Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Geely EX2 Mulai Rp229,9 Juta, EX5 Dapat Android Auto OTA, Starray EM-i Tembus 1.000 Km Hanya Di IIMS 2026

Geely EX2 Mulai Rp229,9 Juta, EX5 Dapat Android Auto OTA, Starray EM-i Tembus 1.000 Km Hanya Di IIMS 2026

  • account_circle dimas
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Geely Pamerkan Lini Elektrifikasi dan Program Kepemilikan Menarik di IIMS 2026

Geely IIMS 2026,  Harga EX2 Rp229,9 Juta, EX5 Android Auto OTA, Starray EM-i 1.000 Km

OTOExpo.com , Jakarta –  Geely Auto Indonesia tampil semakin serius di pasar elektrifikasi Tanah Air. Tidak lagi sekadar “pendatang baru”, pabrikan asal Tiongkok ini memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai panggung untuk menunjukkan bahwa strategi elektrifikasinya sudah masuk tahap eksekusi nyata: produk lengkap, program kepemilikan agresif, dan percepatan distribusi unit lewat perakitan lokal.

Berlokasi di Booth B2, Hall B3, JIExpo Kemayoran, Geely menghadirkan enam unit display yang terdiri dari tiga model utama: Geely EX2, Geely EX5, dan Geely Starray EM-i. Ketiganya merepresentasikan pendekatan Geely dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi lintas kebutuhan—mulai dari EV kompak untuk urban, SUV listrik keluarga, hingga PHEV jarak jauh.

Menurut Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, seluruh lini elektrifikasi yang dipamerkan sudah dikembangkan di atas platform Global Intelligent New Energy Architecture (GEA) dan telah dirakit secara lokal, yang menjadi kunci percepatan suplai unit.

Geely Pamerkan Lini Elektrifikasi dan Program Kepemilikan Menarik di IIMS 2026

Geely Pamerkan Lini Elektrifikasi dan Program Kepemilikan Menarik di IIMS 2026

“Khusus untuk model Geely EX2, kami menargetkan pengiriman lebih dari 3.000 unit pada kuartal pertama tahun ini,” tegasnya.

Bintang utama Geely di IIMS 2026 jelas jatuh ke Geely EX2, sebuah compact EV yang diposisikan sebagai kendaraan harian perkotaan dengan paket teknis yang tidak main-main.

Secara konfigurasi, EX2 menggunakan penggerak roda belakang (RWD)—layout yang masih jarang ditemukan di segmen EV entry-level. Geely mengklaim jarak tempuh hingga 395 km, yang membuatnya bukan sekadar “city car listrik”, tetapi juga cukup fleksibel untuk penggunaan luar kota.

EX2 juga membawa detail fungsional yang menarik: tersedia front trunk (frunk) 70 liter, plus bagasi belakang yang tetap lapang untuk kebutuhan harian. Pada sektor dinamika berkendara, EX2 sudah memakai multi-link rear suspension, yang secara teknis memberi kestabilan lebih baik dibanding torsion beam saat melibas jalan bergelombang atau kontur menanjak.

Dari sisi desain, Geely mengusung identitas “Smiling Front Grille” dengan pilihan warna pastel yang memang jelas menyasar konsumen urban muda.

Harga spesial hingga 15 Februari 2026:

  • Geely EX2 Pro: Rp 229,9 juta

  • Geely EX2 Max: Rp 259,9 juta

Benefit yang ditawarkan cukup agresif, antara lain:

  • Garansi power battery, motor, motor controller 8 tahun / 150.000 km

  • Garansi kendaraan 5 tahun / 150.000 km

  • Emergency Roadside Assistance (ERA) 3 tahun

  • Gratis portable charger + home charger dengan instalasi dasar

  • Opsi warna interior/eksterior tanpa biaya tambahan

Khusus varian Max, konsumen mendapat opsi tambahan asuransi 1 tahun atau subsidi Rp3 juta, plus paket data internet 2 tahun untuk fitur Mobile Remote Control.

Jika EX2 bermain di harga agresif, maka Geely EX5 tampil sebagai SUV listrik yang lebih matang secara teknologi. Geely mengklaim jarak tempuh hingga 495 km, menjadikannya opsi logis untuk keluarga atau profesional urban yang butuh EV jarak menengah-jauh.

Yang paling menarik adalah pembaruan sistem melalui Over-the-Air (OTA) global pertama di 2026, termasuk integrasi Android Auto. Ini bukan sekadar fitur hiburan, melainkan peningkatan sistem infotainment yang menambah kompatibilitas ekosistem smartphone, sekaligus memperluas pengalaman user interface yang lebih familiar.

EX5 dibekali layar sentuh HD 15,4 inci berbasis Flyme Auto, serta sistem ADAS Level 2 dengan 13 fitur keselamatan aktif.

Untuk charging, EX5 mengandalkan fast charging yang sanggup mengisi daya 30–80% hanya dalam 20 menit, angka yang kompetitif untuk SUV listrik di kelasnya.

Benefit EX5 selama pameran mencakup:

  • Garansi baterai seumur hidup

  • Opsi bunga 0% 1 tahun atau pemasangan home charger gratis

  • Internet gratis 2 GB/bulan selama 2 tahun

  • Garansi kendaraan + sistem penggerak 8 tahun / 180.000 km

  • Pilihan wall charger 7 kW atau aksesori OEM eksklusif

  • ERA 5 tahun

Untuk konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke full EV, Geely menyiapkan solusi lewat Starray EM-i, sebuah Plug-in Hybrid (PHEV) yang mengincar efisiensi tinggi tanpa kompromi jarak tempuh.

Dalam mode listrik murni, Starray EM-i diklaim mampu berjalan hingga 105 km. Namun saat dikombinasikan dengan mesin bensin, total jarak tempuhnya bisa menembus lebih dari 1.000 km.

PHEV ini memadukan:

  • Mesin bensin 1,5 liter

  • Motor listrik 160 kW

  • Transmisi otomatis 1DHT

  • Efisiensi termal mesin mencapai 46,5% (angka yang sangat tinggi untuk mesin produksi massal)

Benefit Starray EM-i juga dibuat menarik:

  • Garansi kendaraan dan mesin 6 tahun / 150.000 km

  • Garansi baterai dan motor 8 tahun / 180.000 km

  • ERA 3 tahun

  • Gratis jasa servis berkala seumur hidup (labour only)

  • Asuransi gratis 1 tahun atau subsidi leasing Rp5 juta

  • Internet gratis 2 GB/bulan 2 tahun

  • Gratis portable charger + aksesori OEM + kaca film, atau opsi home charger dengan instalasi dasar

Geely juga membuka sesi test drive untuk EX2, EX5, dan Starray EM-i, sehingga konsumen bisa menguji langsung karakter RWD, respons motor listrik, hingga performa sistem hybrid PHEV.

Booth Geely juga diramaikan aktivitas interaktif seperti games dan workshop tematik, strategi yang cukup efektif untuk membangun engagement sekaligus edukasi teknologi EV ke pengunjung IIMS.

Geely Pamerkan Lini Elektrifikasi dan Program Kepemilikan Menarik di IIMS 2026

Penampilan Geely di IIMS 2026 bukan lagi sebatas eksistensi, melainkan bentuk penegasan bahwa mereka serius membangun pangsa pasar elektrifikasi di Indonesia.

EX2 menjadi senjata harga agresif dengan spesifikasi teknis solid, EX5 menonjol lewat OTA global dan fast charging cepat, sementara Starray EM-i menyasar pengguna rasional yang butuh efisiensi ekstrem tanpa takut kehabisan jarak tempuh.

Jika target distribusi lokal dan percepatan pengiriman benar-benar terealisasi, Geely berpotensi menjadi salah satu pemain EV yang paling “mengganggu” pasar sepanjang 2026.****

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less