Berita
light_mode
Beranda » Sports » Pebalap Muda Astra Honda Rebut Podium Moto4 Asia Cup 2026

Pebalap Muda Astra Honda Rebut Podium Moto4 Asia Cup 2026

  • account_circle Magoh
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pebalap Muda Astra Honda Tampil Kencang di Laga Pembuka Moto4 Asia Cup Buriram

  • Late Braking Spektakuler! Pebalap Astra Honda Rebut Podium Moto4 Asia Cup Buriram 2026
  • Pebalap muda Astra Honda tampil kompetitif di Moto4 Asia Cup 2026 Buriram. Bintang Pranata raih podium dan masuk 4 besar klasemen sementara.
  • Duel 0,2 Detik di Tikungan Terakhir Buriram! Pebalap Muda Astra Honda Hentak Moto4 Asia Cup 2026

 

OTOExpo.com , Jakarta – Putaran pembuka Idemitsu Moto4 Asia Cup di Chang International Circuit menjadi panggung pembuktian generasi baru balap Indonesia. Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor tampil agresif, disiplin secara teknis, dan mampu menempatkan diri di grup terdepan dalam dua balapan berdurasi 15 lap yang digelar 28 Februari–1 Maret 2026.

Sorotan utama tertuju pada Bintang Pranata Sukma yang mengamankan podium ketiga pada race pertama dan finis lima besar pada race kedua. Hasil ini menempatkannya di posisi empat klasemen sementara dengan 27 poin—modal krusial menuju seri berikutnya.

Sirkuit Chang sepanjang 4,554 km dikenal memiliki dua trek lurus panjang dan zona pengereman keras di Tikungan 3 serta 12. Konfigurasi ini menuntut keseimbangan set-up antara stabilitas saat deselerasi dan traksi keluar tikungan.

Motor NSF250R yang digunakan dalam kelas Moto4 mengandalkan mesin 250cc satu silinder DOHC dengan karakter tenaga linear. Di lintasan seperti Buriram, pembukaan throttle presisi dan pengaturan engine braking menjadi penentu agar ban belakang tidak kehilangan grip saat corner exit.

Pada sesi kualifikasi, Bintang mengamankan posisi start kelima. Resky Yusuf berada di posisi keempat, sementara Muh Badly Ayatullah dan Maulana Malik memulai dari posisi ke-11 dan ke-14.

Grid tersebut membuka peluang slipstream di lap awal. Strategi tim difokuskan pada menjaga temperatur ban depan agar tetap optimal memasuki lima lap terakhir fase krusial saat grip mulai menurun.

Balapan pertama berlangsung ketat dengan selisih waktu antarrider di bawah satu detik. Pada lima lap awal, tiga pebalap Indonesia sempat berada di rombongan podium. Namun, dinamika berubah cepat akibat pertukaran posisi di sektor dua dan tiga.

Memasuki lap terakhir, Bintang berada di posisi kelima. Momentum terjadi di tikungan terakhir. Dengan teknik late braking dan racing line yang lebih rapat di apex, ia menyelinap melewati dua rival dalam satu manuver bersih. Keunggulan akselerasi keluar tikungan mengantarnya finis ketiga.

Resky menyelesaikan lomba di posisi ke-10, Badly ke-14, dan Maulana ke-15. Race ini menunjukkan efektivitas manajemen ban dan disiplin menjaga ritme.

Race kedua berlangsung lebih intens. Bintang langsung mengambil alih pimpinan balapan di lap awal, memanfaatkan slipstream di trek lurus utama. Badly dan Resky turut masuk dalam grup lima besar, memperlihatkan konsistensi pace.

Namun, tensi meningkat menjelang akhir lomba. Kontak kecil di grup depan membuat Bintang dan Badly melebar dari racing line ideal. Sementara itu, Resky mengalami insiden tabrakan yang memaksanya kembali ke paddock lebih awal.

Bintang sempat melintasi garis finis di posisi keempat, tetapi penalti satu posisi membuatnya turun ke urutan kelima. Badly finis keenam dan Maulana di posisi ke-14.

Pebalap Muda Astra Honda Tampil Kencang di Laga Pembuka Moto4 Asia Cup Buriram

Pebalap Muda Astra Honda Tampil Kencang di Laga Pembuka Moto4 Asia Cup Buriram

Secara teknis, performa pebalap Indonesia menunjukkan beberapa kekuatan:

  • Stabilitas pengereman di zona hard braking

  • Konsistensi lap time di bawah tekanan grup besar

  • Kemampuan menjaga traksi saat corner exit

Area evaluasi terletak pada positioning di lap terakhir dan antisipasi potensi kontak di grup depan.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa daya saing pebalap muda menjadi fondasi penting dalam pembinaan berjenjang.

Seri berikutnya akan digelar April mendatang di Lusail International Circuit. Karakter sirkuit Qatar yang lebih flowing dengan tikungan cepat menuntut adaptasi berbeda, terutama pada setelan suspensi dan rasio gir untuk memaksimalkan top speed tanpa mengorbankan akselerasi awal.

Dengan raihan 27 poin di klasemen sementara, peluang Bintang untuk menekan tiga besar tetap terbuka. Putaran pembuka di Buriram menjadi bukti bahwa pebalap muda Indonesia tidak sekadar tampil, tetapi mampu bertarung di barisan depan Moto4 Asia Cup 2026.****

  • Penulis: Magoh
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less