5 Tips Agar Lampu Motor Tidak Cepat Putus, Ini Penyebab & Solusinya
- account_circle Selviyani Mimie
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11

Lampu Motor Tidak Cepat Putus, Ini Penyebab & Solusinya
5 Tips Agar Lampu Motor Tidak Cepat Putus, Ini Penyebab & Solusinya
Lampu motor sering putus? Simak 5 tips ampuh agar lampu motor lebih awet, aman, dan tahan lama. Mulai dari bohlam hingga kelistrikan.
OTOExpo.com , Jakarta – Lampu motor bukan sekadar aksesori, melainkan komponen vital keselamatan berkendara, terutama saat malam hari atau kondisi hujan. Sayangnya, banyak pengendara mengeluhkan lampu motor yang sering putus, padahal usia pakainya belum lama.
Masalah ini bisa berdampak serius karena jarak pandang berkurang dan risiko kecelakaan meningkat. Untuk itu, penting bagi pengendara memahami penyebab sekaligus cara mencegah lampu motor cepat rusak.
Berikut 5 tips praktis agar lampu motor lebih awet dan tidak cepat putus, dirangkum dari Suzuki Indonesia.
1. Gunakan Bohlam Berkualitas Baik
Pemilihan bohlam menjadi faktor utama. Bohlam berkualitas rendah biasanya tidak tahan panas dan getaran, sehingga lebih cepat putus.
Gunakan bohlam orisinal atau produk dengan standar kualitas tinggi. Selain cahaya lebih stabil, usia pakainya juga jauh lebih panjang sehingga tidak perlu sering mengganti lampu.
2. Rutin Cek Sistem Kelistrikan
Lampu motor yang sering mati biasanya bukan hanya soal bohlam. Sistem kelistrikan yang bermasalah seperti kabel getas, soket longgar, saklar berkarat, spul atau kiprok rusak bisa membuat arus listrik tidak stabil.
Tegangan yang naik-turun dapat mempercepat kerusakan lampu. Pemeriksaan kelistrikan secara berkala sangat disarankan untuk mencegah masalah lebih besar.
3. Lindungi Lampu dari Panas dan Lembap
Paparan panas berlebih dan kelembapan tinggi dapat memperpendek usia lampu motor. Pastikan rumah lampu dalam kondisi bersih dan tertutup rapat.
Saat parkir, sebaiknya pilih tempat yang teduh dan tidak lembap agar komponen lampu tidak cepat rusak akibat perubahan suhu ekstrem.
4. Hindari Beban Listrik Berlebihan
Menambahkan terlalu banyak aksesori seperti lampu tambahan, klakson besar, atau charger berdaya tinggi dapat membuat beban listrik motor meningkat.
Jika tidak diimbangi dengan sistem kelistrikan yang memadai, hal ini bisa menyebabkan overloading dan membuat lampu utama cepat putus. Gunakan aksesori seperlunya saja.
5. Lakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi
Servis rutin bukan hanya soal mesin. Melalui servis berkala, teknisi dapat mendeteksi potensi gangguan kelistrikan sejak dini sebelum merusak lampu.

Lampu Motor Tidak Cepat Putus, Ini Penyebab & Solusinya
Dengan perawatan yang tepat, kenyamanan dan keselamatan berkendara akan tetap terjagaLampu motor yang awet bukan soal keberuntungan, melainkan hasil dari perawatan dan kebiasaan berkendara yang benar.
Mulai dari memilih bohlam berkualitas, menjaga sistem kelistrikan, hingga servis rutin semuanya berperan penting menjaga lampu motor tetap optimal.****
- Penulis: Selviyani Mimie
- Editor: Dimas Lombardi

