News
light
Beranda » Sports » Marc Márquez Tak Terbendung! Raih Kemenangan ke-7 Beruntun di Balaton Park, Bagnaia Mulai Tunjukkan Kebangkitan

Marc Márquez Tak Terbendung! Raih Kemenangan ke-7 Beruntun di Balaton Park, Bagnaia Mulai Tunjukkan Kebangkitan

  • account_circle dimas
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 60

Marc Márquez Tak Terbendung! Raih Kemenangan ke-7 Beruntun di Balaton Park, Bagnaia Mulai Tunjukkan Kebangkitan

Marc Márquez Tak Terbendung! Raih Kemenangan ke-7 Beruntun di Balaton Park, Bagnaia Mulai Tunjukkan Kebangkitan

 

OTOExpo.com , Hungaria –  Dominasi Marc Márquez di musim 2025 benar-benar belum ada tandingannya.

Rider Ducati Lenovo Team ini kembali naik podium teratas di Grand Prix Hungaria yang berlangsung di sirkuit baru Balaton Park.

Ini adalah kemenangan ke-7 secara beruntun bagi Márquez, mengukuhkan statusnya sebagai pembalap paling konsisten dan tajam musim ini.

Balapan 26 lap tersebut sempat diwarnai drama saat Márquez bersenggolan dengan Marco Bezzecchi di awal lomba.

Beruntung, insiden itu tidak membuatnya terjatuh. Meski sempat turun posisi, Márquez langsung bangkit dan perlahan mendaki hingga posisi dua ketika balapan masih menyisakan 22 lap.

Momentum puncaknya terjadi di lap ke-11 ketika ia sukses merebut posisi pertama. Sejak saat itu, tak ada yang bisa menghentikan #93 tersebut hingga menyentuh garis finis dengan jarak lebih dari empat detik dari pesaing terdekatnya.

Strategi Ban Jadi Penentu Kemenangan

Dalam sesi wawancara, Márquez mengungkapkan kunci suksesnya kali ini terletak pada pemilihan ban medium.

Ia menyadari sejak sesi latihan pagi bahwa kecepatan dengan ban medium bisa menyamai, bahkan mengungguli, lawan yang menggunakan ban soft.

Dengan suhu ban yang stabil, Márquez mampu menjaga ritme balap yang konsisten hingga akhir. “Saya sabar, tidak terburu-buru, dan itu berbuah manis,” ujarnya.

Bagnaia Mulai Tunjukkan Tanda Kebangkitan

Sementara itu, Francesco “Pecco” Bagnaia harus puas finis di posisi kesembilan. Start dari grid ke-13, ia sempat menembus posisi tujuh, tetapi penalti long-lap membuatnya turun dua posisi di akhir lomba.

Meski hasilnya belum memuaskan, Bagnaia mengaku ada kemajuan signifikan. “Ini pertama kalinya musim ini saya merasa lebih nyaman di atas motor. Kami menemukan arah setup yang tepat dan progresnya terasa,” kata Pecco.

Pada lap terakhir, ia bahkan sempat mencoba menyalip Pol Espargaró, meski akhirnya gagal karena terlambat mengerem.

General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, juga memberi dukungan penuh pada Bagnaia. Menurutnya, meski hasil belum sesuai ekspektasi seorang juara dunia, tanda-tanda positif sudah terlihat.

“Tanpa penalti, Pecco bisa finis ketujuh. Yang terpenting sekarang adalah terus bekerja keras,” ujar Dall’Igna.

Ducati Semakin Tak Terkejar di Klasemen

Dengan hasil ini, Márquez kini mengoleksi 455 poin, unggul 175 poin dari adiknya, Alex Márquez, yang berada di posisi kedua klasemen.

Bagnaia duduk di posisi ketiga dengan jarak 227 poin dari rekan setimnya.

Ducati Lenovo Team juga masih memimpin klasemen tim dengan 683 poin, sementara Ducati sebagai pabrikan menguasai klasemen konstruktor dengan 504 poin.

Angka ini menunjukkan dominasi penuh Ducati di musim 2025, baik di level individu maupun tim.

MotoGP Catalonia, Apakah Márquez Bisa Lanjutkan Tren?

Setelah sukses di Hungaria, Ducati Lenovo Team akan melanjutkan petualangan mereka ke Monster Energy Grand Prix of Catalonia di Montmeló, 5–7 September mendatang.

Balapan di kandang sendiri jelas menjadi motivasi ekstra bagi Márquez untuk memperpanjang rekor kemenangannya.

Bagi Bagnaia, GP Catalunya bisa menjadi kesempatan emas untuk membuktikan progresnya semakin nyata. Jika tren positifnya berlanjut, tak menutup kemungkinan ia bisa kembali meraih podium dan menambah poin penting bagi Ducati Lenovo Team.

Era Baru Dominasi Ducati?

Melihat performa Márquez yang terus tak terbendung dan tanda-tanda kebangkitan Bagnaia, banyak yang memprediksi era dominasi Ducati masih akan berlanjut setidaknya hingga akhir musim.

Marc Márquez Tak Terbendung! Raih Kemenangan ke-7 Beruntun di Balaton Park, Bagnaia Mulai Tunjukkan Kebangkitan

Kombinasi motor yang kompetitif, strategi balap yang matang, dan mental baja dari para pembalap membuat Ducati menjadi tim yang sangat sulit ditandingi.

MotoGP musim ini masih menyisakan beberapa seri, dan semua mata kini tertuju pada satu pertanyaan besar: siapa yang bisa menghentikan Marc Márquez? ***

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less