Perpanjang SIM di Daan Mogot Pakai Link dan Gopay
- account_circle Magoh
- calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
- visibility 172
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perpanjang dan buat SIM di Daan Mogot kini makin mudah. Pembayaran PNBP SIM bisa pakai LinkAja dan GoPay dengan QR Code.
Perpanjang SIM di Daan Mogot Pakai Link dan Gopay
Perpanjang dan buat SIM di Daan Mogot kini makin mudah. Pembayaran PNBP SIM bisa pakai LinkAja dan GoPay dengan QR Code.
OTOExpo.com – Mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) kini tak lagi identik dengan antre panjang dan uang tunai di tangan. Di Satpas SIM Daan Mogot, masyarakat sekarang bisa membuat maupun memperpanjang SIM hanya dengan memindai QR Code menggunakan LinkAja atau GoPay.
Inovasi ini menjadi angin segar bagi layanan publik, sekaligus menandai langkah serius Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dalam mendorong sistem cashless payment yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Melalui kolaborasi strategis antara BRI, LinkAja, dan GoPay, pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk SIM kini dilakukan secara real time tanpa uang tunai, tanpa repot kembalian.
Mekanisme pembayarannya pun dibuat sangat sederhana. Pemohon SIM hanya perlu membuka aplikasi LinkAja atau GoPay, memilih menu “Bayar”, lalu memindai QR Code yang tersedia di loket pembayaran PNBP SIM.
Setelah itu, masukkan nominal sesuai jenis layanan SIM yang dipilih dan lakukan konfirmasi pembayaran. Dalam hitungan detik, transaksi langsung tercatat dan terverifikasi secara digital.
Langkah ini tak hanya mempersingkat waktu layanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang kini semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai.

Perpanjang dan buat SIM di Daan Mogot kini makin mudah. Pembayaran PNBP SIM bisa pakai LinkAja dan GoPay dengan QR Code.
Penerapan pembayaran SIM berbasis QR Code ini disebut sebagai inovasi pertama dalam layanan Polri yang menghadirkan sistem transaksi real time secara langsung di lokasi pelayanan.
Ke depan, Ditlantas Polda Metro Jaya berencana memperluas penerapan sistem ini ke berbagai titik layanan lainnya, seperti Gerai SIM, SIM Keliling, serta empat kantor Satpas layanan perpanjangan SIM di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan lokasi sekaligus metode pembayaran yang praktis dan modern.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Yusuf, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami menggandeng BRI, LinkAja, dan GoPay untuk menghadirkan inovasi pembayaran nontunai dalam pembuatan dan perpanjangan SIM. Harapannya, layanan publik menjadi lebih cepat, aman, mudah, dan transparan,” ujar Yusuf.
Menurutnya, sistem pembayaran non-tunai juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan publik, karena seluruh transaksi tercatat secara digital dan minim potensi penyimpangan.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara institusi negara dan pelaku industri jasa keuangan digital. Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini sejumlah perwakilan penting, antara lain:
-
Vice Divisi Retail Payment BRI
-
Vice President LinkAja
-
Pimpinan Cabang BRI Jakarta Kalideres
-
Vice President Government Relations Regional Gojek
-
Government Relations Manager Gojek
-
Government Ecosystem Manager GoPay
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan bahwa transformasi digital layanan publik membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid dan berkelanjutan.
Tak hanya fokus pada digitalisasi pembayaran, kegiatan ini juga menyoroti aspek inklusivitas layanan. Dalam kesempatan yang sama, Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan uji praktik SIM bagi penyandang disabilitas.
Sebanyak 69 peserta difabel dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi DKI Jakarta mengikuti pengujian praktik berkendara, dengan pendampingan dan fasilitas yang disesuaikan.
Langkah ini menunjukkan bahwa modernisasi layanan SIM tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang kesetaraan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan hadirnya pembayaran SIM menggunakan LinkAja dan GoPay, Satpas Daan Mogot kini menjadi salah satu pionir layanan SIM berbasis digital di Indonesia.
Bagi masyarakat urban yang mengutamakan kecepatan dan kepraktisan, inovasi ini jelas menjadi solusi yang relevan. Tidak perlu lagi membawa uang tunai, tidak khawatir soal kembalian, dan semua transaksi tercatat dengan jelas.
Ke depan, diharapkan sistem serupa dapat diterapkan secara nasional, sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun ekosistem layanan publik digital yang bersih, efisien, dan terpercaya.
Perpanjang SIM kini bukan lagi urusan rumit cukup scan, bayar, dan lanjutkan perjalanan dengan aman dan legal.***
- Penulis: Magoh
- Editor: Dimas Lombardi
