Reveal Livery McLaren F1 2026 MCL40 Digelar Serentak Bareng Las Vegas
- account_circle Magoh
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- visibility 60
- print Cetak

Jakarta Masuk Global Reveal Livery McLaren F1 2026 MCL40, PUMA x McLaren Rilis Koleksi Baru
Jakarta Masuk Global Reveal Livery McLaren F1 2026 MCL40, PUMA x McLaren Rilis Koleksi Baru
Jakarta jadi salah satu kota global reveal livery McLaren F1 2026 MCL40 bersama Las Vegas, London, dan Bahrain. PUMA x McLaren Racing sekaligus meluncurkan koleksi lifestyle terbaru.
OTOExpo.com , Jakarta – Jakarta kembali membuat kejutan di peta otomotif global. Bukan lewat ajang balap, melainkan lewat momentum yang biasanya hanya terjadi di kota-kota pusat motorsport dunia. Pada Senin, 9 Februari 2026, ibu kota Indonesia resmi masuk dalam rangkaian global reveal livery McLaren Mastercard Formula 1 Team musim 2026 untuk mobil terbaru mereka, MCL40.
Acara unveiling ini dilakukan serentak di empat titik utama dunia: Las Vegas, London, Bahrain, dan Jakarta. Format peluncuran multi-kota ini bukan sekadar gimmick pemasaran, melainkan sinyal kuat bahwa Formula 1 kini semakin agresif membangun koneksi budaya global, termasuk ke Asia Tenggara yang pertumbuhan fans-nya tergolong cepat.
Kehadiran Jakarta dalam agenda ini menjadi indikator penting: Indonesia bukan lagi hanya pasar penonton, melainkan mulai dilihat sebagai ekosistem lifestyle dan industri kreatif yang bisa mendorong ekspansi brand motorsport.
Mobil F1 McLaren untuk musim 2026 diberi kode MCL40, menandai fase transisi besar menyambut regulasi teknis baru Formula 1. Tahun 2026 dikenal sebagai titik reset industri balap, karena perubahan regulasi bukan hanya menyentuh aerodinamika, tetapi juga sistem power unit yang semakin menitikberatkan pada efisiensi energi.
Walaupun McLaren belum membuka detail teknis penuh terkait spesifikasi aerodinamika MCL40 dalam acara ini, peluncuran livery jelas menjadi pintu awal menuju strategi besar tim Woking untuk memasuki era baru.

Jakarta Masuk Global Reveal Livery McLaren F1 2026 MCL40, PUMA x McLaren Rilis Koleksi Baru
Dalam konteks teknis, peluncuran desain bukan hanya soal estetika. Livery F1 modern dirancang dengan pertimbangan yang lebih rumit dibanding era sebelumnya, mulai dari:
-
optimasi bobot material cat dan decal
-
penyesuaian finishing permukaan agar tetap stabil pada kecepatan ekstrem
-
pengaturan visibilitas sponsor untuk kebutuhan siaran televisi global
-
pemetaan warna agar sesuai dengan standar branding tim dan partner utama
Itulah sebabnya reveal livery sering menjadi bagian dari strategi komunikasi tim, karena ia membawa identitas teknis sekaligus komersial.
CEO McLaren Racing, Zak Brown, menyebut dunia motorsport saat ini sedang berada dalam fase yang sangat kuat. Basis penggemar semakin luas, dan Formula 1 makin dekat dengan kultur pop.
“Motorsport sedang berada dalam momentum yang sangat positif, dan kami melihat semakin banyak merek fashion serta lifestyle yang ingin terlibat lebih bermakna dengan basis penggemar global,” ujar Zak Brown.
Menurutnya, fans sekarang tidak lagi cukup hanya memakai jersey tim saat race weekend. Mereka ingin membawa identitas balap ke gaya hidup harian mulai dari sneakers, hoodie, hingga outfit streetwear yang relevan di luar sirkuit.
Pernyataan ini memperjelas arah baru Formula 1: balapan tidak lagi hanya dijual sebagai olahraga, tetapi juga sebagai ekosistem gaya hidup global.
Dalam momentum yang sama, PUMA turut meluncurkan koleksi terbaru PUMA x McLaren Racing sebagai bagian dari kemitraan global jangka panjang kedua brand.
Koleksi ini diposisikan sebagai lini lifestyle, bukan sekadar merchandise biasa. Artinya, desainnya bukan hanya tempelan logo, tetapi membawa inspirasi teknis motorsport modern.
Secara karakter, koleksi PUMA x McLaren Racing mengadopsi pendekatan desain yang identik dengan dunia balap, seperti:
-
potongan ergonomis yang nyaman untuk aktivitas urban
-
penggunaan warna dan grafis yang terinspirasi elemen racing
-
kombinasi material yang mendukung mobilitas tinggi
-
identitas visual McLaren yang tetap kuat namun tidak berlebihan
Ini memperlihatkan bagaimana motorsport mulai diterjemahkan sebagai bahasa fashion global, bukan sekadar atribut komunitas balap.
Managing Director PUMA Southeast Asia & Oceania, Sanjay Roy, menegaskan bahwa motorsport bagi PUMA tidak berhenti di lintasan.
“Bagi PUMA, motorsport tidak hanya tentang performa di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana energi balap hidup dalam budaya sehari-hari. Indonesia, khususnya Jakarta, memiliki komunitas anak muda yang sangat kuat dalam fashion dan streetwear,” jelas Sanjay.
Pernyataan ini cukup spesifik: Jakarta dipilih karena punya pasar yang relevan, bukan hanya besar. Dalam industri apparel global, komunitas streetwear yang aktif menjadi kunci penting untuk menciptakan hype organik.
Pada aktivasi di Jakarta, sejumlah figur publik seperti Sheryl Sheinafia, Ibnu Jamil, dan Kelly Tandiono terlihat mengenakan koleksi PUMA x McLaren Racing, memperkuat positioning bahwa kolaborasi ini diarahkan untuk audiens lifestyle urban.
Reveal livery MCL40 di Jakarta memperlihatkan strategi baru yang lebih luas: Formula 1 dan brand pendukungnya kini membangun hubungan dengan fans lewat pengalaman yang imersif, bukan hanya lewat performa di race day.
Kolaborasi PUMA x McLaren Racing menjadi contoh bagaimana motorsport bisa masuk ke ranah fashion dengan cara yang lebih kredibel. Tidak hanya menjual atribut tim, tetapi membangun gaya hidup yang terasa dekat dengan keseharian.

Jakarta Masuk Global Reveal Livery McLaren F1 2026 MCL40, PUMA x McLaren Rilis Koleksi Baru
Bagi Indonesia, momentum ini jelas penting. Jakarta bukan lagi sekadar pasar konsumsi, tapi mulai dilibatkan sebagai panggung aktivasi global yang sejajar dengan kota-kota motorsport dunia.
Koleksi terbaru PUMA x McLaren Racing sudah tersedia melalui toko PUMA terpilih di Indonesia, kanal ritel resmi PUMA, serta penjualan daring di id.puma.com.****
- Penulis: Magoh
- Editor: Dimas Lombardi
