebih bersih dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ungkap Albert Aulia Ilyas.

KALISTA berencana untuk memperluas infrastruktur charging station dan sistem monitoring fleet berbasis IoT, agar efisiensi energi dan keselamatan armada bisa terus dipantau secara real time.

Lebih Banyak Bus, Lebih Sedikit Polusi

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa penambahan armada bus listrik akan dilakukan secara bertahap hingga 2026, dengan target menjangkau lebih banyak area pemukiman dan kawasan pendidikan.

Pemkot juga menyiapkan program “Green Mobility Zone”, di mana kendaraan listrik akan menjadi prioritas utama di beberapa koridor utama kota.

“Visi kami sederhana,” tutur Maulana.

“Jambi harus menjadi kota yang nyaman dihuni, bebas macet, dan bebas polusi. Dengan TRANS Bahagia, kami ingin semua warga bisa bepergian dengan bahagia  tanpa merusak lingkungan.”

TRANS Bahagia, Awal dari Masa Depan Transportasi Bersih di Jambi

Kehadiran TRANS Bahagia menjadi bukti nyata bahwa revolusi transportasi hijau bukan lagi konsep masa depan, melainkan kenyataan hari ini.

Dengan teknologi listrik modern, tarif gratis, serta dukungan masyarakat, Kota Jambi kini menempatkan diri di garis depan kota-kota Indonesia yang berani mengambil langkah menuju mobilitas berkelanjutan dan udara bersih.

Dari uji coba sukses hingga pengoperasian resmi, TRANS Bahagia membuktikan bahwa masa depan transportasi tidak harus mahal, tapi harus bermanfaat.***

  • Penulis: dennis
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Baca Juga

expand_less