Geely Global! Penjualan Tembus 3 Juta Unit di 2025, Target 2026 Lebih Gila Lagi
- account_circle Abimanyu
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 18

Geely Cetak Rekor Global! Penjualan Tembus 3 Juta Unit, Target 2026 Lebih Agresif
Geely Tancap Gas Global! Penjualan Tembus 3 Juta Unit di 2025, Target 2026 Lebih Gila Lagi
Geely Auto Lampaui Penjualan Global 3,02 Juta Unit pada 2025, Tetapkan Target Pertumbuhan Lebih Tinggi di 2026
OTOExpo.com , China – Geely Auto bukan lagi sekadar pemain besar. Ia kini berlari di jalur cepat, meninggalkan banyak rival di spion. Sepanjang 2025, Geely Automobile Holdings Limited mencatatkan penjualan global 3.024.567 unit, melonjak 39 persen secara tahunan, sekaligus menorehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Angka ini bukan hanya melampaui target revisi 3 juta unit, tetapi juga mengukuhkan tonggak penting lain: penjualan kumulatif Geely Auto kini resmi menembus 20 juta unit secara global. Sebuah capaian simbolik yang menandai perubahan fase—dari agresif bertumbuh, menuju dominasi berkelanjutan.
Di balik lonjakan tersebut, denyut utamanya datang dari kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). Segmen ini menjelma menjadi mesin pertumbuhan Geely, sekaligus fondasi strategi masa depan perusahaan.
Sepanjang 2025, penjualan NEV Geely mencapai 1.687.767 unit, naik 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini ditopang oleh sinergi merek di bawah payung Geely Auto, mulai dari Geely Yinhe (Galaxy) di Tiongkok, hingga Lynk & Co dan ZEEKR di segmen menengah–premium global.
Di antara semuanya, Geely Yinhe tampil sebagai bintang utama. Lini NEV ini membukukan penjualan 1,24 juta unit, melonjak 150 persen secara tahunan. Menariknya, sejak model pertamanya meluncur pada Mei 2023, Yinhe hanya butuh kurang dari 2,5 tahun untuk mencapai penjualan satu juta unit—sebuah kecepatan yang jarang terjadi di industri otomotif global.

Geely Cetak Rekor Global! Penjualan Tembus 3 Juta Unit, Target 2026 Lebih Agresif
“Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap filosofi high quality, great value yang kami pegang,” ungkap manajemen Geely dalam pernyataan resminya.
Di pasar domestik, Geely Xingyuan (EX2) mencatatkan penjualan bulanan di atas 40.000 unit selama tujuh bulan berturut-turut, dengan total kumulatif melampaui 530.000 unit. Sementara Geely M9 langsung membukukan 39.000 unit hanya dalam empat bulan, menandakan penerimaan pasar yang sangat cepat.
Model lain seperti Geely Starray EM-i dan Geely Panda Mini konsisten terjual di atas 10.000 unit per bulan, masing-masing memimpin segmennya.
Di panggung global, Geely EX5 menjadi ujung tombak ekspansi. Penjualan tahunan model ini menembus 160.000 unit, dengan total kumulatif lebih dari 230.000 unit. Bahkan di Brasil, EX5 memimpin penjualan SUV listrik murni segmen C selama empat bulan berturut-turut.
Tak hanya soal volume, Geely juga mulai menuai hasil dari sisi profitabilitas. Sinergi Lynk & Co dan ZEEKR memperkuat margin di segmen NEV menengah hingga premium.
Lynk & Co mencatatkan penjualan lebih dari 350.000 unit, sementara ZEEKR menorehkan rekor baru dengan penjualan bulanan di atas 30.000 unit pada Desember 2025, tertinggi sejak merek tersebut berdiri. Peluncuran model seperti Lynk & Co 900 dan ZEEKR 9X mempertegas positioning Geely di kelas atas kendaraan listrik global.
Ke depan, Geely juga bersiap meluncurkan MPV flagship pertamanya, Geely V900, pada kuartal pertama 2026—sebuah langkah strategis untuk masuk ke segmen keluarga premium berteknologi tinggi.
Di tengah euforia elektrifikasi, Geely tetap menjaga napas mesin pembakaran internal (ICE). Lini premium Geely China Star membukukan penjualan 1,21 juta unit, tumbuh 3 persen secara tahunan.
Model seperti Xingrui, Xingrui L, dan Xingyue L (Monjaro) menyumbang 420.000 unit. Sementara Geely Coolray (Binyue)—yang resmi masuk Indonesia pada November 2025—terjual 250.000 unit secara global. Disusul Boyue dengan 300.000 unit, serta Emgrand/Dihao sebanyak 180.000 unit.
Capaian ini menunjukkan bahwa, meski elektrifikasi melaju kencang, pasar ICE Geely masih solid berkat peningkatan teknologi dan value yang konsisten.
Tahun 2025 juga menandai puncak strategi “Intelligent Geely 2025”. Geely kini tak sekadar memproduksi mobil, tetapi membangun ekosistem teknologi penuh.
Mulai dari:
-
AI full-domain berbasis data, algoritma, dan komputasi
-
G-Pilot Safety Assisted Driving
-
Flyme Auto 2 intelligent cockpit
-
Sistem three-electric & Battery Safety System
-
Hingga konstelasi satelit orbit rendah (LEO)
Sepanjang 2022–2025, Geely telah meluncurkan 6 misi satelit dengan total 64 satelit aktif, menyelesaikan fase pertama konstelasi antariksa-bumi terintegrasi—sesuatu yang nyaris belum tersentuh oleh pabrikan otomotif lain.

Geely Cetak Rekor Global! Penjualan Tembus 3 Juta Unit, Target 2026 Lebih Agresif
Ekspansi global Geely pada 2025 mencatatkan 420.000 unit penjualan luar negeri, termasuk 120.000 unit NEV. Geely kini hadir di 88 negara dan wilayah, dengan lebih dari 1.200 outlet global.
Indonesia menjadi salah satu pasar kunci. Fasilitas lokal telah memulai perakitan massal Geely Starray EM-i, disusul EX5 dan EX2, dengan target TKDN di atas 40 persen. Langkah ini mempertegas komitmen Geely membangun ekosistem NEV regional, bukan sekadar impor produk.
Memasuki 2026, Geely menetapkan target penjualan global 3,45 juta unit, termasuk 2,22 juta unit NEV, serta peluncuran sekitar 10 model baru di Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.
Dengan fondasi teknologi, ekspansi manufaktur, dan kepemimpinan ESG yang diakui global, Geely tak lagi sekadar mengejar pertumbuhan. Mereka sedang membangun standar baru industri otomotif dunia.****
- Penulis: Abimanyu
- Editor: RM.Dimas Wirawan

