Berita
light_mode
Beranda » Aftermarket » Michelin Indonesia Soroti Peran Vital Ban dalam Menjaga Keselamatan Road Trip Akhir Tahun

Michelin Indonesia Soroti Peran Vital Ban dalam Menjaga Keselamatan Road Trip Akhir Tahun

  • account_circle Selviyani Mimie
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Michelin Indonesia Soroti Peran Vital Ban dalam Menjaga Keselamatan Road Trip Akhir Tahun

Michelin Indonesia Soroti Peran Ban dalam Keselamatan Berkendara di Momen Akhir Tahun

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Memasuki momen liburan akhir tahun, mobilitas masyarakat Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Banyak keluarga memilih road trip sebagai opsi perjalanan untuk menikmati waktu liburan bersama.

Namun, perjalanan jarak jauh dengan durasi lebih panjang juga menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih saat bertepatan dengan musim hujan yang membuat kondisi jalan lebih licin dan tidak terduga.

Menanggapi kondisi tersebut, Michelin Indonesia mengingatkan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh tujuan wisata atau rute perjalanan, tetapi juga oleh kesiapan kendaraan dan pengemudi sebelum memulai perjalanan.

Salah satu aspek krusial yang kerap luput dari perhatian adalah kondisi ban, yang sejatinya menjadi fondasi utama keselamatan berkendara.

Ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, baik pada mobil maupun sepeda motor. Dalam konteks road trip akhir tahun, peran ban menjadi semakin vital karena kendaraan digunakan lebih intens, menempuh jarak jauh, serta sering kali membawa beban lebih berat dibanding penggunaan harian.

Pada kendaraan bermesin konvensional atau ICE (Internal Combustion Engine), ban berfungsi menjaga stabilitas, kenyamanan, dan kontrol kendaraan selama perjalanan panjang.

Michelin Indonesia Soroti Peran Ban dalam Keselamatan Berkendara di Momen Akhir Tahun

Michelin Indonesia Soroti Peran Ban dalam Keselamatan Berkendara di Momen Akhir Tahun

Kondisi ban yang prima membantu pengemudi mempertahankan kendali kendaraan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau menghadapi variasi kontur jalan.

Sementara itu, pada kendaraan hybrid, karakter berkendara yang mengombinasikan mesin konvensional dan motor listrik menuntut ban yang mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kenyamanan.

Ban yang tepat berperan dalam mendukung efisiensi energi tanpa mengorbankan stabilitas dan keselamatan.

Adapun pada kendaraan listrik (EV), tantangan yang dihadapi cenderung berbeda. Bobot kendaraan yang lebih berat serta torsi instan sejak awal akselerasi membuat daya cengkeram dan struktur ban menjadi faktor krusial.

Ban harus mampu menyalurkan tenaga secara optimal sekaligus menjaga kendali kendaraan di berbagai kondisi jalan.

Memasuki musim hujan, risiko berkendara meningkat akibat jalan yang basah dan licin. Dalam kondisi ini, wet grip atau daya cengkeram ban di permukaan basah menjadi aspek yang sangat penting untuk semua jenis kendaraan.

Desain tapak ban dan kedalaman alur yang optimal berfungsi untuk mengalirkan air dari permukaan jalan, menjaga kontak antara ban dan aspal, serta mengurangi risiko aquaplaning saat pengereman atau bermanuver.

“Pada perjalanan jarak jauh, terutama saat kendaraan membawa muatan lebih dan digunakan dalam durasi yang lebih lama dari biasanya, kondisi ban menjadi semakin krusial. Wet grip yang optimal membantu pengendara menjaga kendali kendaraan di jalan basah, terlepas dari teknologi kendaraan yang digunakan,” ujar Mochammad Fachrul Rozi, Product Manager Michelin Indonesia.

Sebelum memulai road trip, Michelin Indonesia menyarankan pengendara untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan. Fokus utama dimulai dari kondisi ban, termasuk tingkat keausan, kondisi dinding ban, serta ketersediaan dan kelayakan ban cadangan.

Tekanan angin ban juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Tekanan angin yang terlalu rendah dapat menyebabkan ban cepat panas dan meningkatkan risiko pecah ban saat perjalanan jauh. Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi akan mengurangi kenyamanan dan menurunkan daya cengkeram ban.

Pemeriksaan tekanan angin idealnya dilakukan saat ban dalam kondisi dingin, sebelum kendaraan digunakan. Tekanan angin sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.

Untuk mobil, informasi tekanan angin umumnya dapat ditemukan pada stiker di pilar B sisi pengemudi atau di bagian tutup tangki bahan bakar.

Selain ban, pengendara juga perlu memastikan kondisi komponen lain seperti oli mesin, sistem pengereman, cairan pendingin, wiper, serta seluruh lampu kendaraan berfungsi dengan baik.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan, kendaraan sebaiknya dilengkapi perlengkapan keselamatan seperti segitiga pengaman, rompi reflektor, dongkrak, kunci roda, serta alat pemadam api ringan.

Ban cadangan juga harus dipastikan dalam kondisi layak pakai dengan tekanan angin yang sesuai.

Michelin Indonesia Soroti Peran Ban dalam Keselamatan Berkendara di Momen Akhir Tahun

Michelin Indonesia Soroti Peran Ban dalam Keselamatan Berkendara di Momen Akhir Tahun

Perlengkapan tambahan seperti kotak P3K dan senter dapat memberikan rasa aman selama perjalanan. Tak kalah penting, pengemudi dianjurkan untuk memeriksa kondisi cuaca dan lalu lintas, menyiapkan rute alternatif, serta menata barang bawaan agar tidak mengganggu visibilitas atau keselamatan penumpang.

Michelin Indonesia juga menekankan bahwa keselamatan road trip tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga pada faktor manusia. Pengemudi harus memastikan kondisi fisik yang prima, menghindari konsumsi alkohol, serta beristirahat secara berkala selama perjalanan jauh.

Seluruh penumpang wajib menggunakan sabuk pengaman, termasuk penggunaan kursi anak yang sesuai. Dengan disiplin menerapkan kebiasaan berkendara aman, perjalanan liburan akhir tahun dapat dinikmati dengan lebih tenang dan nyaman.

Bagi Michelin Indonesia, perjalanan yang menyenangkan bukan sekadar soal mencapai tujuan, tetapi juga tentang pulang dengan aman bersama orang-orang terdekat.***

  • Penulis: Selviyani Mimie
  • Editor: Dimas Lombardi

Baca Juga

expand_less