Bridgestone Indonesia Ungkap Strategi Aman Jelang Arus Besar 2026
- account_circle dimas
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bridgestone Indonesia Bagikan Tips Persiapan Aman dan Nyaman untuk Kendaraan Hybrid Jelang Mudik 2026
Bridgestone Indonesia Bagikan Tips Persiapan Aman dan Nyaman untuk Kendaraan Hybrid Jelang Mudik 2026
- Tips Ban Mobil Hybrid Jelang Mudik 2026 dari Bridgestone Indonesia
- Bridgestone Indonesia bagikan panduan teknis persiapan ban mobil hybrid jelang mudik 2026. Gunakan ban low rolling resistance dan cek tekanan angin untuk perjalanan aman.
OTOExpo.com , Jakarta – Musim mudik Lebaran 2026 diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) memperkirakan pergerakan masyarakat mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6% populasi nasional. Dari angka tersebut, 76,24 juta orang atau 52,98% diprediksi menggunakan kendaraan pribadi.
Lonjakan mobilitas ini menjadi alarm penting bagi kesiapan kendaraan, terutama bagi pengguna mobil hybrid yang kian populer di kota-kota besar. Merespons kondisi tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia menegaskan pentingnya pemilihan dan perawatan ban yang tepat demi menjaga keselamatan, efisiensi energi, serta kenyamanan selama perjalanan jauh.
Secara teknis, kendaraan hybrid memiliki bobot lebih besar dibanding mobil bermesin pembakaran internal konvensional. Tambahan baterai traksi dan motor listrik meningkatkan massa kendaraan, yang secara langsung memengaruhi beban kerja ban.
Bobot ekstra ini berimplikasi pada:
-
Tekanan distribusi beban lebih tinggi pada tapak ban
-
Potensi peningkatan rolling resistance
-
Kebutuhan stabilitas lebih baik saat akselerasi instan dari motor listrik
Karena itu, pemilihan ban dengan spesifikasi tepat menjadi krusial. Ban dengan karakter low rolling resistance (LRR) direkomendasikan untuk menjaga efisiensi energi sekaligus mempertahankan daya cengkeram optimal.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan bahwa persiapan ban sangat menentukan performa kendaraan hybrid selama mudik. Selain menjaga keselamatan, ban yang tepat membantu memaksimalkan efisiensi konsumsi energi dan menekan emisi.
Panduan Teknis Persiapan Ban Mobil Hybrid
Berikut beberapa langkah teknis yang direkomendasikan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh:
1. Gunakan Ban Low Rolling Resistance
Ban LRR dirancang dengan compound khusus dan desain tapak yang meminimalkan hambatan gulir. Hasilnya, kendaraan membutuhkan energi lebih sedikit untuk bergerak, meningkatkan jarak tempuh sekaligus efisiensi bahan bakar atau daya baterai.
2. Cek Tekanan Angin Saat Ban Dingin
Tekanan angin ideal harus mengikuti standar pabrikan yang tercantum pada stiker di pilar pintu pengemudi. Pengukuran dilakukan saat kondisi ban dingin untuk mendapatkan angka akurat.
Tekanan yang terlalu rendah meningkatkan hambatan gulir dan risiko overheat, sementara tekanan berlebih mengurangi area kontak dan stabilitas.
Disarankan melakukan pengecekan setiap dua minggu, terlebih menjelang perjalanan jauh.
3. Periksa Kedalaman Alur dan TWI
Pastikan kedalaman alur tidak menyentuh batas Tread Wear Indicator (TWI). Ban aus mengurangi kemampuan membuang air dan meningkatkan risiko aquaplaning, terutama saat melintasi jalur dengan potensi hujan.
Perhatikan pula adanya retakan, benjolan, atau keausan tidak merata yang bisa mengindikasikan masalah alignment.
4. Lakukan Spooring dan Balancing
Spooring memastikan sudut roda kembali sesuai spesifikasi, menjaga kestabilan dan mencegah keausan tidak merata.
Balancing membantu distribusi bobot roda tetap seimbang, meminimalkan getaran pada kecepatan tinggi.
5. Siapkan Ban Cadangan dan Perlengkapan Darurat
Tekanan ban cadangan sebaiknya sedikit lebih tinggi untuk mengantisipasi kehilangan tekanan selama penyimpanan.
Pastikan tire repair kit, kompresor, dongkrak, kunci roda, dan senter dalam kondisi siap pakai.

Bridgestone Indonesia Bagikan Tips Persiapan Aman dan Nyaman untuk Kendaraan Hybrid Jelang Mudik 2026
Untuk mendukung kesiapan konsumen, Bridgestone memperluas jaringan TOMO (Toko Model) di tiga provinsi yang menjadi jalur mudik utama.
Beberapa lokasi baru meliputi:
-
TOMO BTTC SGJ Cikande – Banten
Fasilitas: spooring, balancing, tire changer, nitrogen, delapan service bay. -
TOMO Sumber Rejeki Jaya Perkasa – Karanganyar, Jawa Tengah
Fasilitas: spooring, road force balancing, tire changer, delapan service bay. -
TOMO Budi Mandiri 3 – Batam, Kepulauan Riau (relokasi)
Fasilitas: spooring, balancing, lima service bay.
Ekspansi ini memperkuat akses layanan di jalur strategis yang diperkirakan mengalami kepadatan tinggi selama periode 2026.
Dalam konteks keselamatan berkendara, ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Pada kendaraan hybrid dengan karakter torsi instan dan bobot tambahan baterai, peran ban menjadi semakin vital.
Persiapan matang sebelum mudik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga manajemen risiko. Dengan proyeksi puluhan juta kendaraan pribadi memadati jalur darat, kondisi teknis kendaraan yang prima menjadi faktor pembeda antara perjalanan lancar dan potensi kendala di jalan.
Bridgestone Indonesia melalui edukasi teknis dan perluasan jaringan layanan menegaskan komitmennya untuk mendukung keselamatan pengguna kendaraan, khususnya di era elektrifikasi dan hybridisasi yang terus berkembang di Indonesia.****
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
