Robot Humanoid AiMOGA JAECOO “Curi Panggung” di IIMS 2026
- account_circle Pandito
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

Robot Humanoid AiMOGA JAECOO Bikin Heboh IIMS 2026! Bisa Bicara, Menari, Sampai Buka Bagasi Mobil
Kehadiran Robot Humanoid AiMOGA di Booth JAECOO Bikin Pengunjung IIMS 2026 Penasaran
Robot Humanoid AiMOGA JAECOO Bikin Heboh IIMS 2026! Bisa Bicara, Menari, Sampai Buka Bagasi Mobil
OTOExpo.com , Jakarta – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mendadak terasa seperti pameran teknologi masa depan. Bukan hanya karena deretan SUV elektrifikasi yang makin ramai, tetapi karena satu sosok yang sukses bikin pengunjung berhenti melangkah: robot humanoid AiMOGA bernama Mornine yang tampil mencolok di booth JAECOO.
Banyak pengunjung awalnya mengira Mornine hanya gimmick display. Namun setelah melihat robot ini bergerak natural, menyapa pengunjung, bahkan menari di area booth, suasana berubah. Booth JAECOO yang biasanya dipenuhi diskusi soal spesifikasi mobil, kini juga ramai oleh kamera ponsel dan pengunjung yang penasaran ingin mencoba interaksi langsung.
Kehadiran Mornine menjadi bagian dari pengembangan ekosistem AiMOGA global OMODA & JAECOO, yang secara konsep tidak hanya mengarah pada inovasi kendaraan, tetapi juga pada transformasi pengalaman konsumen di dealer dan showroom.
“Melalui kehadiran AiMOGA, kami ingin memperlihatkan bahwa inovasi tidak hanya hadir pada kendaraan, tetapi juga pada bagaimana pengalaman konsumen di showroom dapat berkembang dengan dukungan teknologi cerdas,” ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.

Robot Humanoid AiMOGA JAECOO Bikin Heboh IIMS 2026! Bisa Bicara, Menari, Sampai Buka Bagasi Mobil
Jika selama ini showroom otomotif identik dengan sales consultant dan brosur, JAECOO mencoba menawarkan gambaran baru: showroom yang lebih interaktif, personal, dan berbasis AI.
Di booth JAECOO, Mornine bukan sekadar berdiri sebagai pajangan futuristik. Robot humanoid ini aktif menyambut kedatangan pengunjung, berinteraksi dengan gestur yang terarah, dan tampil dengan sentuhan busana bernuansa lokal untuk membangun koneksi yang lebih relevan dengan pasar Indonesia.
Dari perspektif strategi brand, langkah ini terasa jelas: JAECOO ingin memosisikan diri sebagai merek SUV modern yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual pengalaman, experience-driven brand.
Kehadiran robot humanoid di event otomotif besar seperti IIMS 2026 juga menjadi sinyal bahwa persaingan industri kini bukan cuma soal tenaga motor listrik, baterai, atau ADAS, tetapi juga soal bagaimana merek membangun hubungan emosional dengan calon konsumen.
Di balik aksi menari dan menyapa pengunjung, Mornine sebenarnya adalah perangkat teknologi yang cukup serius.
Robot humanoid ini memiliki tinggi sekitar 167 cm dan bobot sekitar 65 kg. Struktur tubuhnya dirancang untuk mendukung gerakan yang lebih fleksibel, termasuk kaki dengan kemampuan pergerakan hingga maksimal 41 agar robot dapat bergerak bebas secara lebih natural di ruang publik.
Untuk memahami lingkungan sekitar, Mornine dibekali kombinasi sensor yang tergolong lengkap:
-
kamera depth
-
kamera panoramik
-
sensor LiDAR
Dengan konfigurasi tersebut, robot mampu membaca ruang, mengenali hambatan, dan merencanakan pergerakan secara otonom dengan akurasi navigasi sekitar ±5 cm. Angka ini cukup impresif untuk implementasi showroom karena berarti robot dapat bergerak di area sempit dengan risiko tabrakan yang minim.
Pada sisi komunikasi, sistem pengenalan suara didukung enam mikrofon terintegrasi, sehingga robot dapat menangkap perintah dari berbagai arah meski dalam kondisi booth yang ramai.
Mornine juga memiliki kemampuan genggam yang dirancang untuk menangani objek ringan hingga 1 kilogram, yang memungkinkan robot melakukan demonstrasi sederhana seperti menunjuk fitur kendaraan atau mengambil barang untuk simulasi layanan.
Yang membuat AiMOGA terasa berbeda dari robot display biasa adalah kemampuannya dalam komunikasi.
Mornine tidak hanya merespons perintah dasar, tetapi dikembangkan untuk komunikasi dua arah yang lebih natural, dengan kemampuan menjawab pertanyaan pengunjung berdasarkan basis pengetahuan yang relevan. Hal ini dimungkinkan karena sistem kecerdasannya didukung model bahasa berbasis AI sebagai inti interaksi.
Dalam konteks showroom, kemampuan seperti ini bisa menjadi game changer. Robot dapat diposisikan sebagai “asisten digital fisik” yang mampu menjelaskan spesifikasi kendaraan, memberi arahan area, hingga menjawab pertanyaan dasar sebelum konsumen berbicara dengan sales consultant.
Mornine juga dikembangkan untuk terhubung dengan sistem kendaraan. Dalam konsep ekosistem AiMOGA, robot dapat menjalankan perintah suara tertentu seperti:
-
membuka bagasi
-
mengatur konfigurasi kursi
-
membantu presentasi fitur kendaraan
Artinya, AiMOGA tidak hanya menjadi maskot futuristik, tetapi berpotensi menjadi bagian dari sistem demo kendaraan yang lebih modern dan otomatis.
Jika konsep ini benar-benar diterapkan secara luas di dealer, pengalaman pembeli mobil akan berubah drastis: calon konsumen bisa mendapat demo fitur kendaraan tanpa harus menunggu staf.
JAECOO juga menegaskan bahwa AiMOGA bukan proyek konsep semata. Implementasi robot humanoid ini telah memasuki tahap operasional awal di jaringan dealer luar negeri, termasuk Malaysia sejak Februari 2025.
Selain itu, AiMOGA juga sudah tampil di event otomotif besar seperti Shanghai Auto Show. Hingga saat ini, lebih dari 220 unit robot humanoid telah dikirim ke berbagai pasar global sebagai bagian dari fase komersialisasi awal.
Fakta ini memperkuat posisi JAECOO bahwa mereka serius membangun ekosistem layanan berbasis AI, bukan hanya memamerkan inovasi sekali tampil lalu hilang.

Robot Humanoid AiMOGA JAECOO Bikin Heboh IIMS 2026! Bisa Bicara, Menari, Sampai Buka Bagasi Mobil
Selama IIMS 2026 (5–15 Februari 2026), pengunjung bisa bertemu langsung dengan AiMOGA di booth JAECOO, sekaligus melihat jajaran produk mereka yang semakin lengkap.
Di antaranya:
-
JAECOO J5 EV
-
JAECOO J7 SHS-P
-
JAECOO J8 SHS-P ARDIS
Kombinasi display kendaraan elektrifikasi dan robot humanoid ini memperlihatkan strategi JAECOO yang cukup jelas: membawa identitas sebagai merek SUV modern yang memadukan teknologi kendaraan dan teknologi layanan.
Dan di tengah keramaian IIMS 2026, satu hal menjadi pasti JAECOO sukses menciptakan booth yang paling “mengundang rasa penasaran”, bahkan sebelum pengunjung benar-benar membahas mobilnya.****
- Penulis: Pandito
- Editor: RM.Dimas Wirawan
