Bridgestone Bawa Inspirasi Di Road Safety Conference 2025
- account_circle dimas
- calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
- visibility 175
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bridgestone Bawa Inspirasi Di Road Safety Conference 2025
Bridgestone Bawa Inspirasi Di Road Safety Conference 2025
OTOExpo.com , Jakarta – Di jalan raya, setiap detik adalah pertemuan antara kecepatan dan kehati-hatian. Di sana, keselamatan bukan sekadar tanda atau rambu, melainkan nyawa yang dipertaruhkan.
PT Bridgestone Tire Indonesia hadir membawa semangat baru untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Melalui Asia Pacific Road Safety Conference (APRSC) 2025 di Manila, Filipina, 9–11 September lalu, Bridgestone menegaskan komitmen globalnya melalui presentasi Road Safety School Program (RSSP) yang telah diterapkan di Kota Bekasi.
Road Safety School Program: Aksi Nyata di Sekolah
RSSP bukan hanya program CSR biasa. Ia lahir dari gagasan sederhana: keselamatan anak-anak dimulai dari lingkungan terdekat sekolah.
Di Bekasi, Bridgestone Indonesia menggandeng Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Kepolisian, para guru dari sekolah terpilih, dan lembaga Transportologi. Hasilnya nyata:
-
290 guru dari 89 sekolah ikut webinar keselamatan jalan.
-
Para guru menganalisis risiko kecelakaan di sekitar sekolah mereka.
-
SMPN 2 Bekasi naik tingkat keselamatan jalan dari 1.0 bintang (sangat berisiko) menjadi 3.8 bintang (risiko sedang) menurut standar International Road Assessment Program (iRAP).
“Program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi multisektor dapat menciptakan dampak nyata bagi keselamatan anak-anak sekolah di Indonesia,” ujar Paul Choo, Chief Human Resources Officer BSAPIC.
Mengapa iRAP Jadi Tolok Ukur?
iRAP adalah standar global yang menilai, mengukur, dan meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan. Lewat standar ini, sekolah dapat memetakan titik rawan kecelakaan secara ilmiah dan akurat.
Dengan pendekatan ini, RSSP tidak sekadar sosialisasi, tetapi juga menghadirkan intervensi berbasis data.
Komitmen Global Mobilitas Aman
Sejak 2021, Bridgestone Road Safety Program (BRSP) telah aktif di 28 negara. Fokusnya jelas:
-
Mobilitas yang lebih aman.
-
Jalan yang lebih aman.
-
Komunitas yang lebih peduli.
Di Indonesia, Bridgestone memperluas fokusnya ke sektor pendidikan, karena pelajar adalah generasi penerus budaya keselamatan.
Upaya ini mengantarkan Bridgestone menerima Prince Michael International Road Safety Award 2024, penghargaan bergengsi dunia di bidang keselamatan jalan.
“Penghargaan global ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus berkontribusi pada target PBB 2030 dalam memangkas separuh angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas,” tambah Paul Choo.
Menjawab Tantangan Global Road Safety
Menurut WHO, angka kematian lalu lintas global turun 5% antara 2010–2021, meski jumlah kendaraan meningkat dua kali lipat.

Bridgestone Bawa Inspirasi Di Road Safety Conference 2025
Namun, di banyak negara angka kecelakaan justru stagnan atau naik. Indonesia termasuk negara dengan tantangan besar.
Karena itu, program seperti RSSP penting untuk membantu pencapaian United Nations Decade of Action for Road Safety: memangkas separuh jumlah kematian pada tahun 2030.
Bridgestone Indonesia menjawab tantangan ini dengan cara praktis: edukasi rambu lalu lintas sejak dini, perbaikan infrastruktur sekolah, dan pendampingan guru.
Kunci Sukses: Kolaborasi Multisektor
RSSP menggabungkan kekuatan pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat. Setiap pihak punya peran:
-
Guru menilai risiko dan mengajarkan keselamatan.
-
Pemerintah daerah menyediakan regulasi dan dukungan infrastruktur.
-
Bridgestone menyediakan sumber daya, teknologi, dan panduan.
Kolaborasi ini menciptakan ekosistem keselamatan jalan yang berkesinambungan—mulai dari ruang kelas hingga trotoar.
Dampak Nyata: Dari Teori ke Aksi
Keselamatan lalu lintas kerap hanya jadi wacana. Bridgestone mengubahnya menjadi aksi terukur. Peningkatan rating keselamatan sekolah dari 1.0 ke 3.8 bintang adalah bukti.
Dengan pendekatan iRAP, setiap intervensi dapat dievaluasi, diperbaiki, dan direplikasi ke sekolah lain.
Ke depan, Bridgestone berharap program ini bisa meluas ke kota-kota lain di Indonesia, sehingga semakin banyak anak yang terlindungi saat pergi dan pulang sekolah.
Mengedukasi Generasi Muda: Fondasi Budaya Selamat
Bridgestone Indonesia memahami bahwa keselamatan lalu lintas adalah budaya, bukan hanya program sesaat.
Karena itu, edukasi kepada pelajar sejak usia dini menjadi prioritas. Dengan mengenal rambu lalu lintas, marka jalan, dan etika berkendara, anak-anak akan tumbuh menjadi pengguna jalan yang lebih disiplin.
Pendekatan ini membentuk mindset keselamatan kolektif budaya baru di mana setiap pengguna jalan punya kesadaran yang sama.
Dari Bekasi ke Asia Pacific
Partisipasi Bridgestone Indonesia di APRSC 2025 di Manila adalah tonggak penting. Ia membuktikan bahwa program lokal bisa menjadi inspirasi regional, bahkan global.
Road Safety School Program adalah contoh bagaimana perusahaan multinasional dapat berperan lebih dari sekadar bisnis mereka bisa menjadi agen perubahan keselamatan.
Di tengah maraknya mobilitas dan lalu lintas yang kian padat, inisiatif seperti RSSP menegaskan satu hal: keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Dengan pendekatan berbasis data, edukasi sejak dini, dan kolaborasi multisektor, target “Vision Zero” bukan sekadar mimpi, tetapi jalan yang perlahan bisa kita tempuh bersama.***
.
.
- Penulis: dimas
