Jangan Asal Dongkrak! Ini Titik Dongkrak Mobil yang Aman agar Sasis Tak Rusak
- account_circle Abimanyu
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 15

Titik Dongkrak Mobil yang Aman: Panduan Lengkap Agar Sasis Tidak Rusak
Jangan Asal Dongkrak! Ini Titik Dongkrak Mobil yang Aman agar Sasis Tak Rusak
Kenali titik dongkrak mobil yang aman dan benar agar terhindar dari kerusakan sasis dan bodi saat ganti ban di kondisi darurat.
OTOExpo.com , Jakarta – Dalam dunia otomotif, ada satu kebiasaan sepele yang sering dianggap remeh, padahal risikonya besar: mendongkrak mobil tanpa tahu titik yang benar.
Saat ban bocor di tengah perjalanan atau tekanan angin turun drastis, refleks pertama tentu ingin segera mengganti ban. Namun, tanpa pemahaman titik dongkrak yang aman, niat baik justru bisa berujung sasis penyok, bodi rusak, bahkan mobil tergelincir dari dongkrak.
Mengemudi bukan hanya soal memutar setir dan menekan pedal. Ia juga tentang memahami hal-hal dasar yang jarang dibahas, tetapi krusial, termasuk mengetahui di mana posisi dongkrak yang tepat pada mobil Anda.
Setiap mobil dirancang dengan struktur rangka atau sasis yang memiliki area kuat dan area rentan. Jika dongkrak diletakkan di bagian yang salah—misalnya lantai bodi atau komponen suspensi tertentu, beban mobil bisa menyebabkan deformasi permanen, retak, bahkan merusak geometri roda.
Pabrikan mobil sudah memperhitungkan ini sejak tahap desain. Karena itu, titik dongkrak resmi selalu ditempatkan di area sasis paling kokoh, yang sanggup menopang bobot kendaraan secara aman dan stabil.

Titik Dongkrak Mobil yang Aman: Panduan Lengkap Agar Sasis Tidak Rusak
Secara umum, mayoritas mobil penumpang memiliki empat titik dongkrak utama. Lokasinya mungkin sedikit berbeda antar model, namun pola dasarnya serupa.
Dua titik pertama berada di bagian sasis tepat di belakang roda depan. Biasanya terletak di area bawah, di antara fender depan dan pintu depan. Area ini dirancang untuk menopang beban saat ban depan perlu diganti.
Dua titik lainnya berada di bagian sasis di depan roda belakang, tepat di bawah area antara pintu belakang dan fender belakang. Inilah titik aman saat Anda perlu mengganti ban belakang.
Ciri khas titik dongkrak ini biasanya mudah dikenali. Ada yang berbentuk tonjolan kecil, cekungan memanjang, atau bahkan penanda segitiga di bagian bawah bodi. Desainnya sudah disesuaikan dengan kepala dongkrak bawaan mobil, sehingga bisa “mengunci” dengan pas.
Jika ragu, buku manual mobil adalah referensi paling aman. Di sana biasanya terdapat ilustrasi jelas mengenai lokasi titik dongkrak, lengkap dengan peringatan area yang tidak boleh didongkrak.
Sayangnya, banyak pemilik mobil yang bahkan belum pernah membuka buku manual sejak mobil keluar dari dealer. Padahal, informasi kecil di dalamnya bisa menyelamatkan Anda dari biaya perbaikan yang tidak perlu.
Selain empat titik utama, beberapa mobil juga memiliki titik dongkrak tambahan, seperti di bagian tengah suspensi depan atau belakang, subframe, atau gardan (pada mobil penggerak roda belakang atau 4×4).
Namun perlu dicatat, titik-titik ini tidak selalu direkomendasikan untuk kondisi darurat. Tidak semua mobil dirancang untuk didongkrak dari bagian tersebut, terutama jika hanya menggunakan dongkrak standar bawaan pabrikan.
Titik alternatif ini umumnya digunakan di bengkel dengan dongkrak hidrolik profesional dan permukaan lantai yang benar-benar rata.
Selain mengetahui titik yang tepat, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan. Pastikan mobil berada di permukaan datar dan keras, bukan di tanah miring atau aspal lunak. Aktifkan rem tangan dan, jika memungkinkan, ganjal roda yang tidak diangkat.

Titik Dongkrak Mobil yang Aman: Panduan Lengkap Agar Sasis Tidak Rusak
Posisikan dongkrak tegak lurus dan sejajar dengan titik dongkrak. Angkat mobil secara perlahan dan stabil, tanpa gerakan mendadak. Setelah ban terangkat, jangan memasukkan bagian tubuh ke bawah mobil jika tidak menggunakan penyangga tambahan.
Mengetahui titik dongkrak mobil yang aman mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Kesalahan kecil bisa berujung pada kerusakan sasis, biaya perbaikan mahal, hingga risiko keselamatan.
Dengan memahami lokasi titik dongkrak, membaca buku manual, dan menerapkan prosedur yang benar, Anda tidak hanya melindungi mobil, tetapi juga melindungi diri sendiri di situasi darurat.
Karena dalam dunia otomotif, keselamatan selalu dimulai dari detail kecil yang dilakukan dengan benar.****
- Penulis: Abimanyu

