Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » GWM ORA 03 Resmi Hadir di Indonesia: Mobil Listrik Gaya Retro-Futuristik

GWM ORA 03 Resmi Hadir di Indonesia: Mobil Listrik Gaya Retro-Futuristik

  • account_circle dimas
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GWM ORA 03 Resmi Hadir di Indonesia: Mobil Listrik Gaya Retro-Futuristik

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Pasar mobil listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang cukup mencuri perhatian  GWM ORA 03.

Mobil ini resmi diluncurkan pada 26 Juni 2025, dan hadir dengan konsep desain retro-futuristik yang katanya jadi simbol gaya hidup modern sekaligus mobilitas ramah lingkungan.

Tapi di tengah ramainya kompetitor dari brand Jepang, Korea, sampai Vietnam, pertanyaan besar pun muncul: apakah ORA 03 cukup punya “tenaga” buat menantang dominasi pemain lama, atau hanya menang di tampilan luar saja?

GWM ORA 03 Resmi Hadir di Indonesia: Mobil Listrik Gaya Retro-Futuristik

Colin Christie, Regional Director of Strategy & Transformation APAC, Inchcape, mengungkapkan, “GWM ORA telah menjadi salah satu brand kendaraan listrik paling diperbincangkan secara global, dan kami yakin Indonesia adalah pasar berikutnya yang tepat untuk melanjutkan kisah sukses ini.”

“Inchcape sangat antusias menjadi bagian dari perjalanan ini dan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk global terbaik GWM bagi konsumen Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan industri otomotif di Tanah Air.” ujarnya.

Sementara itu, Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director, GWM Indonesia mengatakan,

“Kehadiran GWM ORA 03 tidak hanya menawarkan solusi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan, tetapi juga gaya hidup modern yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan semangat Style in Every Move, yang merayakan ekspresi diri melalui desain ikonik dan teknologi canggih dalam setiap perjalanan,” ujar Martina.

Pertama Lihat, Langsung Naksir

Desain jadi daya tarik utama ORA 03. Gaya retro dengan siluet membulat, lampu depan model “cat’s eye”, sampai velg alloy 18 inci (yes, bukan wheel cover biasa) bikin mobil ini tampil beda.

Kalau kamu bosan lihat desain mobil listrik yang itu-itu aja, ORA 03 jelas menawarkan penyegaran visual.

Tapi jujur aja, desainnya juga nggak bakal cocok buat semua orang. Sebagian mungkin merasa tampilannya terlalu “imut” atau malah terlalu nyentrik.

Jadi bisa dibilang, mobil ini memang mengincar segmen yang ingin tampil beda  bukan yang cari desain konservatif.

Untungnya, pilihan warna two-tone dengan kombinasi interior matching bikin mobil ini terasa personal. Jadi kalau kamu peduli sama gaya (dan Instagram feed), ORA 03 bisa jadi mainan baru yang menarik.

Interior: Nyaman, Tapi Terasa Familiar

Masuk ke kabin, nuansa retro-modern langsung terasa. Ada sentuhan soft-touch di dashboard, jok berpola garis retro, dan layar mengambang untuk sistem hiburan.

Rotary gear, wireless charger, dan AC horizontal memperkuat kesan rapi dan bersih.

Tapi buat kamu yang sudah pernah nyetir EV lain, tampilannya sebenarnya nggak terlalu revolusioner. Banyak fitur yang sudah jadi standar di segmen ini, seperti digital instrument cluster, head unit besar, dan layout minimalis.

Nilai plus? ORA 03 punya panoramic sunroof, fitur yang jarang ada di hatchback listrik harga Rp300 jutaan. Ini bikin kabin terasa lebih lega dan berkelas.

Mode Berkendara Lengkap, Tapi Perlu Dicoba Dulu

GWM ORA 03 punya 5 mode berkendara: Sport, Eco+, Eco, Normal, dan Auto. Banyak banget, bahkan lebih banyak dari beberapa mobil bensin di kelasnya.

Tapi perlu diingat, sampai sekarang belum banyak ulasan jalan dari pengguna Indonesia. Mode boleh banyak, tapi kalau performa baterai dan tenaga biasa aja, ya tetap aja sekadar gimmick.

Kita tunggu uji jalan resminya sebelum memuji terlalu jauh.

Teknologi ADAS: Banyak Fitur, Tapi Apakah Terlalu Ambisius?

Salah satu jualan utama ORA 03 adalah teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang katanya paling lengkap di kelasnya. Ada 15 fitur termasuk:

  • Autonomous Emergency Braking (AEB)
  • Lane Keeping Assist
  • Adaptive Cruise Control
  • 360° Camera
  • Traffic Jam Assist
  • Low Speed Emergency Brake

Kalau semua ini bekerja dengan mulus, GWM ORA 03 bisa jadi mobil harian yang sangat menyenangkan dan aman.

Tapi fitur-fitur ini biasanya tergantung kalibrasi dan kualitas sensor  dan di Indonesia yang jalannya kadang penuh kejutan, belum tentu semua ADAS bisa diandalkan.

Keamanan & Pengujian: Klaimnya Meyakinkan

Rating 5-bintang dari EURO NCAP dan rangka baja high-strength 65% jadi andalan GWM untuk menjawab keraguan konsumen soal keamanan mobil listrik asal Tiongkok.

Ditambah 6 airbag dan sistem E-call, klaim keamanannya terbilang solid.

Mereka juga mengklaim sudah menguji mobil ini di suhu ekstrem, kelembapan tinggi, dan tekanan udara ekstrim. Ini langkah bagus  tapi tetap, bukti nyata biasanya baru datang setelah setahun dipakai konsumen Indonesia.

Harga dan Value: Menarik, Tapi Bukan Tanpa Catatan

Dengan harga Rp 379 juta OTR Jakarta, GWM ORA 03 termasuk kompetitif di tengah harga EV yang makin meroket. Bonus wall charger gratis plus fitur Power Back Door (syarat & ketentuan berlaku) jadi nilai tambah.

Garansi pun cukup agresif:

  • Baterai EV 8 tahun / 200.000 km
  • Garansi umum 7 tahun / 200.000 km
  • Gratis servis 3 tahun / 30.000 km

Tapi tetap, konsumen Indonesia makin cerdas. Mereka tak cuma melihat harga, tapi juga after-sales, keandalan jangka panjang, dan nilai jual kembali.

Di sinilah GWM harus benar-benar membuktikan diri, bukan cuma tampil keren saat launching.

ORA 03 Memikat, Tapi Perjalanan GWM Baru Dimulai

GWM ORA 03 jelas bukan mobil listrik yang main-main. Desain unik, fitur ADAS lengkap, dan harga yang cukup bersahabat menjadikannya salah satu EV yang layak dilirik.

Tapi bukan berarti semuanya sempurna. GWM masih harus membuktikan bahwa mereka bisa membangun kepercayaan jangka panjang, menyediakan suku cadang, layanan purna jual, dan menjaga nilai jual produk mereka.

Dengan janji produksi lokal tahun depan di Wanaherang, GWM terlihat serius. Tapi pertanyaannya tetap sama: apakah ORA 03 akan jadi awal dominasi GWM di Indonesia, atau hanya sekadar tren sesaat?

Waktu (dan testimoni konsumen) yang akan menjawabnya.****

.

.

.

.

  • Penulis: dimas

Baca Juga

expand_less