Nunggu Haji Puluhan Tahun? Adira Finance Hadirkan Hasanah, Jalan Cepat Dapat Porsi Haji Plus Tanpa Jaminan
- account_circle dimas
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 15

Adira Finance Perkenalkan Produk Hasanah, Pembiayaan Porsi Haji Plus Tanpa Jaminan
Nunggu Haji Puluhan Tahun? Adira Finance Hadirkan Hasanah, Jalan Cepat Dapat Porsi Haji Plus Tanpa Jaminan
Adira Finance Perkenalkan Produk Hasanah, Pembiayaan Porsi Haji Plus Tanpa Jaminan
OTOExpo.com , Jakarta – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, menunaikan ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan puncak dari doa panjang yang disimpan bertahun-tahun.
Namun realita berkata lain. Antrean haji reguler yang kian mengular membuat waktu tunggu keberangkatan di sejumlah daerah bisa menembus 20 hingga 30 tahun, bahkan lebih.
Di tengah keterbatasan kuota dan tingginya animo masyarakat, opsi Haji Plus menjadi alternatif yang semakin dilirik. Waktu tunggu lebih singkat, kepastian keberangkatan lebih jelas. Sayangnya, satu persoalan klasik kerap menghadang: biaya awal yang tidak kecil.
Melihat kondisi tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah resmi memperkenalkan produk Hasanah, sebuah solusi pembiayaan Porsi Haji Plus tanpa jaminan yang dirancang untuk membuka jalan lebih cepat menuju Tanah Suci—tanpa harus menunggu puluhan tahun.
Produk Hasanah (Pembiayaan Haji Plus Adira Syariah) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin segera mendapatkan Nomor Porsi Haji Plus, namun tetap menginginkan skema pembayaran yang ringan, jelas, dan sesuai prinsip syariah.
Lewat Hasanah, calon jamaah dapat mengamankan porsi Haji Plus terlebih dahulu, lalu melunasi pembiayaannya secara bertahap. Tidak ada keharusan menyediakan aset jaminan, dan seluruh mekanisme pembiayaan disusun dengan pendekatan transparan.
“Produk Hasanah kami hadirkan sebagai respons atas permintaan pembiayaan nomor porsi Haji Plus, sekaligus memperkuat strategi perluasan solusi dan portofolio syariah Adira Finance,” ujar Yusron, Head of Syariah Adira Finance.
Ia menambahkan, “Dengan pendekatan yang jelas dan patuh syariah, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti dan terpercaya.”
Berbeda dari pembiayaan konvensional, Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa, sebuah skema syariah yang menekankan kejelasan manfaat, biaya, dan layanan sejak awal perjanjian.
Melalui akad ini:
-
Seluruh biaya dijelaskan di muka
-
Tidak ada unsur riba
-
Tidak ada biaya tersembunyi
-
Hak dan kewajiban kedua belah pihak tertuang jelas dalam akad
Pelanggan juga diberikan fleksibilitas tenor hingga 60 bulan, sehingga cicilan dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.
Salah satu keunggulan utama produk Hasanah adalah skema non-collateral alias tanpa jaminan aset. Hal ini menjadikannya lebih inklusif, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki aset bernilai tinggi namun memiliki niat kuat untuk berhaji.
Adira Finance juga menggandeng Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama, sehingga proses pendaftaran dan penerbitan nomor porsi dilakukan sesuai ketentuan negara.
Setelah pengajuan disetujui, pelanggan akan terdaftar secara resmi dan memperoleh Nomor Porsi Haji Plus, yang dapat dicek langsung melalui:
-
Website resmi Kementerian Agama
-
Aplikasi Haji Pintar
Nomor porsi ini menjadi bukti sah bahwa jamaah telah masuk dalam antrean keberangkatan Haji Plus.
Dalam pengajuan pembiayaan Hasanah, pelanggan hanya perlu menyiapkan:
-
Identitas diri
-
Bukti penghasilan
-
Dokumen pendukung sesuai ketentuan
Seluruh aturan terkait angsuran, pelunasan sebagian maupun penuh, hingga ketentuan keterlambatan pembayaran disampaikan secara terbuka sejak awal akad.
Pendekatan ini diharapkan memberi rasa aman, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pembiayaan syariah.
Kehadiran Hasanah sejalan dengan tren positif pembiayaan syariah Adira Finance. Hingga November 2025, penyaluran pembiayaan baru berbasis syariah tercatat mencapai sekitar Rp8,1 triliun, tumbuh sekitar 13% secara tahunan.
Menariknya, segmen syariah kini berkontribusi sekitar 21% dari total pembiayaan baru perusahaan, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, etis, dan sesuai prinsip syariah.
Tak hanya soal pembiayaan, pelanggan Hasanah juga terhubung dengan berbagai program loyalitas Adira Finance. Salah satunya adalah HARCILNAS (Harinya Cicilan Lunas), program yang memungkinkan pelanggan melunasi cicilan dengan menukarkan adirapoin melalui aplikasi adiraku.
Selain itu, Adira Finance memastikan program nasional UMRAH Untuk Sahabat kembali hadir pada 2026. Program ini membuka peluang bagi pelanggan setia untuk berangkat umrah dengan pembiayaan penuh dari Adira Finance.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman spiritual yang tidak hanya mudah dijangkau, tapi juga berkesan,” ujar Yusron.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Adira Finance Syariah terus menggelar edukasi keuangan melalui Festival Pasar Rakyat (FPR). Program berbasis komunitas ini menyasar pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi keluarga, sekaligus ruang dialog tentang pembiayaan syariah yang resmi dan aman.
Pendekatan ini akan berlanjut di FPR 2026, memperkuat peran Adira Finance sebagai jembatan antara kebutuhan spiritual dan solusi keuangan yang bertanggung jawab.
Melalui produk Hasanah, Adira Finance tidak hanya menawarkan pembiayaan, tetapi juga harapan—bahwa ibadah haji tak harus menunggu usia senja. Dengan skema syariah yang transparan, tanpa jaminan, dan berorientasi pada kepastian, Hasanah menjadi langkah nyata menuju Tanah Suci.****
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan

