Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

  • account_circle Selviyani Mimie
  • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 

ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

Royal Enfield Interceptor 650 kembali menyabet Best Retro Bike of the Year 2020 versi MCN. Desain klasik, mesin modern, dan penjualan fenomenal jadi kunci kemenangan.

OTOExpo.com – Di tengah derasnya arus motor modern berteknologi tinggi, Royal Enfield Interceptor 650 justru berdiri tegak dengan caranya sendiri—sederhana, jujur, dan penuh karakter. Dan dunia pun kembali mengakuinya. Untuk dua tahun berturut-turut, Interceptor 650 resmi dinobatkan sebagai “Best Retro Bike of the Year 2020” oleh MCN (Motorcycle News), salah satu media otomotif roda dua paling berpengaruh di dunia.

Bagi Royal Enfield, penghargaan ini bukan sekadar trofi. Ini adalah pengesahan filosofi: bahwa motor tidak harus rumit untuk terasa istimewa.

Dalam pernyataan resminya, MCN menyebut Interceptor 650 sebagai motor yang berhasil menangkap nuansa dan daya tarik sepeda motor tradisional, sekaligus menghadirkan kenyamanan dan keandalan motor modern.

“Tidak ada sepeda motor lain di pasar yang menawarkan perpaduan seimbang antara masa lalu dan masa kini seperti Royal Enfield Interceptor 650,” tulis MCN.

Penilaian ini tidak datang secara instan. MCN dikenal memiliki panel juri yang kritis dan skeptis. Untuk memenangkan penghargaan tahunan mereka, sebuah motor harus benar-benar membuktikan diri—baik di atas kertas maupun di jalan raya.

MCN menilai berbagai aspek sebelum menentukan pemenang, mulai dari:

  • Kinerja penjualan

  • Respons pembaca dan konsumen

  • Desain dan estetika

  • Inovasi teknis

  • Performa berkendara secara keseluruhan

Menurut MCN, motor yang berhasil menang adalah motor yang benar-benar menjawab kebutuhan pasar, bukan sekadar mengikuti tren.

“Tidak mudah memenangkan penghargaan MCN. Motor yang berhasil melakukannya adalah motor yang mampu mengesankan juri kami dan memenuhi ekspektasi pengendara nyata,” tulis MCN dalam ulasannya.

Interceptor 650 pertama kali diluncurkan secara global bersama saudara kembarnya, Continental GT 650, di California pada Oktober 2018. MCN menjadi salah satu media pertama yang menguji motor ini langsung di sana—dan kesan positif langsung terasa.

“Mesinnya terasa hidup tanpa mengintimidasi. Motor ini menyenangkan dikendarai, ringan secara rasa, dan sangat seimbang secara keseluruhan,” tulis MCN setelah pengujian awal.

Mesin 648 cc parallel twin berpendingin udara-oli ini memang dirancang bukan untuk mengejar angka brutal, melainkan untuk menghadirkan torsi linear, suara khas, dan pengalaman berkendara yang jujur. Karakter inilah yang justru membuat Interceptor 650 terasa relevan bagi pemula maupun rider berpengalaman.

ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

Secara visual, Interceptor 650 adalah perayaan desain roadster klasik era 60–70an. Tangki membulat, posisi duduk tegak, setang lebar, dan siluet sederhana—semuanya terasa familiar, tanpa terlihat usang.

Namun di balik tampilannya yang old-school, Interceptor 650 dibekali teknologi modern:

  • Rangka tubular hasil pengembangan Harris Performance

  • Sistem injeksi bahan bakar modern

  • ABS dual-channel

  • Suspensi dan pengereman yang disetel untuk kenyamanan harian

Hasilnya adalah motor retro modern yang tidak hanya cantik dipandang, tetapi juga ramah digunakan setiap hari.

Kesuksesan Interceptor 650 tidak hanya berhenti di atas kertas penilaian juri. Di Inggris, motor ini mencatatkan prestasi luar biasa:

  • Naked bike terlaris sepanjang 2020

  • Motor terlaris di semua kategori pada Juni 2020

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa konsep sederhana dan jujur masih sangat relevan di pasar global.

Vimal Sumbly, Head of APAC Business Royal Enfield, menegaskan bahwa kesuksesan Interceptor 650 adalah hasil dari konsistensi merek dalam menjaga DNA-nya.

“Interceptor telah memenangkan banyak penghargaan dalam dua tahun terakhir. Meski Royal Enfield terus berkembang sebagai merek global, kami sangat senang melihat potensi besar di Asia Tenggara, dengan pertumbuhan dan respons luar biasa selama dua tahun terakhir,” ujar Vimal.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai pasar strategis Royal Enfield ke depan.

Mengapa Interceptor 650 Begitu Dicintai? Jawabannya sederhana: motor ini terasa manusiawi. Tidak berusaha menjadi yang tercepat, tidak pula memaksa pengendara menyesuaikan diri. Interceptor 650 justru menyesuaikan diri dengan pengendaranya.

Ia nyaman untuk harian, cukup bertenaga untuk touring, dan tetap memikat saat diparkir di kedai kopi atau pinggir pantai. Sebuah motor yang mengajak pengendara menikmati perjalanan, bukan sekadar mencapai tujuan.

ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

ROYAL ENFIELD INTERCEPTOR 650 Sabet BEST RETRO BIKE OF THE YEAR 2020

Dengan menyabet Best Retro Bike of the Year 2020 versi MCN untuk dua tahun berturut-turut, Royal Enfield Interceptor 650 menegaskan statusnya sebagai ikon motor retro modern dunia.

Ia bukan sekadar motor bergaya klasik. Ia adalah simbol bahwa desain abadi, mesin bersahabat, dan pengalaman berkendara yang tulus masih menjadi kombinasi yang tak terkalahkan.

Dan selama dunia masih menghargai rasa berkendara, Interceptor 650 akan selalu punya tempat di hati para rider.****

  • Penulis: Selviyani Mimie
  • Editor: dimas lombardi

Baca Juga

expand_less