Liburan Akhir Tahun Anti Boncos! Ini 5 Tips Road Trip Mobil Hybrid ala Hankook yang Bikin Irit tapi Tetap Nikmat
- account_circle dennis
- calendar_month Sen, 15 Des 2025
- visibility 78

Liburan Akhir Tahun Anti Boncos, Hankook Bagikan 5 Tips Road Trip dengan Mobil Hybrid
Liburan Akhir Tahun Anti Boncos! Ini 5 Tips Road Trip Mobil Hybrid ala Hankook yang Bikin Irit tapi Tetap Nikmat
Liburan Akhir Tahun Anti Boncos, Hankook Bagikan 5 Tips Road Trip dengan Mobil Hybrid
OTOExpo.com , Jakarta – Liburan akhir tahun selalu punya cara sendiri untuk menguji kesiapan dompet. Jalan panjang, lalu lintas padat, dan konsumsi bahan bakar yang perlahan menggerogoti anggaran kerap menjadi cerita klasik. Namun, di tengah perubahan lanskap otomotif nasional, mobil hybrid hadir sebagai jawaban yang lebih rasional efisien, adaptif, dan tetap menyenangkan untuk perjalanan jauh.
Popularitas mobil hybrid di Indonesia kian menanjak. Data Gaikindo mencatat lonjakan penjualan mobil hybrid hingga 7.511% dalam lima tahun terakhir, sebuah angka yang mencerminkan perubahan pola pikir konsumen. Hybrid tak lagi sekadar teknologi peralihan, melainkan mitra perjalanan yang masuk akal untuk rutinitas harian hingga road trip lintas kota.
Melihat tren tersebut, Hankook Tire membagikan lima tips penting agar road trip dengan mobil hybrid tetap hemat, nyaman, dan bebas drama, alias anti boncos.
Sebelum memutar kunci kontak dan mengatur playlist perjalanan, penting memahami karakter kendaraan yang digunakan.
-
Mild Hybrid Electric Vehicle (MHEV)
Mengandalkan motor listrik kecil untuk membantu mesin bensin. Efisien di rute panjang dan stabil untuk perjalanan antar kota. -
Hybrid Electric Vehicle (HEV)
Dilengkapi sistem pengereman regeneratif yang mengisi baterai otomatis. Cocok untuk kombinasi tol, jalan nasional, dan lalu lintas padat. -
Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
Memiliki baterai besar yang bisa diisi daya. Ideal digunakan dalam mode listrik di dalam kota, lalu beralih ke mesin bensin saat keluar kota.
“Mobil hybrid semakin populer karena mampu memadukan tenaga listrik dan bensin untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar dan performa optimal, terutama saat perjalanan jarak jauh,” ujar Apriyanto Yuwono, National Sales Manager Passenger Car Radial (PCR), Hankook Tire Sales Indonesia.
1. Periksa Mobil Secara Menyeluruh Sebelum Berangkat
Road trip adalah ujian ketahanan. Pada mobil hybrid, sistem pendinginan menjadi titik krusial—bukan hanya untuk mesin, tetapi juga baterai. Pastikan:
-
Tidak ada kebocoran pada radiator dan selang pendingin
-
Cairan coolant diganti setiap ±40.000 km
-
Sistem pendinginan baterai dalam kondisi optimal
-
Konektor inverter bebas karat dan isolasi kabel aman
Suhu mesin ideal berada di kisaran 80–100°C, angka yang menjaga performa tetap stabil dan efisiensi sistem hybrid maksimal.
2. Jaga Kecepatan Stabil, Bukan Tergesa
Mobil hybrid menyukai ritme yang tenang. Akselerasi agresif hanya membuat sistem bekerja lebih keras dan konsumsi energi meningkat. Manfaatkan:
-
Cruise control di jalan tol saat lalu lintas lancar
-
Akselerasi bertahap untuk menjaga kerja motor listrik dan mesin tetap seimbang
Namun, hindari cruise control di kondisi hujan deras, jalan menanjak, atau lalu lintas padat. Kendali penuh tetap menjadi prioritas keselamatan.
3. Jangan Terlalu Sering Pindah ke Posisi Netral
Kebiasaan memindahkan perseneling ke posisi netral saat meluncur ternyata bisa merugikan mobil hybrid. Alasannya sederhana: pengereman regeneratif tidak bekerja saat netral.
Biarkan mobil tetap di posisi Drive dan gunakan rem secara halus. Dengan begitu, energi yang biasanya terbuang akan kembali mengisi baterai kecil, tapi signifikan dalam perjalanan panjang.
4. Manfaatkan EV Mode Saat di Dalam Kota
Banyak mobil hybrid modern, terutama PHEV, dilengkapi EV Mode. Mode ini memungkinkan mobil berjalan murni menggunakan motor listrik. Gunakan EV Mode saat:
-
Melintasi kota atau kawasan padat
-
Kecepatan rendah dan stop-and-go
Pastikan baterai memiliki kapasitas minimal 40% agar mode ini bekerja optimal. Selain lebih irit, pengalaman berkendara juga terasa lebih senyap dan halus.
5. Pilih Ban dengan Hambatan Gulir Rendah
Ban sering luput dari perhatian, padahal berkontribusi besar pada efisiensi kendaraan. Hambatan gulir ban dapat menyumbang hingga 23% dari total konsumsi bahan bakar.
Hankook merekomendasikan ban dengan rolling resistance rendah, tekanan sesuai spesifikasi pabrikan, dan alur ban yang sehat terutama menjelang musim hujan.
“Pemilihan ban sesuai spesifikasi kendaraan sangat memengaruhi kenyamanan berkendara sekaligus efisiensi bahan bakar,” jelas Apriyanto.
Untuk perjalanan jarak jauh, Hankook menghadirkan beberapa opsi ban unggulan:
Hankook iON Evo AS
Dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan hybrid, ban ini:
-
Meningkatkan kekakuan lateral hingga 25%
-
Cornering stiffness naik 20% dibanding ban ICE
-
Hambatan gulir lebih rendah untuk jarak tempuh lebih jauh
Hankook Ventus S1 Evo3
Pilihan ideal bagi pengemudi yang menginginkan keseimbangan performa dan keamanan:
-
Pola alur luar mencegah hydroplaning
-
Stabil di jalan basah dan kering
-
Abrasi lebih merata untuk usia pakai lebih panjang
Road trip akhir tahun dengan mobil hybrid bukan soal menahan diri, melainkan mengatur strategi. Dengan pemahaman teknis yang tepat, gaya berkendara yang halus, dan dukungan ban yang sesuai, perjalanan jauh bisa tetap hemat tanpa mengurangi kenyamanan.
Melalui edukasi seperti ini, Hankook menegaskan komitmennya menghadirkan solusi ban yang relevan dengan kendaraan modern dari hybrid hingga EV, serta mendampingi konsumen Indonesia menikmati perjalanan yang lebih efisien, aman, dan menyenangkan.
Karena liburan seharusnya meninggalkan kenangan, bukan tagihan.****
- Penulis: dennis
- Editor: RM.Dimas Wirawan

