Tips mengemudi saat hujan Bersama Innova Community
- account_circle Abimanyu
- calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
- visibility 261
- comment 0 komentar
- print Cetak

Selain itu, kenali juga type ban yang digunakan, apakah ban AT, MT, HT atau ban semi slick karena tiap ban punya daya cengkram berbeda di jalan yang berbeda.
Selain itu ban juga punya batasan kecepatan maksimun, bisa dilihat dari kode ban yang tercetak di samping ban.
Bagi pengguna kendaraan yang kurang mengerti mengenai kondisi ban, bisa mengunjungi bengkel mobil yang sudah memiliki peralatan memadai untuk melakukan pengecekan sekaligus spooring dan balancing, misalnya, Toko Model (TOMO) atau BOSS (Bridgestone One Stop Service) yang merupakan jaringan outlet resmi milik Bridgestone. pada setiap outlet resmi Bridgestone juga terdapat tire sales advisor (TSA) yang tersertifikasi langsung dari Bridgestone untuk berkonsultasi mengenai kondisi ban dan aspek keselamatan terkait ban, termasuk produk Bridgestone yang cocok untuk kendaraan Anda.
Menyetir dengan agresif
Banyak kecelakaan disebabkan menyetir dengan agresif saat kecepatan tinggi.
“Karena saat kecepatan tinggi traksi antara ban dengan jalan yang licin bisa hilang/berkurang, sehingga menyebabkan efek aquaplanning dan mobil bisa oversterr atau understeer tidak terkendali” ujar Marcell kurniawan konsultan safety driving dari Real Driving Course (RDC).
Menyalakan lampu hazard
Masih banyak pengendara menyalakan lampu hazard saat berkendara dalam hujan. Padahal dengan menyalakan lampu hazard malah membahayakan pengendara lain karena saat akan maneuver ke kiri atau kanan, pengendara lain tidak akan bisa meilihat sein sehingga resiko menyebabkan tabrakan.
Sebagai pengganti lampu hazard, cukup nyalakan foglamp dan lampu kecil saja.
Terakhir, apabila kondisi jalan tidak memungkinan, seperti hujan sangat lebat atau jalan banjir. Ada baiknya untuk tidak memaksakan berkendara dan berhenti sejenak di tempat yang aman menunggu kondisi lebih baik.
- Penulis: Abimanyu

