Berita
light_mode
Beranda » Aftermarket » Helm Cyclo Terbuat Dari Daur Ulang Sampah

Helm Cyclo Terbuat Dari Daur Ulang Sampah

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Helm Cyclo Terbuat Dari Daur Ulang Sampah

 

OTOExpo.com –  Ada kalanya revolusi dimulai dari hal yang sederhana   dalam hal ini, sebuah helm. Cyclo Technology, startup asal Inggris, berhasil mengubah pandangan dunia terhadap perlindungan kepala saat bersepeda melalui sebuah ide yang terdengar sederhana tapi penuh makna: mengubah sampah menjadi pelindung hidup.

Helm Cyclo bukan sekadar aksesori keselamatan; ia adalah simbol dari perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Terbuat dari plastik daur ulang, helm ini dirancang dengan desain yang unik, ergonomis, dan dapat dilipat  menjadikannya solusi cerdas untuk pesepeda modern yang peduli akan gaya hidup hijau.

Dari Aston Martin dan Boeing, Lahirlah Helm untuk Bumi

Menariknya, para insinyur di balik Cyclo bukan orang sembarangan. Mereka merupakan mantan desainer dan insinyur dari perusahaan kelas dunia seperti Aston Martin dan Boeing  dua nama besar yang identik dengan performa, aerodinamika, dan keamanan tingkat tinggi.

Josh Coshen, co-founder Cyclo Technology, mengaku ide ini lahir dari keresahan pribadi.

“Banyak orang malas memakai helm bukan karena tak peduli keselamatan, tapi karena bentuknya besar dan sulit dibawa. Kami ingin mengubah persepsi itu,” ujarnya.

Cyclo pun merancang helm yang dapat dilipat hingga seukuran tas kecil tanpa mengorbankan kekuatan struktur. Dengan desain menyerupai sarang lebah (honeycomb structure), helm ini bukan hanya ringan, tapi juga memberikan daya tahan benturan yang luar biasa.

Daur Ulang 20 Botol Plastik Menjadi Satu Helm

Cyclo Technology tak hanya menciptakan produk, tapi juga misi. Mereka bekerja sama dengan organisasi Plastic Oceans U.K., yang selama ini fokus membersihkan lautan dari sampah plastik.

Setiap satu unit helm Cyclo yang diproduksi mewakili pengangkatan 20 botol plastik dari ekosistem laut. Artinya, setiap pembelian helm bukan hanya investasi untuk keselamatan pribadi, tapi juga kontribusi nyata bagi lingkungan.

Bahan plastik daur ulang yang digunakan kemudian diproses melalui teknologi high-impact molding, sehingga menghasilkan material yang kuat namun fleksibel. Hasilnya adalah helm yang memenuhi,  bahkan melampaui,  standar keamanan di Amerika Serikat, Eropa, dan Kanada.

Helm Cyclo Terbuat Dari Daur Ulang Sampah

Portable, Stylish, dan Serbaguna

Cyclo memahami kebutuhan pengendara perkotaan yang menginginkan kepraktisan tanpa kompromi. Desain helm ini bisa dilipat dan disimpan di ransel, tas olahraga, atau bahkan tas kerja tanpa memakan banyak tempat.

Bentuknya yang futuristik menyerupai sarang lebah juga memberikan ventilasi alami yang menjaga kepala tetap sejuk saat bersepeda di bawah terik matahari.

Selain itu, helm Cyclo tidak hanya terbatas untuk pesepeda  pengguna skuter listrik, skateboard, hingga segway juga bisa memakainya dengan nyaman.

Dengan berat yang ringan, helm ini tidak memberi tekanan berlebih pada leher, namun tetap memberikan perlindungan maksimal di area kepala berisiko tinggi.

Aman untuk Pengendara, Aman untuk Planet

CEO Cyclo Technology, Dom Cotton, menegaskan bahwa visi mereka tidak berhenti pada produk semata.

“Kami ingin lebih banyak orang bersepeda tanpa harus khawatir repot membawa helm. Produk ini bukan hanya tentang keamanan, tapi tentang gaya hidup berkelanjutan yang melindungi planet kita.”

Visi tersebut tercermin dalam setiap aspek desain  mulai dari pemilihan bahan, efisiensi produksi, hingga kemasan yang juga ramah lingkungan.

Harga dan Ketersediaan

Helm Cyclo pertama kali diperkenalkan melalui platform crowdfunding Indiegogo, dengan harga sekitar $52 per unit. Karena diproduksi terbatas, permintaan yang tinggi membuat batch pertama langsung ludes dipesan, dan pengiriman dimulai pada musim semi 2020.

Melihat animo tinggi terhadap produk ramah lingkungan ini, Cyclo berencana memperluas produksinya ke pasar global, termasuk Asia Tenggara yang kini mulai aktif mengembangkan ekosistem mobilitas hijau.

Melindungi Kepala, Menyelamatkan Dunia

Helm Cyclo adalah bukti bahwa inovasi tak harus selalu rumit. Kadang, cukup dengan memikirkan ulang bagaimana kita bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna, indah, dan berdampak besar bagi bumi.

Dalam dunia yang semakin sibuk, helm ini adalah pengingat kecil bahwa setiap tindakan sekecil memakai helm daur ulang — bisa membawa perubahan besar.

Dengan Cyclo, kita bukan hanya melindungi kepala dari benturan, tapi juga bumi dari kehancuran.

  • Penulis: Pandito
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Baca Juga

expand_less