Glenn Alinskie & Chelsea Olivia “Spill” Pengalaman Jadi Keluarga Pertama Coba MGS5 EV di IIMS 2026
- account_circle Magoh
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- visibility 143
- comment 0 komentar
- print Cetak

Talk Show MG di IIMS 2026: Glenn & Chelsea Ungkap Pengalaman Pertama Coba MGS5 EV
Fokus pada Kebutuhan Keluarga Indonesia, MG Gelar Talk Show Interaktif Bersama Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia
Talk Show MG di IIMS 2026: Glenn & Chelsea Ungkap Pengalaman Pertama Coba MGS5 EV
OTOExpo.com. ,Jakarta – Kalau pameran otomotif biasanya identik dengan angka tenaga kuda, desain agresif, dan jargon futuristik yang kadang terasa jauh dari realita, MG Motor Indonesia memilih jalur yang lebih tajam di IIMS 2026: membawa keluarga sebagai pusat cerita.
Bukan sekadar pajangan mobil listrik di booth. MG menggelar talk show interaktif bersama pasangan selebritis Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia, yang sekaligus menjadi keluarga pertama di Indonesia yang mencoba langsung SUV listrik terbaru MGS5 EV.
Di tengah transisi pasar menuju elektrifikasi, langkah MG ini terasa seperti “tamparan halus” bagi brand yang masih menganggap mobil listrik hanya soal desain modern dan layar besar.
MG mencoba membuktikan bahwa EV harus punya satu hal penting: bisa hidup bersama keluarga Indonesia.

Talk Show MG di IIMS 2026: Glenn & Chelsea Ungkap Pengalaman Pertama Coba MGS5 EV
Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia, menegaskan posisi MGS5 EV sebagai SUV listrik compact yang dirancang untuk berbagai kebutuhan keluarga.
“Hadirnya MGS5 EV sebagai SUV listrik compact dengan kemampuan all-around memungkinkan setiap anggota keluarga merasakan perjalanan yang nyaman dan aman, mulai dari mobilitas harian, antar-jemput sekolah, hingga perjalanan akhir pekan,” ujar Jason Huang.
“Inilah komitmen yang kami bawa melalui MGS5 EV, Because Everyone Matters.”
Kalimat “Because Everyone Matters” mungkin terdengar lembut, tapi di baliknya ada pesan tegas: MGS5 EV tidak dikembangkan untuk satu tipe pengemudi saja.
Talk show bersama Glenn dan Chelsea bukan sekadar sesi hiburan panggung. Formatnya dibuat untuk menggarisbawahi realita sederhana: Ayah, Ibu, dan anak tidak menilai mobil dari sudut pandang yang sama.
Ayah biasanya bicara soal kendali, stabilitas, dan rasa percaya diri saat menyetir.
Ibu lebih sensitif pada kenyamanan kabin, keamanan, dan kemudahan operasional.
Anak? Mereka peduli hal-hal yang kadang dianggap remeh: hiburan, ruang lega, dan kenyamanan yang bikin perjalanan tidak membosankan.
Dan di sinilah MG memainkan positioning MGS5 EV dengan rapi: mobil ini tidak menjual “EV keren”, tetapi menjual EV yang berfungsi seperti mobil keluarga sungguhan.
Glenn Alinskie mengungkapkan bahwa MGS5 EV terasa langsung cocok sejak pertama dicoba. Bukan karena gimmick, tapi karena pengalaman kabinnya terasa menyeluruh.
“Begitu dicoba, kami langsung merasakan kenyamanannya, anak-anak juga langsung suka. Buat kami, MGS5 EV ini terasa seperti mobil keluarga yang lengkap dan all-in-one,” ujar Glenn.
“Mulai dari kebutuhan kami sebagai orang tua sampai anak-anak, semuanya terakomodasi dengan baik.”
Komentar Glenn sebenarnya menyentuh poin penting di segmen EV: banyak mobil listrik terasa cepat dan modern, tetapi belum tentu terasa “keluarga”. MG ingin memastikan MGS5 EV tidak jatuh ke lubang itu.
Chelsea Olivia menggarisbawahi hal yang sangat relevan untuk keluarga urban: kepraktisan harian. Ini bukan soal performa 0–100 km/jam, melainkan soal detail kecil yang menentukan apakah mobil nyaman dipakai setiap hari.
“Sebagai seorang perempuan dan ibu, yang paling aku perhatikan itu kenyamanan dan kepraktisan, terutama untuk anak-anak,” kata Chelsea.
“…sampai AC yang bisa dinyalakan dulu sebelum naik. Ini terasa seperti mobil masa depan yang sangat relatable untuk keluarga Indonesia.”
Fitur yang dimaksud mengarah pada sistem konektivitas MG, yaitu i-SMART, yang memungkinkan pengaturan kendaraan dari smartphone, termasuk pre-conditioning kabin sebelum perjalanan.
Untuk pengguna harian di kota besar, fitur seperti ini bukan sekadar kemewahan—tapi solusi nyata.
Di balik pendekatan emosional keluarga, MGS5 EV tetap berdiri sebagai produk teknis yang tidak main-main.
SUV listrik ini dibekali sistem keselamatan aktif lengkap dengan 15 fitur ADAS, yang menjadi bagian dari teknologi bantuan pengemudi MG. Ini penting, karena pasar keluarga membutuhkan kendaraan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memberi perlindungan maksimal dalam situasi nyata: macet, jalan tol, sampai kondisi stop-and-go.
MG juga menekankan karakter berkendara yang stabil dan mudah dikendalikan, sehingga MGS5 EV tidak terasa “liar” atau terlalu agresif untuk pemakaian harian.
Bagi keluarga muda, kombinasi ini penting: kendaraan harus mudah dipakai siapa saja, tanpa membuat pengemudi merasa harus belajar ulang cara menyetir.
Di IIMS 2026, MG juga memanfaatkan momentum dengan paket peluncuran yang agresif.
Untuk 1.500 konsumen pertama, MG menawarkan harga spesial:
-
MGS5 EV Ignite: mulai Rp 333,9 juta (OTR Jakarta)
-
MGS5 EV Magnify: mulai Rp 355,9 juta (OTR Jakarta)
Harga ini menjadi “pancingan serius” di segmen SUV listrik compact, terutama bagi konsumen yang selama ini menganggap EV masih terlalu mahal untuk kebutuhan keluarga.

Talk Show MG di IIMS 2026: Glenn & Chelsea Ungkap Pengalaman Pertama Coba MGS5 EV
MG tidak sedang menjual mobil listrik sebagai simbol gaya hidup elite. Di IIMS 2026, mereka menempatkan MGS5 EV sebagai kendaraan keluarga modern—yang kebetulan bertenaga listrik.
Talk show bersama Glenn dan Chelsea justru memperkuat pesan bahwa mobil keluarga bukan hanya soal spesifikasi, tapi soal bagaimana mobil itu bisa mengurangi stres, membuat anak nyaman, dan membuat orang tua merasa aman.
Dan kalau strategi MG ini konsisten, MGS5 EV berpotensi menjadi salah satu SUV listrik yang paling “masuk akal” di pasar Indonesia saat ini: tidak berlebihan, tidak sok futuristik, tapi tepat sasaran.
Karena di dunia nyata, keluarga tidak butuh mobil yang sekadar keren. Mereka butuh mobil yang bisa diajak hidup.
- Penulis: Magoh
- Editor: RM.Dimas Wirawan
