News
light
Beranda » Kendaraan » Produksi Mercedes-Benz G-Class Tembus 600.000 Unit

Produksi Mercedes-Benz G-Class Tembus 600.000 Unit

  • account_circle dimas
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 86

Produksi Mercedes-Benz G-Class Tembus 600.000 Unit

 

 

Mercedes-Benz Rayakan Produksi unit G-Class ke-600.000 di Graz, Austria: Pencapaian Gemilang yang Terus Berlanjut

G 580 mit EQ Technologie [Energieverbrauch kombiniert: 30,3‒27,7 kWh/100 km | CO₂-Emissionen kombiniert: 0 g/km | CO₂-Klasse: A]

OTOExpo.com , Tangerang –  Mercedes-Benz baru saja mencetak tonggak bersejarah: unit ke-600.000 dari SUV legendaris G-Class resmi diproduksi di Graz, Austria.

Dan bukan sembarang unit, edisi spesial ini hadir dalam varian full listrik – G 580 with EQ Technology – dengan warna eksklusif Obsidian Black Metallic.

G-Class, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai mobil tangguh nan mewah, kini makin relevan di era elektrifikasi.

G 580 with EQ Technology: Klasik Bertemu Masa Depan

Versi listrik penuh ini membawa DNA off-road sejati khas G-Class, namun dengan jantung penggerak yang sepenuhnya bebas emisi.

Konsumsi energinya berada di kisaran 30,3–27,7 kWh/100 km, dengan emisi CO₂ 0 gram/km. Dan jangan salah, meski tanpa mesin konvensional, G 580 tetap sanggup menjelajah berbagai medan ekstrim.

Mobil ini sudah dipasarkan di Indonesia sejak Februari 2025, hadir dalam warna unik MANUFAKTUR South Seas Blue Magno.

G-Class Nggak Pernah Ketinggalan Gaya: Edisi Khusus & Personalisasi MANUFAKTUR

Salah satu alasan G-Class bertahan jadi idola hingga sekarang adalah kemampuannya untuk tampil beda dan tetap eksklusif.

Lewat program MANUFAKTUR, para pemilik bisa bebas memilih warna cat (lebih dari 20.000 opsi tersedia!), interior, material trim, bahkan aksen-aksen khusus.

Data terbaru menunjukkan, lebih dari 90% unit G-Class dipesan dengan setidaknya satu opsi kustomisasi MANUFAKTUR.

Rata-rata, tiap kendaraan punya tiga elemen personalisasi. Buat kamu yang suka tampil beda dan unik, ini jelas jadi nilai tambah!

Dan nggak ketinggalan, Mercedes-Benz juga rutin menghadirkan edisi terbatas yang membangkitkan nostalgia.

Salah satu yang paling ikonik adalah “G-Class Edition STRONGER THAN THE 1980s” yang rilis tahun lalu, terinspirasi dari G-Class generasi awal W 460.

Dari Mobil Tentara Jadi Simbol Gaya Hidup Premium

Banyak yang lupa kalau G-Class dulunya dirancang sebagai kendaraan utilitarian, bahkan dipakai militer di berbagai negara.

Tapi sejak debutnya tahun 1979, G-Class terus berevolusi jadi SUV mewah penuh gaya, tanpa kehilangan ketangguhannya.

Ciri khas seperti lampu depan bulat, siluet kotak yang ikonik, dan ban serep menggantung di pintu belakang tetap dipertahankan.

Tapi di balik tampilannya yang klasik, tersembunyi teknologi modern dan kenyamanan kelas atas khas Mercedes-Benz.

Dan walaupun zaman berubah, filosofi dasarnya tetap: sistem penggerak 4WD, 3 differential lock, dan sasis ladder frame tetap hadir. G-Class adalah bukti nyata bahwa performa ekstrem bisa jalan bareng dengan kemewahan.

Indonesia Jadi Bagian Penting dari Evolusi G-Class

Dengan hadirnya G 580 with EQ Technology di pasar Indonesia sejak awal 2025, Mercedes-Benz Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi kendaraan ramah lingkungan.

Dan G-Class jadi simbol ideal: mobil ikonik yang ikut berubah mengikuti zaman.

Tertarik? Kamu bisa kustom G-Class sesuai kepribadianmu—entah itu yang tampil klasik, sporty, atau futuristik sekaligus.

Dengan tren elektrifikasi yang makin kuat, G-Class membuktikan bahwa bahkan legenda pun bisa beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya.

Kesimpulan: G-Class Masih Jadi Raja SUV Premium, Sekarang dengan Power Listrik!

Produksi unit ke-600.000 bukan hanya soal angka. Ini adalah simbol bahwa G-Class tetap jadi SUV premium paling diidamkan di dunia, bahkan saat mobil-mobil listrik makin mendominasi.

Dan dengan G 580, Mercedes-Benz membuktikan bahwa masa depan bisa tetap keren, tangguh, dan bebas emisi. ***

.

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less