DFSK Menampilkan Ambulans Listrik Pertama di Indonesia
- account_circle Pandito
- calendar_month Rab, 19 Okt 2022
- visibility 137

DFSK Menampilkan Ambulans Listrik Pertama di Indonesia
DFSK menampilkan Gelora E Ambulans sebagai ambulans listrik pertama di Indonesia di Hospital Expo 2022. Ramah lingkungan, efisien, dan siap dukung layanan kesehatan.
OTOExpo.com – PT Sokonindo Automobile, selaku agen pemegang merek DFSK di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan dengan menghadirkan ambulans listrik pertama di Indonesia. Momen bersejarah ini ditandai dengan tampilnya DFSK Gelora E Ambulans pada ajang Hospital Expo ke-34 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 19–21 Oktober 2022.
Kehadiran Gelora E Ambulans menjadi bukti nyata bahwa DFSK tidak hanya fokus pada kendaraan penumpang listrik, tetapi juga serius menggarap segmen kendaraan komersial listrik, khususnya untuk mendukung layanan kesehatan nasional.
DFSK tercatat sebagai pabrikan otomotif pertama di Indonesia yang memasarkan kendaraan komersial ringan berbasis listrik secara resmi. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju kendaraan zero emission serta pengurangan emisi karbon di sektor transportasi.
“Ambulans DFSK Gelora E saat ini menjadi ambulans listrik pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk mendukung transisi menuju zero emission. DFSK siap membantu mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik dengan menyediakan teknologi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” ungkap Achmad Rofiqi, Marketing Head PT Sokonindo Automobile.
Untuk memastikan kualitas dan standar medis terpenuhi, DFSK mengembangkan Gelora E Ambulans dengan menggandeng Cahaya Kurnia Mandiri (CKM), karoseri yang telah berpengalaman dalam pembuatan kendaraan ambulans di Indonesia.
Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap unit ambulans tidak hanya unggul dari sisi teknologi listrik, tetapi juga memenuhi regulasi dan standar operasional ambulans sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.
Di Indonesia, terdapat tiga jenis ambulans yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan, yakni:
-
Ambulans Gawat Darurat
-
Ambulans Transportasi
-
Ambulans Jenazah
Menariknya, DFSK Gelora E Ambulans dapat diaplikasikan untuk ketiga fungsi tersebut, menjadikannya kendaraan listrik kesehatan pertama yang benar-benar fleksibel.
Untuk ambulans gawat darurat, unit ini dapat dilengkapi dengan peralatan medis seperti alat resusitasi, monitor diagnostik, defibrillator, serta perlengkapan operasi ringan.
Sementara untuk ambulans transportasi, konfigurasi kabin dapat disesuaikan untuk kebutuhan rujukan pasien non-darurat. Sedangkan sebagai ambulans jenazah, kabin luas Gelora E mampu mengakomodasi kebutuhan pengantaran jenazah dengan aman dan layak.
Sebagai kendaraan listrik murni, DFSK Gelora E dibekali teknologi baterai yang dirancang untuk kebutuhan operasional harian. Mobil ini mendukung fast charging, di mana pengisian daya dari 20 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 80 menit.
Dalam kondisi baterai penuh, DFSK Gelora E mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer, jarak yang dinilai sangat mencukupi untuk operasional ambulans di area perkotaan maupun antar fasilitas kesehatan.
Selain fast charging, tersedia pula opsi pengisian reguler menggunakan listrik rumah tangga dengan daya 220V 16A, sehingga lebih fleksibel dan mudah diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan.
Dari sisi ukuran, DFSK Gelora E memiliki dimensi 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm (PxLxT). Dimensi ini memberikan ruang kabin ekstra luas, yang sangat krusial untuk mobil ambulans.
Kabin yang lapang memungkinkan tenaga medis bergerak lebih leluasa saat memberikan penanganan kepada pasien, serta memudahkan pemasangan berbagai peralatan medis tambahan sesuai kebutuhan.
Salah satu keunggulan utama kendaraan listrik adalah efisiensi biaya operasional, dan DFSK Gelora E Ambulans membuktikan hal tersebut. Kendaraan ini hanya membutuhkan biaya energi sekitar Rp 200 per kilometer, atau setara dengan sepertiga biaya operasional kendaraan komersial berbahan bakar konvensional.
Efisiensi ini tentu menjadi nilai tambah besar bagi rumah sakit, instansi pemerintah, maupun lembaga sosial yang mengoperasikan ambulans secara rutin.
Kehadiran DFSK Gelora E Ambulans tidak hanya menjadi inovasi produk, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di sektor layanan publik.
Dengan menghadirkan ambulans listrik, DFSK membuka peluang baru bagi dunia kesehatan untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi, tanpa mengorbankan performa dan keandalan kendaraan.
DFSK Gelora E Ambulans menjadi tonggak penting dalam sejarah otomotif dan layanan kesehatan di Indonesia. Sebagai ambulans listrik pertama di Tanah Air, kendaraan ini menawarkan kombinasi teknologi ramah lingkungan, efisiensi biaya, serta fleksibilitas fungsi yang tinggi.
Langkah DFSK ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan solusi nyata yang siap digunakan untuk kebutuhan vital seperti layanan medis. Dengan Gelora E Ambulans, DFSK menegaskan perannya sebagai pelopor kendaraan komersial listrik di Indonesia.
- Penulis: Pandito
- Editor: dimas lombardi


