5 Tips Aman Berkendara Saat Hujan dari SRP Wahana Honda Jakarta–Tangerang
- account_circle dimas
- calendar_month Senin, 27 Okt 2025
- visibility 194
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hadapi Musim Hujan, SRP WMS Himbau Pengendara Siapkan 5 Hal Penting Demi #Cari_Aman di Jalan
5 Tips Aman Berkendara Saat Hujan dari SRP Wahana Honda Jakarta–Tangerang
Hadapi Musim Hujan, SRP WMS Himbau Pengendara Siapkan 5 Hal Penting Demi #Cari_Aman di Jalan
OTOExpo.com, Jakarta – Memasuki musim hujan, para pengendara sepeda motor di Jakarta dan Tangerang mulai dihadapkan pada tantangan baru di jalanan: jalan licin, jarak pandang berkurang, dan risiko tergelincir yang meningkat.
Karena itu, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, melalui tim Safety Riding Promotion (SRP), kembali mengingatkan pentingnya persiapan ekstra sebelum berkendara agar tetap #Cari_Aman di segala kondisi.
“Banyak pengendara yang tergesa-gesa atau tidak memeriksa kendaraan sebelum hujan. Padahal, kondisi basah menuntut kita lebih waspada. Dengan persiapan yang baik, risiko bisa ditekan, dan perjalanan jadi lebih aman,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Musim Hujan = Waktu Paling Rawan di Jalan
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa musim hujan adalah periode dengan risiko kecelakaan tertinggi bagi pengendara roda dua. Permukaan jalan yang licin akibat genangan air, lubang jalan yang tertutup air, hingga kaca helm yang buram sering kali membuat konsentrasi pengendara menurun.
Untuk itu, tim SRP Wahana Honda merangkum lima hal penting yang wajib disiapkan sebelum menyalakan mesin dan menembus hujan.
1. Periksa Kondisi Ban dan Rem
Komponen paling vital saat hujan adalah ban dan rem.
Ban menjadi satu-satunya bagian yang menempel langsung ke aspal, jadi kondisi tapaknya harus selalu optimal. Ban gundul bisa kehilangan traksi dan menyebabkan motor tergelincir saat melintasi genangan.
Cek juga tekanan angin terlalu tinggi membuat cengkeraman berkurang, terlalu rendah bikin motor limbung.
Selain ban, pastikan kampas rem masih tebal, tidak ada kebocoran minyak rem, dan tuas rem berfungsi responsif.
Kombinasi ban dan rem yang prima akan menjaga stabilitas motor di jalan licin.
2. Gunakan Jas Hujan yang Tepat (Bukan Ponco!)
Banyak pengendara masih memilih jas hujan ponco karena praktis, padahal model ini berisiko tersangkut di roda belakang atau tertiup angin.
SRP Wahana menyarankan penggunaan jas hujan model setelan (atasan dan celana) yang lebih aman dan nyaman digunakan.
Pilih bahan yang elastis, tahan air, dan tidak mudah sobek.
Warna jas hujan juga sebaiknya terang atau mencolok seperti biru muda, kuning, atau oranye agar mudah terlihat pengendara lain di tengah hujan deras.
3. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Saat jalan basah, daya cengkeram ban terhadap aspal menurun drastis. Karena itu, kurangi kecepatan dan tingkatkan jarak aman dengan kendaraan di depan.
Hindari pengereman mendadak yang bisa membuat ban slip.
Gunakan teknik pengereman kombinasi tekan rem depan dan belakang secara bersamaan serta bertahap untuk menjaga kestabilan.
Ingat, semakin pelan dan terkontrol, semakin besar peluang kamu untuk menghindari bahaya mendadak.
4. Pastikan Lampu dan Kelistrikan Berfungsi Baik
Hujan sering kali mengaburkan pandangan, jadi lampu motor punya dua fungsi penting: menerangi jalan dan memberi tanda keberadaan kamu pada pengendara lain.
Sebelum berangkat, cek lampu utama, lampu sein, dan lampu rem. Pastikan semuanya menyala sempurna.
Selain itu, perhatikan juga kondisi kabel dan sambungan listrik. Pastikan tidak ada kabel terkelupas atau konektor longgar, karena bisa memicu korsleting saat terkena air hujan.
5. Jaga Konsentrasi dan Kondisi Tubuh
Musim hujan tidak hanya membuat jalan licin, tapi juga bisa membuat tubuh cepat lelah dan menggigil.
Gunakan sarung tangan tahan air, sepatu antiselip, dan helm dengan visor bening atau anti-fog agar pandangan tetap jelas.
Dan yang paling penting, jangan memaksakan diri.
Kalau kondisi tubuh kurang fit, lebih baik tunda perjalanan daripada mengambil risiko di jalan.
“Setiap pengendara punya tanggung jawab untuk melindungi diri dan orang lain. Musim hujan bukan alasan untuk abai terhadap keselamatan,” tegas Agus Sani.
Edukasi Safety Riding WMS Terus Diperluas
Melalui program Safety Riding Promotion (SRP), WMS aktif memberikan edukasi keselamatan berkendara bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum.
Tujuannya sederhana: membangun budaya berkendara yang aman, disiplin, dan peduli sesama pengguna jalan.
Edukasi ini juga menjadi bagian dari komitmen Honda dalam kampanye nasional #Cari_Aman, yang mengajak pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan sebelum kecepatan.
Siapkah Kamu Hadapi Musim Hujan?
Musim hujan memang tidak bisa dihindari, tapi risiko di jalan bisa diminimalkan kalau kita siap dan disiplin.
Dari periksa ban sampai menjaga fokus, lima langkah sederhana ini bisa jadi penyelamat saat kondisi jalan tak menentu.
Jadi, sebelum kamu gas motor untuk berangkat kerja atau nongkrong sore-sore, ingat pesan dari Wahana Honda:
“Siapkan motormu, persiapkan dirimu, dan selalu #Cari_Aman di setiap perjalanan.”
- Penulis: dimas
- Editor: dimas lombardi
