Hankook Tire Catat Pendapatan Fantastis KRW 5,37 Triliun di Kuartal II 2025
- account_circle dimas
- calendar_month Kam, 21 Agu 2025
- visibility 110

Hankook Tire Catat Pendapatan Fantastis KRW 5,37 Triliun di Kuartal II 2025
OTOExpo.com , Jakarta – Kabar segar datang dari Hankook Tire & Technology, produsen ban global asal Korea Selatan, yang baru saja merilis laporan keuangan kuartal kedua tahun 2025.
Perusahaan ini sukses mengantongi pendapatan gabungan sebesar KRW 5,3696 triliun dengan laba operasional KRW 353,6 miliar.
Angka tersebut menunjukkan daya saing Hankook yang makin solid, terlebih setelah perusahaan ini memasukkan kinerja Hanon Systems ke dalam laporan keuangan gabungan sejak awal tahun.
Walau ada beban tambahan dari Purchase Price Allocation (PPA), Hankook masih mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah fluktuasi ekonomi global.
Ban High-Inch & EV Jadi Motor Penggerak Utama
Kalau ditelisik lebih dalam, sektor ban tetap jadi mesin penggerak utama Hankook. Penjualan ban tercatat KRW 2,5114 triliun, naik 8,4% year-on-year.

Faktor kuncinya ada dua:
- Ban high-inch (≥18 inci) – kini menyumbang 47,2% dari total penjualan ban mobil penumpang dan truk ringan (PCLT).
- Ban original equipment (OE) untuk kendaraan listrik (EV) – kontribusinya mencapai 24%, naik signifikan 7 poin persentase dibanding tahun lalu.
Dengan tren global yang semakin condong ke mobil listrik dan SUV berukuran besar, strategi Hankook ini jelas tepat sasaran.
Tantangan: Biaya Bahan Baku & Logistik
Meski revenue meningkat, laba operasional sektor ban turun 17,5% menjadi KRW 346,4 miliar. Penyebabnya?
- Lonjakan harga bahan baku karet
- Biaya logistik global yang semakin mahal
- Tarif suku cadang otomotif di pasar Amerika
Namun, penurunan ini tidak menggoyahkan posisi Hankook sebagai pemain besar di industri ban, karena mereka terus mengimbangi dengan produk bernilai tambah tinggi seperti ban EV premium.
Hanon Systems Jadi Kekuatan Baru
Tak kalah menarik, unit bisnis manajemen termal yakni Hanon Systems ikut menyumbang pundi-pundi. Di Q2 2025, perusahaan ini mencatat pendapatan KRW 2,8581 triliun, naik 11,7% year-on-year.
Walau laba operasional Hanon sempat terkoreksi 10,2% menjadi KRW 64,3 miliar, secara kuartalan justru melonjak 205,1%.
Lonjakan ini datang dari peningkatan efisiensi dan strategi integrasi yang berjalan mulus.
Perluas Jejak di Pasar Ban Premium & EV
Salah satu highlight dari laporan ini adalah ekspansi Hankook di segmen ban original equipment (OE) untuk mobil listrik. Beberapa model terbaru yang sudah pakai ban Hankook di antaranya:
- Lucid Gravity (SUV listrik premium asal AS)
- Kia EV4 (sedan listrik pertama Kia)
- Kia Tasman (pickup listrik terbaru)
Secara keseluruhan, Hankook kini memasok ban untuk 50 brand otomotif global dengan lebih dari 280 model kendaraan.
Beberapa nama besar yang sudah jadi pelanggan setia termasuk Porsche, BMW, hingga Mercedes-Benz.
Ban iON: Bukti Inovasi untuk EV
Kalau bicara inovasi, Hankook patut berbangga dengan iON, ban khusus EV pertama di dunia.
Produk ini bahkan meraih peringkat No. 1 dalam uji komparasi majalah otomotif Jerman, Auto Bild.
Prestasi ini sekaligus menegaskan dominasi Hankook dalam menghadirkan ban khusus EV yang mengutamakan daya cengkram, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara.
Kiprah di Ajang Motorsport Global
Selain ban untuk pasar massal, Hankook juga konsisten memperkuat brand lewat ajang motorsport. Mereka jadi pemasok resmi di lebih dari 70 event balap dunia, termasuk:
- FIA World Rally Championship (WRC)
- ABB FIA Formula E
- Lamborghini Super Trofeo
Partisipasi ini bukan cuma soal branding, tapi juga laboratorium berjalan untuk menguji ban ultra-high-performance (UHP) dalam kondisi ekstrem.
Strategi ke Depan
Melihat tren industri otomotif yang makin elektrifikasi, Hankook jelas punya positioning yang kuat. Kombinasi ban high-inch untuk SUV besar dan ban EV premium akan jadi mesin pertumbuhan utama.
Ditambah lagi dengan integrasi Hanon Systems, Hankook siap menguasai dua sektor vital: ban & sistem manajemen termal kendaraan listrik.
Dengan strategi ini, Hankook tidak sekadar mengikuti arus, tapi justru menjadi salah satu pionir dalam transformasi industri ban global menuju era elektrifikasi.
Laporan keuangan Q2 2025 membuktikan bahwa Hankook Tire & Technology bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang pesat di tengah tantangan global.
Pendapatan KRW 5,37 triliun dengan kontribusi signifikan dari ban high-inch & EV menegaskan posisi Hankook sebagai salah satu pemain utama di industri ban dunia.
Inovasi produk seperti ban iON untuk EV, ekspansi kemitraan OE dengan brand otomotif besar, dan kiprah di arena motorsport global membuat Hankook semakin percaya diri melaju di jalur pertumbuhan.***
.
.
- Penulis: dimas

