Berita
light_mode
Beranda » Aftermarket » KALISTA Bangun SPKLU di Titik Strategis, Atasi Charging Anxiety di Indonesia

KALISTA Bangun SPKLU di Titik Strategis, Atasi Charging Anxiety di Indonesia

  • account_circle dimas
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 234
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KALISTA Bangun SPKLU di Titik Strategis, Atasi Charging Anxiety di Indonesia

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia tengah memasuki fase transisi besar menuju era elektrifikasi kendaraan.

Penetrasi battery electric vehicle (BEV) kini sudah menyentuh 10% hingga pertengahan 2025, naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Angka ini mencerminkan gairah pasar sekaligus optimisme masyarakat terhadap mobilitas rendah emisi.

Namun, realitas di lapangan masih menghadirkan tantangan. Salah satunya adalah kecemasan pengguna terkait ketersediaan stasiun pengisian daya (charging anxiety).

Fenomena ini menjadi salah satu penghambat adopsi lebih cepat, karena masyarakat merasa belum yakin soal keandalan infrastruktur pengisian listrik.

Di sinilah KALISTA Group hadir membawa solusi: bukan hanya menjual kendaraan listrik, melainkan membangun ekosistem yang menyeluruh dengan fokus pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lokasi-lokasi vital.

Visi KALISTA: Ekosistem, Bukan Sekadar Produk

“Transisi kendaraan listrik tidak cukup bicara soal unit mobilnya. Harus bicara ekosistem,” tegas Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama KALISTA Group.

Menurutnya, keberlanjutan, efisiensi energi, hingga keandalan operasional hanya dapat tercapai bila seluruh elemen  kendaraan, teknologi, infrastruktur, hingga SDM  bekerja dalam satu harmoni.

Tanpa SPKLU yang terkelola baik, armada EV bisa menjadi beban operasional.

Karena itu, KALISTA memilih pendekatan sistematis dalam membangun charger, bukan sekadar proyek satuan. Strateginya: pemetaan lokasi strategis, penyesuaian daya sesuai kebutuhan, dan kolaborasi multi-pihak.

SPKLU sebagai Jantung Ekosistem EV

Di dunia transportasi, downtime kendaraan sama dengan kerugian. Bayangkan armada logistik atau bus listrik yang terhenti berjam-jam hanya untuk antre pengisian baterai — jelas merugikan dan tidak efisien.

KALISTA menjawab hal ini dengan SPKLU berbasis kebutuhan operasional. Untuk armada publik, charger berkapasitas 100–200 kW umumnya ditempatkan di depo, memungkinkan pengisian cepat untuk puluhan unit sekaligus.

Sedangkan untuk masyarakat umum, KALISTA bersama Voltron menghadirkan jaringan SPKLU publik yang tersebar di rest area, mal, hingga pusat perkantoran. Variasinya mulai dari:

  • Ultra fast charger 60–100 kW di jalur tol/rest area.
  • Slow charger 22 kW di mall, kafe, hingga area rekreasi.

Hingga pertengahan 2025, 216 charger aktif di 115 titik telah resmi beroperasi.

Studi Kasus: Medan & Tol TransJawa

Salah satu contoh nyata adalah di Kota Medan. Berkolaborasi dengan Bank Mandiri, KALISTA mengucurkan pembiayaan hijau Rp210 miliar untuk pengadaan EV sekaligus pembangunan 18 stasiun pengisian berkapasitas 180 kW.

Dengan dukungan daya PLN 4.3 KVA, 60 unit bus listrik (303 kWh) bisa terisi penuh hanya dalam 1,5 jam.

Selain itu, di jalur Tol TransJawa, KALISTA, Voltron, dan JMRB membangun SPKLU di 9 titik strategis. Mulai dari Rest Area Km 88A Cipularang hingga Km 725B Surabaya, pengemudi kini punya akses pengisian yang lebih aman dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

KALISTA Bangun SPKLU di Titik Strategis, Atasi Charging Anxiety di Indonesia

Kolaborasi: Kunci Percepatan Transisi Energi

KALISTA menyadari, ekosistem EV bukanlah “one-man show”. Mereka aktif menggandeng PLN untuk peningkatan kapasitas daya, serta Voltron sebagai operator teknis SPKLU.

Kolaborasi juga terlihat lewat promo #EVerydaytoOffice. Pengguna yang mengisi di SPKLU Voltron berlogo KALISTA di area perkantoran berhak atas cashback Rp10.000 Voltron Points hingga empat kali klaim.

Insentif semacam ini diharapkan mampu membiasakan masyarakat melakukan pengisian di luar rumah.

Selain itu, KALISTA membuka peluang revenue sharing dengan pemilik lahan strategis. “Kami tawarkan skema bagi hasil yang adil, lengkap dengan dukungan operasional penuh,” tambah Albert.

Dengan pendekatan ini, SPKLU menjadi infrastruktur bersama, bukan sekadar aset perusahaan.

Dari Charging Anxiety ke Green Mobility

Upaya KALISTA membangun jaringan SPKLU di titik vital tidak hanya menjawab charging anxiety, tapi juga mempercepat transisi menuju green mobility. Dengan infrastruktur yang lebih terjamin, masyarakat tidak lagi ragu beralih ke EV.

Lebih jauh lagi, sektor komersial pun mendapat keuntungan lewat efisiensi operasional. Armada bus, logistik, hingga taksi listrik bisa bekerja tanpa jeda panjang, mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan industri.

KALISTA membuktikan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia bukan sekadar urusan menjual unit, tapi merancang ekosistem dari hulu ke hilir.

Dengan SPKLU sebagai jantung operasional, kolaborasi multi-pihak, dan inovasi finansial, mereka hadir sebagai pemain penting dalam peta elektrifikasi Indonesia.

Ke depan, semakin luasnya jaringan SPKLU di Medan, TransJawa, dan kota besar lainnya akan menjawab keresahan publik soal infrastruktur.

Transisi energi pun tidak lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang perlahan hadir di setiap sudut negeri.***

.

.

  • Penulis: dimas

Baca Juga

  • Chery J6 SUV Offroad Listrik Pertama Harga Mulai 498 Juta

    Chery J6 SUV Offroad Listrik Pertama Harga Mulai 498 Juta

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Pandito
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Chery J6 SUV Offroad Listrik Pertama Harga Mulai 498 Juta   OTOExpo.com, ICE BSD Tangerang – PT Chery Sales Indonesia telah resmi mengumumkan peluncuran SUV listrik berkemampuan offroad Chery J6 yang siap mengaspal di Indonesia (22/11). Pertama kali dikenalkan secara resmi pada ajang pameran otomotif terbesar akhir tahun, GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, Chery […]

  • Pabrik Hino Indonesia Stop Produksi Untuk Sementara Waktu

    Tips Cek Aki Mobil Saat #Dirumahaja

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Abimanyu
    • visibility 161
    • 0Komentar

    OTOExpo.com | Tips Cek Aki Mobil Saat #Dirumahaja, mengecek kekuatan aki di Shop&Drive dilakukan dengan alat Battery Tester

  • Sulit Dilewatkan! Promo Berkah Honda Maret, Beli Sekarang Pasti Untung

    Diskon Motor Honda Jelang Lebaran Promo Berkah Honda Maret

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sulit Dilewatkan! Promo Berkah Honda Maret, Beli Sekarang Pasti Untung

  • Harga BBM Non-Subsidi Turun per 1 Mei 2025

    Harga BBM Non-Subsidi Turun per 1 Mei 2025

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Pandito
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pertamina Patra Niaga turunkan harga BBM non-subsidi mulai 1 Mei 2025. Nikmati harga baru untuk Pertamax Series & Dex Series plus promo cashback di MyPertamina!

  • Daihatsu Gran Max Blind Van A/T Resmi Meluncur: Transmisi Otomatis Pertama di Kelas Mobil Niaga

    Daihatsu Gran Max Blind Van A/T Resmi Meluncur: Transmisi Otomatis Pertama di Kelas Mobil Niaga

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Daihatsu Gran Max Blind Van A/T Resmi Meluncur: Transmisi Otomatis Pertama di Kelas Mobil Niaga   OTOExpo.com , Jakarta –  Mobil Niaga Masuk Era “Praktis”. Selama ini, mobil niaga selalu identik dengan transmisi manual. Logis sih: lebih murah, lebih mudah dirawat, dan dianggap lebih tangguh. Tapi, pasar berubah. Dunia logistik sekarang makin padat, sopirnya pun […]

  • Wuling New BinguoEV Hadir dalam Varian Lite dan Pro: Sama Iritnya, Beda Gayanya

    Wuling New BinguoEV Hadir dalam Varian Lite dan Pro: Sama Iritnya, Beda Gayanya

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Wuling New BinguoEV kini hadir dalam dua varian baru: Lite dan Pro. Sama-sama punya jarak tempuh 333 km, tapi beda di fitur interior, tampilan luar, dan kenyamanan. Mana yang cocok buat kamu?

expand_less