Solaris Bus Klaim Perusahaannya Terbesar Dalam Bisnis Bus Listrik Di Eropa
- account_circle Magoh
- calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
- visibility 240
- comment 0 komentar
- print Cetak

Solaris Bus Klaim Perusahaannya Terbesar Dalam Bisnis Bus Listrik Di Eropa
Solaris Klaim Jadi Raja Bus Listrik di Eropa, Ini Faktanya!
OTOExpo.com – Pasar kendaraan listrik di Eropa terus berkembang pesat, termasuk di sektor transportasi umum seperti bus. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Solaris Bus & Coach, yang mengklaim dirinya sebagai pemimpin dalam bisnis bus listrik di Benua Biru.
Klaim ini bukan tanpa alasan. Berkat sejumlah pesanan besar dari berbagai kota besar Eropa seperti Berlin, Warsawa, dan Milan, Solaris berhasil mengamankan posisi terdepan dalam kontrak bus listrik pada tahun 2019.
Ratusan Unit Bus Listrik Siap Mengaspal
Di awal tahun 2019 saja, Solaris sudah mengantongi pesanan hingga 470 unit bus listrik dari tiga kota tersebut. Tak berhenti di situ, pabrikan asal Polandia ini juga mendapatkan tambahan kontrak sekitar 90 unit bus listrik untuk kota-kota lainnya di Eropa.
Dengan capaian tersebut, Solaris mengklaim telah menguasai sekitar 25% dari total tender bus listrik di Eropa pada tahun tersebut. Angka ini tentu menjadi pencapaian besar di tengah persaingan industri kendaraan listrik yang semakin ketat.
Tren Bus Listrik di Eropa Terus Naik
Mengutip data dari Busworld, jumlah armada bus listrik di Eropa saat ini sudah mencapai sekitar 3.500 unit. Angka ini melonjak drastis dibandingkan lima tahun sebelumnya yang hanya sekitar 240 unit.
Di Lansir dari www.busworld.org, Lonjakan ini tidak lepas dari dorongan regulasi pemerintah. Bahkan, Parlemen Eropa telah menetapkan target ambisius:
-
Tahun 2025: 50% bus kota baru harus bertenaga listrik
-
Tahun 2030: meningkat menjadi 75%
Kebijakan ini tentu menjadi angin segar bagi produsen seperti Solaris untuk terus berkembang.
Inovasi Baterai Jadi Kunci
Untuk mendukung performa produknya, Solaris juga terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan menghadirkan baterai generasi terbaru bernama Solaris High Energy Plus.
Baterai ini diklaim memiliki kapasitas hampir dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya, sehingga mampu meningkatkan jarak tempuh dan efisiensi operasional bus listrik.
Dari Diesel ke Listrik
Menariknya, Solaris bukanlah pemain baru di industri otomotif. Perusahaan ini awalnya dikenal sebagai produsen bus berbahan bakar diesel dan gas.
Namun sejak 2011, mereka mulai serius mengembangkan kendaraan listrik lewat produk Solaris Urbino 8.9 LE Electric.
Bus ini bahkan sudah membuktikan keandalannya dengan kemampuan menempuh hingga 3.000 km tanpa gangguan. Tak heran jika kini produk Solaris sudah digunakan di berbagai negara Eropa, termasuk Inggris dan Jerman.
Penutup: Masa Depan Transportasi Ada di Listrik
Dengan meningkatnya kesadaran akan lingkungan dan dorongan regulasi pemerintah, bus listrik menjadi masa depan transportasi publik di Eropa.
Solaris pun tampaknya berada di jalur yang tepat untuk terus memimpin pasar ini. Dengan inovasi teknologi, dukungan pasar, dan pengalaman panjang di industri bus, bukan tidak mungkin mereka akan semakin mendominasi di tahun-tahun mendatang.
- Penulis: Magoh
- Editor: RM.Dimas Wirawan


Saat ini belum ada komentar