Rowland dan Buemi Masing-Masing Bawa Pulang Kemenangan
- account_circle dennis
- calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
- visibility 136
- print Cetak

Rowland dan Buemi Masing-Masing Bawa Pulang Kemenangan
OTOExpo.com , Jakarta – Sirkuit jalanan Monako, yang dikenal sebagai salah satu lintasan paling ikonik di dunia balap, kembali jadi saksi aksi seru dari para pembalap Formula E musim ke-11.
Tapi tahun ini, Monaco E-Prix hadir beda: bukan cuma sekali, tapi dua kali balapan digelar di akhir pekan yang sama! Balapan pertama berlangsung hari Sabtu (putaran ke-6), dan race kedua digelar hari Minggu (putaran ke-7).
Dua hari penuh drama, overtake seru, cuaca berubah-ubah, dan tentu saja, pemenang yang berbeda: Oliver Rowland dari tim Nissan dan Sebastien Buemi dari Envision Racing.
Sabtu: Strategi Pit Boost Bawa Rowland ke Puncak
Balapan hari Sabtu dimulai dengan performa kuat dari Dan Ticktum yang jadi yang tercepat di dua sesi latihan bebas.

Tapi saat kualifikasi, kejutan muncul dari Taylor Barnard dari tim NEOM McLaren yang sukses merebut pole position untuk kedua kalinya musim ini, setelah sebelumnya juga mencetak pole di Jeddah.
Balapan dimulai dengan Barnard memimpin di depan Oliver Rowland dan Nyck de Vries.
Tapi keunggulan Barnard nggak bertahan lama. Di lap 12, tekanan dari Rowland bikin Barnard kehilangan kendali dan keluar lintasan. Rowland langsung ambil alih posisi terdepan, dan dari situ, balapan mulai memanas.
Untuk kedua kalinya musim ini, Formula E memakai fitur Pit Boost, di mana mobil bisa diisi daya cepat 600 kW dan mendapat tambahan 10% baterai hanya dalam waktu 30 detik.
Barnard masuk pit lebih dulu, sementara Rowland dan De Vries menunggu momen yang lebih pas. Hasilnya? Saat keluar dari pit, Rowland berhasil tetap di depan Barnard.
Namun, balapan belum selesai. Pembalap dari tim Andretti, Nico Mueller, sempat memimpin karena strategi pit lebih awal.
Tapi keunggulan energi yang dimiliki De Vries dan Rowland membuat mereka mampu menyalip kembali. Barnard sendiri sempat apes, bersenggolan dengan Pascal Wehrlein dan melorot jauh ke posisi 17.
Di akhir balapan, Rowland berhasil mempertahankan posisi terdepan dan meraih kemenangan ketiganya musim ini.
De Vries finis kedua, dan Jake Dennis di posisi ketiga, meski sempat mendapat penalti 5 detik. Untungnya, Mueller “mengorbankan diri” menahan pembalap lain di belakang, membuat Dennis tetap aman di podium.
Minggu: Aksi Buemi di Trek Basah
Hari Minggu, suasana berubah total. Sesi kualifikasi berlangsung di bawah hujan deras. Lintasan basah bikin banyak pembalap tergelincir, termasuk Jean-Eric Vergne dan Maximilian Guenther di semifinal kualifikasi.
Akibatnya, Oliver Rowland secara otomatis menang karena nggak punya lawan di babak final, dan langsung dinobatkan sebagai peraih pole position.
Balapan dimulai di trek yang licin, dan Rowland memimpin lagi, diikuti De Vries. Tapi, sorotan utama justru tertuju pada Sebastien Buemi.
Start dari posisi ke-8, Buemi langsung tancap gas dan mulai mendekati posisi depan.
Dengan memanfaatkan Attack Mode, Buemi naik ke posisi tiga dalam lima lap saja. Di lap 21, ia sukses menyalip De Vries untuk merebut posisi pertama, dan dari situ nggak ada yang bisa menghentikannya.
Rowland sempat memberi perlawanan, tapi sayangnya harus mengembalikan posisi ke Vergne karena sebelumnya menyalip di luar trek.
Sementara itu, Nick Cassidy yang start dari posisi 14 berhasil menyodok ke posisi tiga, juga berkat strategi Attack Mode yang pas.
Buemi pun keluar sebagai pemenang di hari Minggu. Ini adalah kemenangan ketiganya di Monako setelah sebelumnya di tahun 2015 dan 2017 serta kemenangan pertamanya sejak E-Prix New York 2019. Rowland kembali naik podium di posisi kedua, sementara Cassidy melengkapi podium dengan finis ketiga, sekaligus jadi podium perdananya musim ini.
Rowland Kini Memimpin Klasemen
Dua hasil podium di Monako membuat Oliver Rowland kini memuncaki klasemen pembalap dengan 115 poin.
Di bawahnya ada duet Porsche: Antonio Felix da Costa (67 poin) dan Pascal Wehrlein (66 poin). Kemenangan Buemi juga turut membantu tim Envision dan membuat klasemen makin ketat.
Untuk klasemen tim, Porsche masih unggul dengan 133 poin, disusul Nissan (126 poin) dan Mahindra (91 poin).
Tapi di klasemen pabrikan, Nissan berhasil mengambil alih puncak dengan 192 poin, meninggalkan Porsche (163 poin) dan Jaguar (115 poin).
Menuju Tokyo dan Jakarta!
Formula E musim ke-11 belum selesai! Selanjutnya, dua balapan akan digelar di Tokyo tanggal 17 dan 18 Mei.
Tapi yang lebih ditunggu-tunggu tentu saja balapan kandang: Jakarta E-Prix 2025 pada 21 Juni mendatang!
Tiket presale masih tersedia sampai 10 Mei dengan diskon hingga 40 persen. Buat kamu yang belum pernah nonton langsung Formula E, ini momen yang pas banget buat rasain serunya balap mobil listrik di ibu kota.**

- Penulis: dennis
