Berita
light_mode
Beranda » National » Pindah Venue, Target Naik! GIICOMVEC 2026 Bidik 11 Ribu Trade Visitors di Lokasi Baru

Pindah Venue, Target Naik! GIICOMVEC 2026 Bidik 11 Ribu Trade Visitors di Lokasi Baru

  • account_circle Magoh
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

HADIR DI LOKASI BARU, GIICOMVEC 2026 TARGETKAN 11 RIBU TRADE VISITORS

GIICOMVEC 2026 hadir di lokasi baru dengan target 11 ribu trade visitors. Pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia ini siap dorong industri logistik dan transportasi nasional

OTOExpo.com , Jakarta –  Industri kendaraan komersial nasional kembali bersiap memasuki momentum strategis. Tahun depan, GIICOMVEC 2026 dipastikan hadir di lokasi baru dengan ambisi besar: menjaring 11.000 trade visitors dari berbagai sektor industri.

Perpindahan venue bukan sekadar perubahan geografis. Ini merupakan langkah ekspansif untuk mengakomodasi kebutuhan ruang pamer yang lebih luas, sirkulasi pengunjung yang lebih efektif, serta fasilitas pendukung yang semakin modern.

Dengan ekosistem industri logistik dan transportasi yang terus bertumbuh, GIICOMVEC 2026 diproyeksikan menjadi katalis penting dalam mempertemukan pelaku usaha, manufaktur, hingga regulator.

Sebagai pameran kendaraan komersial berbasis business-to-business (B2B), GIICOMVEC memiliki diferensiasi kuat dibanding pameran otomotif ritel. Ajang ini secara spesifik menargetkan pelaku industri logistik, transportasi publik, konstruksi, pertambangan, perkebunan, hingga fleet management.

Di bawah naungan GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), GIICOMVEC telah berkembang menjadi platform strategis untuk peluncuran teknologi terbaru di segmen truk, bus, kendaraan niaga ringan, hingga solusi elektrifikasi kendaraan komersial.

Hino Hadirkan Dutro Truk Sampah Mini Compactor Pertama di Indonesia

Target 11 ribu trade visitors pada 2026 mencerminkan optimisme penyelenggara terhadap pemulihan dan pertumbuhan sektor kendaraan niaga pasca akselerasi pembangunan infrastruktur nasional. Lonjakan proyek logistik dan distribusi e-commerce turut menjadi faktor pendorong meningkatnya permintaan armada komersial yang efisien dan ramah lingkungan.

Pemilihan lokasi baru dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kapasitas area indoor-outdoor, serta dukungan fasilitas loading kendaraan berat. Hal ini krusial mengingat karakter kendaraan komersial yang memiliki dimensi besar dan membutuhkan penanganan teknis khusus saat mobilisasi unit display.

Area pamer dirancang untuk mengakomodasi unit heavy-duty truck, medium truck, bus sasis panjang, hingga kendaraan listrik komersial generasi terbaru. Tidak hanya itu, zona khusus karoseri, komponen, telematika, serta solusi manajemen armada berbasis digital juga diproyeksikan menjadi daya tarik utama.

Dengan layout yang lebih terintegrasi, interaksi antara exhibitor dan trade visitors diharapkan lebih efektif. Meeting room, business lounge, hingga area test ride atau demonstrasi teknologi akan menjadi bagian dari pengalaman pameran yang lebih komprehensif.

GIICOMVEC 2026 juga diprediksi menjadi panggung penting bagi kendaraan komersial berbasis elektrifikasi. Tren global menunjukkan pergeseran signifikan menuju armada rendah emisi, seiring regulasi lingkungan yang semakin ketat.

Pabrikan diharapkan menampilkan truk listrik, bus listrik perkotaan, hingga sistem hybrid untuk kendaraan distribusi jarak pendek. Selain itu, teknologi telematics, fleet tracking berbasis IoT, serta sistem manajemen bahan bakar pintar akan menjadi topik diskusi utama dalam seminar dan forum industri yang menyertai pameran.

Pendekatan ini menegaskan bahwa GIICOMVEC bukan hanya ruang pamer produk, tetapi juga forum strategis untuk membahas arah transformasi industri kendaraan niaga Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kendaraan komersial menunjukkan tren pemulihan signifikan seiring meningkatnya aktivitas distribusi nasional. Pembangunan kawasan industri baru, proyek infrastruktur, serta ekspansi sektor logistik menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan armada niaga akan terus bertumbuh.

Industri kendaraan komersial nasional kembali bersiap memasuki momentum strategis. Tahun depan, GIICOMVEC 2026 dipastikan hadir di lokasi baru dengan ambisi besar: menjaring 11.000 trade visitors dari berbagai sektor industri.Perpindahan venue bukan sekadar perubahan geografis. Ini merupakan langkah ekspansif untuk mengakomodasi kebutuhan ruang pamer yang lebih luas, sirkulasi pengunjung yang lebih efektif, serta fasilitas pendukung yang semakin modern. Dengan ekosistem industri logistik dan transportasi yang terus bertumbuh, GIICOMVEC 2026 diproyeksikan menjadi katalis penting dalam mempertemukan pelaku usaha, manufaktur, hingga regulator.

Fokus Business-to-Business yang Lebih Tajam

Sebagai pameran kendaraan komersial berbasis business-to-business (B2B), GIICOMVEC memiliki diferensiasi kuat dibanding pameran otomotif ritel. Ajang ini secara spesifik menargetkan pelaku industri logistik, transportasi publik, konstruksi, pertambangan, perkebunan, hingga fleet management.

Di bawah naungan GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), GIICOMVEC telah berkembang menjadi platform strategis untuk peluncuran teknologi terbaru di segmen truk, bus, kendaraan niaga ringan, hingga solusi elektrifikasi kendaraan komersial.

Target 11 ribu trade visitors pada 2026 mencerminkan optimisme penyelenggara terhadap pemulihan dan pertumbuhan sektor kendaraan niaga pasca akselerasi pembangunan infrastruktur nasional. Lonjakan proyek logistik dan distribusi e-commerce turut menjadi faktor pendorong meningkatnya permintaan armada komersial yang efisien dan ramah lingkungan.

Lokasi Baru, Kapasitas dan Fasilitas Lebih Representatif

Pemilihan lokasi baru dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kapasitas area indoor-outdoor, serta dukungan fasilitas loading kendaraan berat. Hal ini krusial mengingat karakter kendaraan komersial yang memiliki dimensi besar dan membutuhkan penanganan teknis khusus saat mobilisasi unit display.

Area pamer dirancang untuk mengakomodasi unit heavy-duty truck, medium truck, bus sasis panjang, hingga kendaraan listrik komersial generasi terbaru. Tidak hanya itu, zona khusus karoseri, komponen, telematika, serta solusi manajemen armada berbasis digital juga diproyeksikan menjadi daya tarik utama.

Dengan layout yang lebih terintegrasi, interaksi antara exhibitor dan trade visitors diharapkan lebih efektif. Meeting room, business lounge, hingga area test ride atau demonstrasi teknologi akan menjadi bagian dari pengalaman pameran yang lebih komprehensif.

Tren Elektrifikasi dan Efisiensi Operasional

GIICOMVEC 2026 juga diprediksi menjadi panggung penting bagi kendaraan komersial berbasis elektrifikasi. Tren global menunjukkan pergeseran signifikan menuju armada rendah emisi, seiring regulasi lingkungan yang semakin ketat.

Pabrikan diharapkan menampilkan truk listrik, bus listrik perkotaan, hingga sistem hybrid untuk kendaraan distribusi jarak pendek. Selain itu, teknologi telematics, fleet tracking berbasis IoT, serta sistem manajemen bahan bakar pintar akan menjadi topik diskusi utama dalam seminar dan forum industri yang menyertai pameran.

Pendekatan ini menegaskan bahwa GIICOMVEC bukan hanya ruang pamer produk, tetapi juga forum strategis untuk membahas arah transformasi industri kendaraan niaga Indonesia.

Momentum Pertumbuhan Industri Kendaraan Komersial

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kendaraan komersial menunjukkan tren pemulihan signifikan seiring meningkatnya aktivitas distribusi nasional. Pembangunan kawasan industri baru, proyek infrastruktur, serta ekspansi sektor logistik menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan armada niaga akan terus bertumbuh.

Dengan target 11 ribu trade visitors, GIICOMVEC 2026 diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis, membuka peluang kontrak fleet dalam jumlah besar, serta mendorong transfer teknologi dari prinsipal global ke pasar domestik.

Optimisme ini sejalan dengan misi GAIKINDO untuk memperkuat daya saing industri otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan komersial yang menjadi tulang punggung mobilitas barang dan jasa.

Perpindahan lokasi GIICOMVEC 2026 menjadi sinyal bahwa industri kendaraan niaga Indonesia sedang bergerak ke level berikutnya. Dengan skala lebih besar, target pengunjung lebih ambisius, serta fokus teknologi yang semakin progresif, pameran ini berpotensi menjadi barometer pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional tahun depan.

Industri kendaraan komersial nasional kembali bersiap memasuki momentum strategis. Tahun depan, GIICOMVEC 2026 

Dengan target 11 ribu trade visitors, GIICOMVEC 2026 diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis, membuka peluang kontrak fleet dalam jumlah besar, serta mendorong transfer teknologi dari prinsipal global ke pasar domestik.

Optimisme ini sejalan dengan misi GAIKINDO untuk memperkuat daya saing industri otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan komersial yang menjadi tulang punggung mobilitas barang dan jasa.

Perpindahan lokasi GIICOMVEC 2026 menjadi sinyal bahwa industri kendaraan niaga Indonesia sedang bergerak ke level berikutnya. Dengan skala lebih besar, target pengunjung lebih ambisius, serta fokus teknologi yang semakin progresif, pameran ini berpotensi menjadi barometer pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional tahun depan.****

  • Penulis: Magoh
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Artikel Menarik Lainnya

expand_less