Isuzu Traga Setir Kiri Produksi Indonesia Ekspor Perdana Ke Filipina
- account_circle Magoh
- calendar_month Jumat, 13 Des 2019
- visibility 171
- print Cetak

Isuzu Traga Setir Kiri Produksi Indonesia Ekspor Perdana Ke Filipina
Isuzu Traga Ekspor Perdana ke Filipina | Pikap Produksi Indonesia Mendunia
OTOExpo.com – Menjelang penutupan tahun 2019, Isuzu Indonesia menorehkan catatan penting dalam peta industri otomotif nasional. Melalui ekspor perdana Isuzu Traga setir kiri ke Filipina, pabrikan kendaraan niaga ini menegaskan bahwa produk buatan Indonesia telah siap bersaing di pasar internasional.
Ekspor perdana tersebut bukan sekadar pengiriman unit ke luar negeri, melainkan simbol kepercayaan global terhadap kapabilitas manufaktur Indonesia, khususnya di segmen kendaraan komersial.
Momen bersejarah ini ditandai dengan seremoni pelepasan ekspor yang berlangsung di pabrik perakitan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Kamis (12/12/2019). Yang istimewa, acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Sebanyak 120 unit Isuzu Traga menjadi batch awal yang dikirim menuju Filipina, membuka gerbang ekspor bagi pikap medium andalan Isuzu tersebut.
“Mengapa saya mau datang ke PT Isuzu ini? Karena ada ekspor perdana Isuzu Traga pagi hari ini,” ujar Presiden Joko Widodo dalam sambutannya.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap ekspansi ekspor kendaraan bermotor buatan dalam negeri.
Ekspor Isuzu Traga ke Filipina hanyalah permulaan. Pemerintah dan prinsipal melihat potensi jauh lebih besar ke depan. Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi mengungkapkan rencana ekspansi yang jauh melampaui kawasan Asia Tenggara.
“Tadi disampaikan oleh Bapak Prijono, Pak, tahun ini hanya satu negara. Tapi dalam tiga tahun ke depan akan masuk ke 20 negara, baik di Afrika, Asia Timur, maupun Timur Tengah. Ini yang diharapkan oleh pemerintah,” kata Jokowi.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan niaga di kawasan regional hingga global.

Dipilihnya Filipina sebagai negara tujuan ekspor perdana bukan tanpa alasan. Pasar kendaraan pikap medium di negara tersebut dinilai sangat potensial. Sepanjang 2018 saja, Filipina mencatatkan penjualan sekitar 8.000 unit pikap medium, dengan tren pertumbuhan yang diproyeksikan terus meningkat pada 2020.
Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiharto, mengungkapkan bahwa ekspor ke Filipina telah dirancang sebagai bagian dari strategi jangka menengah.
“Ekspor hari ini awalnya akan diluncurkan ke Filipina pada 2020 sebanyak 6.000 unit. Ini langkah awal karena menurut studi IAMI, kami mampu menjangkau lebih dari 20 negara,” jelas Prijono.
Target ekspor tersebut menunjukkan skala ambisi Isuzu Indonesia dalam menjadikan Traga sebagai produk global.
Menariknya, karakter penggunaan Isuzu Traga di Filipina berbeda dengan di Indonesia. Jika di Tanah Air Traga identik sebagai kendaraan niaga pengangkut barang, di Filipina model ini justru banyak dimanfaatkan sebagai transportasi umum penumpang.
Vice President PT IAMI, Keiji Takeda, menjelaskan bahwa fleksibilitas desain Traga menjadi alasan utama.
“Kalau di Filipina, Isuzu Traga digunakan sebagai sarana transportasi orang. Bisa menjadi pengganti bus transportasi,” ungkap Takeda.
Fungsi ini memperlihatkan bahwa Traga bukan hanya tangguh sebagai kendaraan niaga, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai negara.
Isuzu Traga yang diekspor ke Filipina merupakan versi setir kiri, dirancang khusus untuk memenuhi regulasi dan karakteristik pasar tujuan. Kendaraan ini diproduksi sepenuhnya di Indonesia, sekaligus memperkuat nilai tambah industri lokal.
Dari sisi ekonomi, ekspor perdana ini memiliki dampak signifikan. PT IAMI menargetkan ekspor hingga 6.000 unit Isuzu Traga sampai akhir 2020, dengan potensi devisa mencapai 66 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 926,6 miliar per tahun.
Lebih dari sekadar angka penjualan, ekspor Isuzu Traga menjadi tonggak penting transformasi industri otomotif nasional. Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, melainkan pemain aktif dalam rantai pasok global kendaraan komersial.
Dengan kualitas produksi yang konsisten, dukungan pemerintah, serta jaringan Astra dan Isuzu yang kuat, Isuzu Traga kini menjelma sebagai duta industri otomotif Indonesia di kancah internasional.
Langkah ini menegaskan satu pesan: produk buatan Indonesia bukan hanya siap jalan di dalam negeri, tetapi juga layak melaju di panggung dunia.****
- Penulis: Magoh
- Editor: Dimas Lombardi
