News
light
Beranda » Kendaraan » KTB Optimis Capai Hasil Terbaik di GIIAS 2019

KTB Optimis Capai Hasil Terbaik di GIIAS 2019

  • account_circle Magoh
  • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
  • visibility 97

KTB Optimis Capai Hasil Terbaik di GIIAS 2019

KTB tampil agresif di GIIAS 2019 dengan meluncurkan enam varian baru Mitsubishi Fuso Fighter. Chassis panjang, muatan lebih banyak, siap dorong bisnis.

OTOExpo.com – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) datang ke ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 bukan sekadar pamer produk. Distributor resmi Mitsubishi Fuso ini tampil penuh percaya diri dengan membawa strategi matang dan amunisi baru: enam varian terbaru Mitsubishi Fuso Fighter yang resmi diperkenalkan sejak hari pertama pameran.

Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa KTB tidak ingin sekadar hadir, tetapi ingin menguasai momentum. Dengan kebutuhan logistik dan transportasi yang terus bergerak dinamis, KTB melihat GIIAS 2019 sebagai panggung strategis untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan niaga menengah.

Enam Varian Baru

Peluncuran enam varian Fighter terbaru ini menjadi bagian dari gelombang kedua strategi produk KTB yang mengusung tema “Professional Business Partner”. Sebuah pesan yang jelas: Mitsubishi Fuso tidak hanya menjual truk, tetapi menawarkan solusi bisnis jangka panjang.

Melalui enam varian anyar tersebut, KTB menghadirkan fleksibilitas ukuran chassis yang lebih beragam, menyesuaikan karakter bisnis konsumen di berbagai sektor mulai dari logistik, distribusi, hingga industri berat.

KTB Optimis Capai Hasil Terbaik di GIIAS 2019Varian Fighter kini hadir dengan pilihan cab to end:

  • Long

  • Medium

  • Hingga super long mencapai 9,8 meter

Konfigurasi ini memungkinkan truk membawa muatan lebih banyak dalam satu kali angkut, yang secara langsung berdampak pada efisiensi operasional dan penurunan biaya logistik.

Tidak berhenti di peluncuran, KTB juga aktif melakukan edukasi produk melalui rangkaian Business Meeting yang digelar sepanjang GIIAS 2019.

Dalam forum ini, KTB memberikan pembekalan product knowledge secara mendalam, membedah keunggulan teknis Fighter terbaru dan bagaimana kendaraan ini mampu memberikan nilai tambah nyata bagi bisnis konsumen.

Business Meeting diselenggarakan sebanyak enam sesi, dengan masing-masing pertemuan dihadiri sekitar 40–60 konsumen potensial yang memang memiliki ketertarikan serius terhadap produk Mitsubishi Fuso.

Pendekatan ini menegaskan posisi KTB sebagai mitra bisnis, bukan sekadar penjual kendaraan.

Usai sesi pemaparan, peserta diajak melakukan observasi langsung ke booth Mitsubishi Fuso yang berlokasi di Hall 7, ICE BSD City, Tangerang. Di sinilah antusiasme terlihat jelas.

Deretan produk yang dipamerkan sukses menyita perhatian, di antaranya:

  • Fighter FN 61 FL (6×2)

  • Fighter FM 65FSL (4×2)

  • Fighter FN 62FL HD (6×4)

  • Fighter FN 62F TH (6×4)

  • Colt Diesel FE 71L

Konsumen tidak hanya melihat, tetapi juga berdiskusi aktif, mengevaluasi spesifikasi, hingga mencocokkan kebutuhan operasional mereka dengan varian yang tersedia.

Menariknya, KTB mencatat bahwa minat serius terhadap varian baru Fighter sudah muncul sejak hari pertama GIIAS 2019, dan diprediksi terus meningkat hingga pameran berakhir.

Kehadiran enam varian baru Fighter ini bukan tanpa target. KTB optimistis langkah strategis tersebut mampu mendongkrak pangsa pasar Mitsubishi Fuso, khususnya di segmen medium duty truck.

Dengan asumsi kondisi pasar yang berangsur lebih kondusif di semester kedua, KTB menargetkan penjualan 53.000 unit hingga akhir tahun. Target ini dinilai realistis berkat kombinasi produk yang relevan, pendekatan ke konsumen yang tepat, serta jaringan layanan purna jual yang kuat.

“Kami optimis performa Mitsubishi Fuso akan semakin membaik di paruh kedua tahun ini, seiring dengan kebutuhan pasar akan kendaraan niaga yang efisien dan produktif,” menjadi pesan optimisme yang mengalir dari manajemen KTB sepanjang GIIAS 2019.

Bagi KTB, pencapaian penjualan bukanlah tujuan akhir. Kehadiran Mitsubishi Fuso di GIIAS 2019 juga dimaknai sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pergerakan roda pembangunan dan perekonomian nasional.

Truk bukan sekadar alat angkut. Ia adalah penggerak distribusi, penyambung rantai pasok, dan tulang punggung logistik Indonesia. Dan lewat Fighter terbaru, KTB menegaskan perannya sebagai partner bisnis profesional bagi para pelaku usaha di Tanah Air.*****

  • Penulis: Magoh
  • Editor: dimas lombardi

✈︎ Random Artikel

expand_less