Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Minio Green VinFast: “Si Kecil yang Membalik Masa Depan”

Minio Green VinFast: “Si Kecil yang Membalik Masa Depan”

  • account_circle dimas
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

Minio Green VinFast  “Si Kecil yang Membalik Masa Depan”

VinFast Exclusive First Look: Minio Green, EV Berukuran Kompak untuk Pertama Kalinya di Indonesia

 

 

OTOExpo.com , Tangerang Selatan –  Di sebuah panggung yang biasanya dikuasai oleh SUV besar, lampu-lampu agresif, dan jargon teknologi yang kerap terdengar seperti mantra robotik, VinFast datang membawa sesuatu yang tidak biasa: Minio Green, mobil listrik mungil yang bahkan dari kejauhan tampak seperti ajakan untuk hidup lebih sederhana.

Bukan mobil yang ingin mengintimidasi. Bukan pula kendaraan yang ingin memamerkan otot. Minio Green berdiri dengan keheningan, lalu berbisik pelan tentang masa depan mobilitas yang lebih jujur, lebih manusiawi.

Dan di tengah hiruk-pikuk pameran, ada satu hal yang terasa sangat jelas: Mobil kecil ini sedang menarik perhatian bukan karena kekuatan, tapi karena esensinya.

Desain Kompak

Dengan dimensi 3.090 x 1.496 x 1.625 mm, Minio Green secara tidak langsung menjadi kritik halus terhadap obsesi masyarakat modern pada mobil-mobil besar. Jika mobilitas kota semakin padat, mungkin jawabannya memang bukan menambah tenaga, tetapi mengurangi ukuran.

Wheelbase 2.065 mm membuatnya tetap proporsional untuk menampung empat orang. Untuk sebuah city EV dua pintu, ini bukan sekadar angka ini adalah sinyal bahwa VinFast tidak sedang membuat “mainan listrik”, melainkan kendaraan urban yang benar-benar fungsional.

“Kadang, semakin kecil jejak yang kita tinggalkan, semakin luas ruang yang kita dapatkan.” Catatan kecil seorang pengunjung pameran yang terpikat.

Performa

Minio Green dibekali motor listrik tunggal dengan:

  • 26,8 hp

  • Torsi 65 Nm

  • Kecepatan puncak 80 km/jam

Jika melihat angkanya saja, orang bisa salah menilai bahwa ini “kurang bertenaga”. Padahal, keberanian Minio Green justru terletak pada kesadaran dirinya: ia tidak mencoba menjadi apa pun selain EV komuter perkotaan.

Di jalanan macet, apa gunanya tenaga 200 hp kalau Anda tetap terjebak di belakang truk pengangkut tanah? Mobil ini tidak dibuat untuk balapan. Ia dibuat untuk pulang-pergi kantor, mampir beli roti, mengantar anak les, dan menyelinap di gang yang bahkan motor matic pun kadang ragu.

Kehalusan akselerasi dan karakter torsi instan khas motor listrik tetap membuatnya terasa lincah. Minio Green mungkin kecil, tapi ia tidak pernah terlihat minder.

Baterai dan Efisiensi

Baterai 18,5 kWh yang dibawanya punya jarak tempuh rata-rata 210 km (NEDC). Dalam penggunaan harian, realistisnya ada di kisaran 160–180 km, tergantung AC, kepadatan lalu lintas, dan gaya berkendara.

Yang membuatnya menarik adalah kemampuan fast charging 10%–70% dalam 30 menit. Di tengah rutinitas, waktu setengah jam kadang hanya cukup untuk membeli kopi, dan pada momen itu Minio Green sudah siap untuk menempuh puluhan kilometer berikutnya.

Efisiensi adalah inti dari city EV. Dan di sini, Minio Green benar-benar paham perannya.

Interior

Masuk ke kabin, Anda tidak akan disambut oleh lautan layar besar sebanyak iPad di Apple Store. Yang ada hanyalah:

  • panel infotainment praktis,

  • jok kain dengan pengaturan manual,

  • dashboard bersih tanpa drama visual,

  • dan finishing fungsional.

Ini interior yang tidak berusaha memukau Anda dengan kemewahan palsu. Malah terasa jujur. Dalam dunia yang serba rumit, kesederhanaan kadang terasa seperti kemewahan baru. Fitur keselamatan standarnya pun tetap ada:

  • ABS,

  • Traction control,

  • Airbag pengemudi.

Cukup untuk apa yang dibutuhkan, tanpa basa-basi.

Si Kecil untuk Banyak Peran

Sebagai bagian dari keluarga VinFast Green Series, Minio Green dirancang untuk berbagai skenario:

  • kendaraan pribadi bagi pemula,

  • armada transportasi mikro,

  • mobil operasional bisnis,

  • hingga alternatif bagi pengguna motor yang ingin naik kelas tanpa takut biaya operasional membengkak.

Konsumsi energinya yang rendah membuatnya cocok sebagai EV harian, sementara dimensinya yang kecil memudahkannya menjelajah labirin kota.

Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menyebut bahwa debut Minio Green merupakan penegasan posisi Indonesia dalam peta global VinFast.

Minio Green VinFast  “Si Kecil yang Membalik Masa Depan”

Minio Green VinFast  “Si Kecil yang Membalik Masa Depan”

Ia mengatakan dengan nada yang cukup berimbang:

“Kami menghadirkan Minio Green sebagai bukti bahwa EV seharusnya mudah dijangkau, tidak mengintimidasi, dan tetap relevan bagi mobilitas harian masyarakat kota.” ujarnya.

Ada kepercayaan diri yang tidak meledak-ledak. Tidak ada hiperbola. Dan itulah yang membuat pernyataannya terasa lebih autentik.

Estimasi Harga: Realistis dan Membumi

Jika melihat posisinya di Vietnam, sejumlah analis otomotif memprediksi bahwa Minio Green saat masuk Indonesia bisa berada pada kisaran:

Perkiraan Harga Minio Green Indonesia:

Rp 95 juta – Rp 140 juta (setelah insentif EV dan produksi lokal berjalan) Jika prediksi ini tepat, Minio Green berpotensi menjadi EV paling terjangkau di Indonesia  bahkan bisa menjadi “motor listrik beroda empat” bagi masyarakat urban.

Kecil, Jujur, dan Punya Nyali

Minio Green bukan mobil untuk pamer kekuatan. Bukan pula kendaraan untuk flexing di parkiran mall. Ia adalah EV yang berdiri pada fondasi kesederhanaan: ringkas, hemat, jujur, dan siap menjadi alat mobilitas harian yang benar-benar berguna.

Dalam dunia otomotif yang sering kali sibuk mengejar angka besar, Minio Green mengingatkan kita bahwa ada keindahan dalam hal-hal kecil yang bekerja dengan baik. Dan mungkin, justru dari yang kecil inilah masa depan bergerak.****

  • Penulis: dimas
  • Editor: Dimas Lombardi

Artikel Menarik Lainnya

expand_less