Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet, Sport Cabrio Tenaga 449 HP dan Fitur AMG 4MATIC+
- account_circle Abimanyu
- calendar_month Ming, 12 Okt 2025
- visibility 114

Mercedes-Benz Mempersembahkan Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet Perdana di Indonesia pada GIIAS 2025
Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet, Sport Cabrio Tenaga 449 HP dan Fitur AMG 4MATIC+
OTOExpo.com , Jakarta – The All-New Mercedes-AMG CLE 53 4MATIC+ Cabriolet merupakan sebuah sport cabriolet yang memadukan adrenalin dan elegansi dalam satu paket.
Bagi para penggemar performa tinggi dengan jiwa petualang yang haus sensasi berkendara open top, model ini bisa dibilang sebagai simbol kemurnian DNA AMG agresif, cerdas, dan menawan.
Donald Rachmat, CEO PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia, menyebut ini sebagai bentuk komitmen Mercedes-Benz dalam menghadirkan pengalaman terbaik.
“Kami telah memperkenalkan The All-New Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet saat GIIAS 2025. Mobil ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal pengalaman berkendara premium dengan teknologi dan inovasi terkini dari AMG,” ujar Donald.
Performa
Mari kita bahas bagian yang paling menggoda: mesin dan performa.
Mercedes-AMG CLE 53 4MATIC+ Cabriolet dibekali mesin 3.0 liter 6-silinder segaris dengan teknologi mild hybrid, yang sanggup memuntahkan 449 HP dan torsi 560 Nm.
Kombinasi tenaga ini disalurkan melalui transmisi AMG Speedshift TCT 9G, yang memberikan perpindahan gigi cepat tanpa kehilangan tenaga sedikit pun.
Hasilnya? Akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 4,2 detik, dan top speed mencapai 270 km/jam angka yang membuatnya tak sekadar jadi mobil mewah, tapi juga true driver’s car.
Sistem AMG Performance 4MATIC+ bekerja secara pintar membagi torsi ke keempat roda sesuai kebutuhan, memberikan stabilitas luar biasa di lintasan basah maupun kering.
Suspensi AMG Ride Control membuat setiap tikungan terasa presisi, sedangkan fitur rear-axle steering hingga 2,5 derajat membantu manuver tajam tanpa kehilangan kestabilan.
Tak ketinggalan, mode AMG Dynamic Plus menghadirkan opsi RACE, RACE START, dan bahkan Drift Mode, yang memungkinkan pengemudi menikmati sensasi tail-happy khas mobil rear-wheel drive, tapi tetap dalam kontrol penuh.
Desain
Secara tampilan, CLE 53 Cabriolet ini bisa bikin orang menoleh dua kali.
Gril Panamericana khas AMG dengan bilah vertikal krom, kap mesin berotot dengan ventilasi aktif, dan lampu Digital Light yang tajam memberi kesan beast mode on bahkan sebelum mesin dinyalakan.
Di bagian samping, velg AMG 20 inci model Y-spoke dibalut ban lebar berprofil rendah, sementara kaliper rem merah jadi detail kecil yang mempertegas karakter sportynya.
Bagian belakang tampil padat dengan diffuser besar, dual twin exhaust, dan spoiler lip minimalis yang menambah downforce tanpa mengorbankan estetika.
Desain wide body shell membuatnya tampak lebih kekar, namun tetap elegan sesuatu yang sulit dilakukan kecuali kamu punya DNA AMG di baliknya.
Interior
Begitu membuka pintu, kamu langsung disambut kombinasi material premium dan desain sporty.
Kursi AMG Performance generasi terbaru dibalut kulit Nappa dengan jahitan merah kontras, dan setir AMG Flat-Bottom terasa solid di genggaman.
Trim carbon-fibre, sabuk pengaman merah, serta panel instrumen digital dengan mode AMG menegaskan orientasi performa. Tapi yang menarik, Mercedes tetap memastikan kenyamanan jadi prioritas utama.
Dua fitur yang jadi andalan adalah AIRSCARF dan AIRCAP.
-
AIRSCARF berfungsi menghembuskan udara hangat di leher pengemudi dan penumpang saat atap dibuka.
-
AIRCAP mengatur aliran udara agar turbulensi di kabin tetap minimal meskipun kamu melaju di kecepatan tinggi.
Atap soft-top-nya sendiri bisa dibuka atau ditutup dalam 20 detik, bahkan ketika mobil masih melaju hingga 60 km/jam cocok buat yang ingin cruising di jalur pantai tanpa berhenti dulu.
Dan kalau kamu tipe yang tak bisa hidup tanpa musik, sistem Burmester 3D Surround Sound dengan Dolby Atmos siap memberikan pengalaman audio sekelas konser, bahkan saat angin berhembus kencang.

Mercedes-Benz Mempersembahkan Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet Perdana di Indonesia pada GIIAS 2025
Di Antara Performa dan Realitas Jalan Indonesia
Meski sulit menampik pesonanya, harus diakui CLE 53 Cabriolet bukan mobil untuk semua orang.
Bodinya yang lebar dan ground clearance rendah bisa membuatnya agak “berjuang” di jalan-jalan Indonesia yang bergelombang. Selain itu, performanya yang brutal mungkin tak pernah bisa dieksplor penuh di lalu lintas harian Jakarta.
Namun, bagi mereka yang mencari emosi, kemewahan, dan eksklusivitas, mobil ini jelas punya daya tarik sendiri.
CLE 53 Cabriolet bukan sekadar soal performa; ini tentang status, engineering, dan kenikmatan personal.
Ia menjawab kebutuhan pengemudi yang ingin “terhubung” dengan mesin dan alam dalam satu momen saat atap terbuka, suara turbo mendesing, dan langit jadi atapmu.
AMG Tetap Punya Gairah yang Tak Bisa Dipalsukan
Di tengah gempuran mobil listrik, Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet hadir sebagai pengingat bahwa driving pleasure masih punya tempat.
Mobil ini seperti surat cinta untuk mereka yang tak ingin kehilangan sensasi mesin pembakaran internal, tapi tetap menghargai inovasi masa kini lewat sistem mild hybrid yang efisien.
AMG berhasil membuktikan bahwa kemewahan dan performa bisa berdampingan, tanpa kehilangan jiwa.
Dan kalau kamu kebetulan sedang mencari mobil yang bisa membuat setiap perjalanan terasa seperti film ya, CLE 53 Cabriolet mungkin adalah pemeran utamanya.***
- Penulis: Abimanyu
- Editor: RM.Dimas Wirawan

