Mazda Buka Private Garage , Pengalaman Premium yang Tak Semua Orang Bisa Rasakan
- account_circle dimas
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 116

Mazda Buka Private Garage , Pengalaman Premium yang Tak Semua Orang Bisa Rasakan
The First MAZDA DRIVE ON 2025: The Private Garage
OTOExpo.com , Jakarta – Ada momen ketika sebuah brand otomotif tak sekadar memamerkan mobil—tetapi membuka ruang intim, sebuah “garasi rahasia” tempat mesin dan manusia bisa saling menyapa lebih dalam. Minggu (16/11), Mazda Indonesia melakukannya. Dan Sunset Drive Club menjadi tamu pertama yang mencicipinya.
Berlokasi di markas besar Mazda Indonesia, acara MAZDA DRIVE ON 2025: The Private Garage digelar dengan konsep private, exclusive, dan sedikit sensual bagi mereka yang benar-benar mencintai dunia berkendara. Inilah tempat di mana suara mesin bukan sekadar bunyi, tapi cerita.
Ricky Thio, COO PT Eurokars Motor Indonesia, membuka acara dengan nada hangat namun tegas:
“Kami ingin berbagi pengalaman berkendara secara lebih personal sebuah momen yang tidak bisa dirasakan hanya lewat showroom.” ungkapnya.
Terdengar sederhana, tapi sebenarnya penuh pesan: Mazda tidak sedang menjual mobil. Mereka sedang menjual soul of motio dan kali ini disajikan langsung dari sumbernya.
Mazda Café
Begitu memasuki area acara, para tamu dari Sunset Drive Club disambut Mazda Café tempat santai dengan aroma kopi yang berbaur dengan wangi interior Mazda. Suasana ini disengaja, tentu saja. Mazda ingin para tamu merasa bukan sedang diundang ke event besar, melainkan “pulang ke garasi seorang teman kaya raya yang paham otomotif”.
Obrolan teknis terjadi secara natural. Bukan presentasi, bukan brosur. Hanya kopi, mobil, dan antusiasme.
Viya Arsawireja, Marketing & Communications GM Mazda Indonesia, menegaskan tujuan acara:
“Kami ingin kedekatan, bukan keramaian. Ruang yang kasual, santai, agar peserta bisa mengenal produk Mazda secara jujur dan langsung.”
Pendekatan yang cerdas dan agak berani di era banyak brand memilih megatron dan sorotan lampu, Mazda justru memilih ruang sunyi.
CX-80 Jadi Primadona, MX-30 Tetap Misterius
Lima model premium Mazda disiapkan untuk “dirasakan”, bukan sekadar dicoba:
-
Mazda CX-80
-
Mazda CX-60 Sport
-
Mazda MX-30
-
Mazda 6 Estate
-
Mazda CX-30
Di antara semuanya, CX-80 menjadi bintang. SUV besar tiga baris ini benar-benar memberi sensasi “Mazda matang” lebih dewasa, lebih berotot, lebih premium.
Sementara itu, Mazda MX-30 hadir seperti karakter paling misterius dalam sebuah novel. Desain futuristik, pintu freestyle, dan feel berkendara halus khas EV Jepang membuat banyak peserta mengangguk-angguk kagum, sekaligus bertanya-tanya: “Kenapa mobil sekeren ini jarang terlihat di jalan?”
Mazda 6 Estate tak mau kalah. Mobil ini membuktikan bahwa “wagon itu tidak pernah benar-benar mati” hanya dilupakan sementara.
Sunset Drive Club
Sarikha Kartika, representatif dari komunitas Sunset Drive Club, memberikan apresiasi dalam suasana akrab:
“Mazda menciptakan ruang di mana brand dan komunitas bisa bicara setara. Ini bukan event, ini hubungan.”
Ucapan ini mungkin terdengar manis, tetapi mengandung kritik halus: banyak brand otomotif sibuk mengejar penjualan, lupa membangun kedekatan emosional. Mazda memilih jalur sebaliknya.
Dan itu bekerja.
Strategi Mazda Cerdas
Meski konsep “Private Garage” ini jenius, ada satu catatan pedas yang perlu diberikan:
Acara yang terlalu eksklusif berpotensi membuat publik merasa jauh. Mazda perlu memastikan momen personal ini tetap memiliki rantai resonansi ke konsumen umum agar tidak berhenti sebagai acara elegan di gedung kantor pusat.

Mazda Buka Private Garage , Pengalaman Premium yang Tak Semua Orang Bisa Rasakan
Mobil-mobil Mazda punya karakter kuat. Sayang jika pengalaman personalnya hanya berhenti pada segelintir komunitas.
Garasi yang Menyatukan Manusia dan Mesin
Acara ditutup dengan foto bersama, tawa ringan, dan obrolan santai yang menggambarkan satu hal: Mazda berhasil menghadirkan bukan hanya test drive eksklusif… tapi sebuah ritual otomotif.
MAZDA DRIVE ON 2025: The Private Garage bukan sekadar event melainkan pernyataan bahwa Mazda ingin hubungan yang lebih dekat, lebih hangat, dan lebih manusiawi dengan para pecinta otomotif.
Mazda tidak sedang menjual mobil. Mereka sedang menjual hubungan. Dan hubungan itu dimulai dari sebuah garasi. ****
- Penulis: dimas
- Editor: Dimas Lombardi


