News
light
Beranda » Tips » Hankook Tire Ungkap Titik Lelah dan 4 Jurus Aman untuk Sopir Truk Jarak Jauh

Hankook Tire Ungkap Titik Lelah dan 4 Jurus Aman untuk Sopir Truk Jarak Jauh

  • account_circle dennis
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 105

Hankook Tire Ungkap Titik Lelah dan 4 Jurus Aman untuk Sopir Truk Jarak Jauh

Waspadai Titik Lelah di Tol Trans Jawa, Hankook Tire Bagikan 4 Tips Aman Berkendara untuk Pengemudi Truk Jarak Jauh

 

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Libur akhir tahun selalu membawa dua wajah. Di satu sisi, ia adalah momen kebahagiaan dan pergerakan masif masyarakat. Di sisi lain, jalan tol berubah menjadi medan uji ketahanan bagi kendaraan dan manusia di balik kemudi.

Di antara seluruh ruas tol nasional, Tol Trans Jawa yang membentang dari Merak hingga Probolinggo kembali menjadi sorotan. Jalur ini tak hanya menjadi tulang punggung logistik dan mobilitas saat Natal dan Tahun Baru, tetapi juga tercatat sebagai koridor dengan tingkat kecelakaan kendaraan niaga tertinggi.

Data musim liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan: lebih dari separuh kecelakaan tol nasional terjadi di Trans Jawa. Mayoritas dipicu oleh faktor pengemudi, sementara kondisi kendaraan berkontribusi sekitar 22 persen angka yang cukup besar untuk diabaikan.

Jalur panjang, lurus, dan minim variasi visual menjadi kombinasi berbahaya bagi pengemudi truk jarak jauh. Di malam hari, risiko microsleep mengintai tanpa aba-aba.

Ahmad Juweni, National Sales Manager Truck and Bus Radial (TBR) Hankook Tire, menegaskan bahwa kecelakaan tol nyaris selalu dipicu oleh kombinasi faktor.

“Penyebab kecelakaan di jalan tol umumnya bersumber dari tiga hal utama: kondisi pengemudi, kondisi kendaraan, dan kondisi jalan. Human error memang berperan besar, tapi kondisi kendaraan yang tidak optimal juga bisa memperburuk dampak kesalahan pengemudi, terutama saat melaju dengan muatan berat dan kecepatan tinggi,” jelasnya.

Berangkat dari realitas tersebut, Hankook Tire, sebagai produsen ban global membagikan panduan praktis yang relevan, aplikatif, dan sangat teknis bagi para sopir truk yang akan melintasi Trans Jawa selama periode padat Nataru.

4 Tips Aman Berkendara Truk Jarak Jauh ala Hankook Tire

1. Pemeriksaan Kendaraan Bukan Formalitas

Perjalanan panjang menuntut kesiapan total. Tekanan angin ban wajib mengikuti rekomendasi pabrikan yang tertera di dinding ban. Pada truk, tekanan angin sangat bergantung pada:

  • Jenis ban

  • Berat kendaraan

  • Beban muatan aktual

Muatan berlebih tanpa penyesuaian tekanan angin akan memicu panas berlebih, yang berujung pada kerusakan struktural ban. Selain itu, sistem pengereman wajib dicek secara detail. Rem aus biasanya ditandai suara berdecit, pedal terasa lebih dalam, atau jarak pengereman yang memanjang.

Lampu dan wiper pun tak boleh luput dua komponen krusial untuk visibilitas malam dan hujan.

2. Kuasai Teknik Berkendara di Kontur Menurun

Ruas seperti Semarang–Solo memiliki karakter naik-turun yang menuntut teknik berkendara matang. Engine brake menjadi sahabat terbaik untuk menjaga laju tanpa membebani rem utama.

Hindari pengereman mendadak yang dapat memicu rem fading. Truk bermuatan berat membutuhkan jarak berhenti lebih panjang—itulah sebabnya menjaga jarak aman dan menghindari perpindahan jalur mendadak adalah keharusan, bukan pilihan.

3. Kenali Titik Lelah Sebelum Tubuh Menyerah

Beberapa titik di Trans Jawa telah dikenal sebagai zona rawan kelelahan, di antaranya:

  • KM 360–370

  • KM 429

  • KM 570

Ruas ini panjang, lurus, dan monoton kondisi ideal bagi rasa kantuk datang perlahan. Disarankan pengemudi berhenti setiap empat jam sekali dengan waktu istirahat sekitar 30 menit.

Jika mata mulai berat atau fokus menurun, jangan berkompromi. Kurangi kecepatan dan masuk rest area terdekat. Tidur singkat, mencuci muka, atau sekadar peregangan bisa menjadi pembeda antara perjalanan aman dan insiden fatal.

4. Ban yang Tepat adalah Fondasi Keselamatan

Ban bukan sekadar komponen ia adalah satu-satunya titik kontak kendaraan dengan aspal. Pastikan load index sesuai dengan beban maksimal yang diangkut.

Sesuaikan pula pola tapak dengan medan:

  • Rib untuk on-road

  • Rib-lug untuk jalur campuran

  • Lug untuk off-road

Hankook Tire Bagikan Rekomendasi bagi Perusahaan Ekspedisi Darat untuk Tingkatkan Keandalan Pengiriman

Hankook Tire Bagikan Rekomendasi bagi Perusahaan Ekspedisi Darat untuk Tingkatkan Keandalan Pengiriman

Pilihan ban yang salah akan mengorbankan stabilitas, traksi, dan jarak pengereman tiga faktor vital di jalan tol.

“Ban menjadi salah satu komponen paling krusial karena berperan langsung menjaga traksi, stabilitas, dan jarak pengereman kendaraan,” tambah Ahmad.

Untuk kebutuhan tersebut, Hankook menghadirkan ban niaga seperti Hankook AH30 dan SmartFlex AH31.

  • AH30 memiliki tapak lebar untuk stabilitas dan umur pakai panjang, serta tiga alur zig-zag yang meningkatkan traksi dan performa pengereman.

  • SmartFlex AH31 dirancang sebagai ban all-season dengan blok tapak kokoh, kontak jalan maksimal, dan risiko aquaplaning yang lebih rendah di kondisi basah.

Melalui jaringan distributor resminya, Hankook juga menyediakan konsultasi dan panduan perawatan ban, membantu pengemudi menjaga performa kendaraan tetap optimal di setiap perjalanan.

Di tengah lonjakan mobilitas Natal dan Tahun Baru, keselamatan bukan hanya soal kehati-hatian tetapi persiapan menyeluruh. Mengenali titik lelah, menjaga kondisi fisik, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima adalah kunci agar setiap perjalanan jarak jauh berakhir dengan selamat.

Karena di jalan tol, yang paling penting bukan seberapa cepat sampai, tapi seberapa aman tiba.***

  • Penulis: dennis
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

expand_less