News
light
Beranda » Komunitas » Pedagang Mobkas Yakin, Wuling Akan Laku Keras

Pedagang Mobkas Yakin, Wuling Akan Laku Keras

  • account_circle Magoh
  • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
  • visibility 114

 

Pedagang Mobkas Yakin, Wuling Akan Laku Keras

Pedagang Mobil Bekas Yakin Wuling Bakal Laku Keras di Pasar Mobkas

OTOExpo.com – Kehadiran Wuling Motors di pasar otomotif Indonesia sejak awal memang langsung mencuri perhatian. Brand asal Tiongkok ini datang dengan strategi yang cukup agresif, menawarkan mobil dengan harga terjangkau namun dibekali fitur modern dan teknologi yang sebelumnya jarang ditemukan di kelasnya.

Tidak hanya sukses di pasar mobil baru, kini mobil bekas Wuling mulai menjadi incaran para pedagang mobil bekas (mobkas).

Sejumlah pedagang mobkas di berbagai daerah, termasuk kawasan Kranji, Jakarta, menilai Wuling memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu merek yang laku keras di pasar mobil bekas.

Hal ini tidak terlepas dari kombinasi desain, performa mesin, serta fitur yang masih tergolong relevan meskipun usia kendaraan sudah tidak lagi baru.

“Kalau secara desain, mesinnya sudah turbo, fiturnya juga lengkap dan harganya tidak overprice seperti SUV lain, Wuling Almaz ini punya potensi besar bakal laris juga di segmen mobil bekas,” ungkap salah satu pedagang mobkas di kawasan Kranji.

Salah satu daya tarik utama mobil Wuling di mata pedagang mobkas adalah desainnya yang relatif awet dimakan zaman. Model seperti Wuling Almaz misalnya, tampil dengan desain SUV modern yang masih terlihat segar meskipun dibandingkan dengan model keluaran terbaru dari merek lain.

Tidak hanya soal tampilan, penggunaan mesin turbocharged juga menjadi nilai tambah. Di kelas harga yang setara, tidak banyak SUV yang sudah mengusung mesin turbo dengan performa cukup responsif. Hal ini membuat Wuling Almaz bekas dinilai masih kompetitif, baik dari sisi tenaga maupun efisiensi.

Faktor lain yang membuat pedagang mobkas optimistis adalah kelengkapan fitur. Wuling dikenal berani menyematkan fitur-fitur canggih seperti layar infotainment besar, perintah suara, hingga fitur keselamatan aktif di mobil-mobilnya.

Ketika masuk ke pasar mobil bekas, fitur-fitur ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi calon pembeli.

Di sisi harga, mobil bekas Wuling cenderung lebih “masuk akal” dibandingkan SUV dari merek Jepang atau Korea yang sering kali masih dibanderol tinggi meski usia sudah beberapa tahun. Kondisi ini justru menjadi peluang bagi pedagang mobkas untuk menawarkan value for money yang menarik kepada konsumen.

Wuling Motors Raih Ribuan SPK Sekaligus Penghargaan di GIIAS 2019

Meski demikian, para pedagang mobkas mengakui masih ada tantangan utama yang dihadapi, yakni persepsi merek. Sebagian konsumen masih ragu terhadap merek asal Tiongkok, terutama terkait daya tahan jangka panjang dan nilai jual kembali.

“Dari sisi pedagang sebenarnya sudah paham kualitasnya. Tapi memang masih ada konsumen yang ragu soal merek. Ini yang kadang bikin kami agak susah menentukan harga,” ujar pedagang lainnya.

Namun seiring waktu, persepsi tersebut mulai berubah. Semakin banyaknya unit Wuling yang beredar dan digunakan dalam jangka panjang membuat kepercayaan konsumen perlahan meningkat.

Menariknya, beberapa model Wuling justru terbilang langka di pasar mobil bekas. Salah satunya adalah Wuling Cortez. Sejak pertama kali diluncurkan hingga sekarang, MPV ini masih cukup sulit ditemukan dalam kondisi bekas.

Kelangkaan ini menjadi indikasi bahwa pemilik Wuling Cortez cenderung mempertahankan kendaraannya, sekaligus menandakan tingkat kepuasan pengguna yang cukup tinggi. Hal serupa juga terjadi pada Wuling Confero, yang bahkan telah digunakan sebagai armada taksi oleh salah satu perusahaan transportasi, membuktikan ketahanan dan efisiensinya dalam pemakaian intensif.

Dengan semakin banyaknya produk Wuling yang memasuki usia matang di pasar, pedagang mobkas meyakini volume unit bekas Wuling akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini membuka peluang baru, baik bagi pedagang maupun konsumen yang menginginkan mobil dengan fitur modern, performa layak, dan harga lebih terjangkau.

Jika tren penerimaan merek terus membaik dan dukungan purna jual tetap konsisten, bukan tidak mungkin mobil bekas Wuling akan menjadi salah satu primadona baru di pasar mobkas Indonesia.*****

  • Penulis: Magoh
  • Editor: dimas lombardi

✈︎ Random Artikel

expand_less