JAECOO Resmikan Dua Dealer 3S di Jawa Timur
- account_circle Magoh
- calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
- visibility 159
- print Cetak

JAECOO Perluas Jaringan di Jawa Timur, Resmikan Dua Dealer 3S Sekaligus di Surabaya dan Malang
JAECOO Resmikan Dua Dealer 3S di Jawa Timur
JAECOO Perluas Jaringan di Jawa Timur, Resmikan Dua Dealer 3S Sekaligus di Surabaya dan Malang
OTOExpo.com , Surabaya– Langit otomotif Jawa Timur kembali bergemuruh, bukan oleh deru knalpot, tapi oleh langkah elegan dari JAECOO Indonesia.
Merek SUV global asal Tiongkok ini meresmikan dua dealer 3S (Sales, Service, Spare Parts) sekaligus JAECOO Manang Kenjeran di Surabaya dan JAECOO Manang di Malang.
Keduanya berdiri megah di bawah bendera Manang Group, mengusung filosofi layanan berstandar global.
Kehadiran ini bukan sekadar ekspansi jaringan, tapi bagian dari peta besar elektrifikasi yang digerakkan JAECOO di Indonesia.
Di tengah tren mobil hybrid dan EV yang makin panas, langkah ini terasa seperti bisikan lembut namun tegas: “Kami datang untuk bermain serius.”
Siapa di Baliknya (WhMax Zhou, Country Director JAECOO Indonesia, berbicara dengan nada optimis namun tenang khas pemimpin yang tahu persis arah kompas mereknya.
“Pembukaan dua dealer ini bukan hanya strategi bisnis, tapi wujud komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman global bagi pelanggan Indonesia. Surabaya dan Malang adalah jantung otomotif Jawa Timur, dan kami ingin berdetak di sana,” ujar Max Zhou dengan senyum percaya diri.
Sementara Cheliyono, Direktur JAECOO Manang Malang dan Surabaya, menambahkan aroma lokal dalam visi global itu:
“Kami tak sekadar menjual SUV, tapi menjual pengalaman mulai dari desain, kenyamanan, hingga layanan purna jual yang harus membuat pelanggan berkata: ini baru premium.”
Hari Sumpah Pemuda
Upacara peresmian berlangsung 28 Oktober 2025, bertepatan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda seolah ingin menegaskan bahwa inovasi dan keberanian menembus batas juga bagian dari sumpah JAECOO.
Di Surabaya, JAECOO Manang Kenjeran berdiri di Jl. Kenjeran No. 436, menampilkan tiga unit display termasuk J7 SHS dan J8 SHS.
Sementara di Malang, Jl. Letjen S. Parman No. 69 menjadi rumah baru bagi JAECOO Manang Malang, dengan lima unit display SUV elektrifikasi termasuk sang bintang panggung, JAECOO J8 SHS ARDIS.
Surabaya dan Malang
Pasar otomotif Jawa Timur dikenal selektif. Konsumen di Surabaya dan Malang bukan tipe yang mudah tergoda oleh gimmick. Mereka mencari kualitas, efisiensi, dan ketangguhan sesuatu yang diklaim JAECOO hadirkan melalui teknologi Super Hybrid System (SHS).
JAECOO J8 SHS ARDIS bahkan baru saja mencatat rekor MURI sebagai mobil hybrid dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia: 1.660 km dalam satu perjalanan Jakarta–Surabaya–Solo. Sebuah bukti nyata, bukan sekadar angka di brosur.
Di tengah persaingan dengan brand Jepang dan Korea, langkah JAECOO memang terasa ambisius — bahkan sedikit nekat. Namun di balik kenekatan itu, ada kepercayaan diri yang beralasan: SUV ini bukan hanya gaya, tapi substansi.
Modern Luxury Experience
Setiap dealer dibangun dengan pendekatan “modern luxury experience.”
Di Kenjeran, ada lima stall service yang mampu menangani enam kendaraan per hari, lengkap dengan charging station dan layanan Free Pick Up Service.

JAECOO Perluas Jaringan di Jawa Timur, Resmikan Dua Dealer 3S Sekaligus di Surabaya dan Malang
Sementara di Malang, fasilitasnya mencakup tiga service bay, Free Roadside Assistance 24 jam, serta ruang tunggu bernuansa lounge hotel butik.
Menariknya, JAECOO juga menyiapkan layanan digital interaktif, di mana calon pembeli dapat menjelajahi fitur SUV secara virtual sebelum melakukan test drive. Langkah ini terasa futuristik bahkan lebih cepat dari kebanyakan merek mainstream.
Soal harga, JAECOO J7 SHS dikabarkan berada di kisaran Rp 600–700 jutaan, sementara sang flagship J8 SHS ARDIS bermain di rentang Rp 850 jutaan hingga Rp 1 miliar, tergantung varian dan konfigurasi.
Harga yang memang tak murah, tapi cukup sepadan dengan kemewahan desain, sistem AWD pintar, dan efisiensi bahan bakar yang disebut mencapai 20 km/liter dalam mode hybrid.
Meski langkah JAECOO ini patut diapresiasi, pasar Indonesia terkenal keras dan sabar menunggu pembuktian. Membangun dua dealer di Jawa Timur memang langkah berani, tapi menjaga konsistensi layanan 3S adalah pekerjaan maraton, bukan sprint.
Satu hal yang perlu dipantau adalah ketersediaan suku cadang dan kapasitas aftersales, yang kerap menjadi titik lemah bagi merek pendatang baru. Jika JAECOO berhasil menjaga standar global itu, maka ia tak sekadar “pendatang”, tapi calon pemain utama di segmen SUV hybrid.
Dengan 12 dealer aktif dan target 30 dealer hingga akhir 2025, JAECOO sedang menulis kisah ekspansi paling cepat di kelasnya.
Dua dealer baru di Jawa Timur ini ibarat dua mercusuar kecil di lautan besar elektrifikasi otomotif Indonesia.
Cahayanya belum terlalu terang, tapi cukup kuat untuk menunjukkan arah baru ke masa depan yang lebih efisien, lebih cerdas, dan lebih berjiwa petualang.
Karena pada akhirnya, JAECOO bukan sekadar nama baru. Ia datang membawa filosofi:
“SUV bukan hanya kendaraan, tapi cara kita menaklukkan perjalanan dengan gaya, tenang, dan penuh makna.”
- Penulis: Magoh
- Editor: Dimas Lombardi
