Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » GWM ORA 03 Rakitan Indonesia Hasil Produksi Perdana Inchcape Yang Bikin Kaget

GWM ORA 03 Rakitan Indonesia Hasil Produksi Perdana Inchcape Yang Bikin Kaget

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

GWM ORA 03 Rakitan Indonesia Hasil Produksi Perdana Inchcape Yang Bikin Kaget

Produksi Perdana Mobil Listrik ORA 03 di Fasilitas Manufaktur Inchcape Indonesia

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Jakarta pagi itu terasa berbeda. Di balik dinding baja dan kaca fasilitas manufaktur Inchcape GWM Indonesia, sebuah babak baru kendaraan listrik Tanah Air mulai berdenyut. ORA 03, mobil listrik bergaya retro-modern yang sebelumnya hanya melintas di media sosial dan area pamer, kini resmi diproduksi di Indonesia, lengkap dengan sentuhan lokal yang memperkuat identitasnya.

Momen ini bukan sekadar peluncuran atau seremoni peresmian. Ini adalah sinyal bahwa industri otomotif nasional benar-benar bergerak menuju masa depan elektrifikasi yang lebih matang, terukur, dan berdaya saing global.

Inchcape Tidak Sekadar Membuka Pabrik

Phil Jenkins, CEO APAC Inchcape, mengungkapkan kalimat yang terasa seperti deklarasi masa depan:

“Indonesia adalah pilar utama strategi kami di Asia Pasifik. Dengan kapabilitas dan ambisinya, kami yakin Indonesia siap menjadi rumah bagi mobilitas generasi berikutnya.” katanya.

Bukan sekadar pujian manis. Produksi ORA 03 di Indonesia menandakan tiga hal penting:

  1. Kepercayaan global terhadap kemampuan manufaktur lokal.

  2. Integrasi ekosistem EV yang semakin matang.

  3. Langkah serius Inchcape dan GWM mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Di balik proses perakitannya, pabrik ini mengusung standar global GWM, lengkap dengan quality testing berteknologi tinggi yang menjamin setiap unit tidak hanya sekadar lolos, tetapi memenuhi benchmark internasional.

TKDN > 40%

Dalam industri otomotif, angka TKDN bukan sekadar statistik. Ia adalah bukti bahwa rantai pasok sedang tumbuh, tenaga kerja diberdayakan, dan ekonomi lokal digerakkan. ORA 03 sudah mengantongi TKDN lebih dari 40%, menyalip banyak pemain EV lain yang masih mengandalkan impor penuh. Ini berarti:

  • Suku cadang dan komponen lokal mulai dipakai secara signifikan.

  • Potensi harga lebih kompetitif di masa depan sangat terbuka.

  • Ekosistem industri EV nasional semakin solid.

Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia, menegaskan:

“Produksi lokal ORA 03 adalah bukti nyata bahwa Indonesia punya potensi besar. Kami ingin konsumen merasakan standar global tanpa harus membayar harga global.” ujarnya.

Perpaduan Retro, Smart Tech, dan Premium Touch

Mobil ini tidak hanya dijual sebagai EV ramah lingkungan. ORA 03 membawa estetika yang sulit ditemukan di rivalnya gaya neo-retro Eropa yang mengingatkan pada mobil ikonik, tetapi dengan DNA full elektrik.

1. Interior Premium yang Serius Nyaman

ORA 03 tidak setengah-setengah dalam urusan kenyamanan kabin. Material soft touch membungkus hampir seluruh interior, terasa cozy namun tetap modern. Pilihan warna kabin pun cukup elegan:

  • Green with Grey

  • Beige with Brown

  • Black Interior

Setiap opsi memberi karakter berbeda, dari playful hingga executive look.

2. Velg Alloy 18 Inci

Sebagian pabrikan EV kompak memilih velg kecil demi efisiensi. Namun ORA 03 percaya bahwa gaya tetap penting, menghadirkan velg 18 inci yang membuat siluetnya tampak kokoh dan premium.

3. Panoramic Sunroof

Ruang kabin terasa lebih lega. Cocok untuk mereka yang menginginkan pengalaman berkendara yang airy dan menyenangkan.

4. Mode e-Pedal

Teknologi ini memungkinkan mobil bergerak dan berhenti cukup dengan modulasi pedal gas lebih mulus, lebih efisien, dan sangat cocok untuk kemacetan kota.

5. Power Back Door

Fitur yang biasanya hanya ditemukan pada SUV mahal kini hadir sebagai standar. Membuka bagasi jadi lebih praktis, tinggal tekan tombol.

Produksi Perdana Mobil Listrik ORA 03 di Fasilitas Manufaktur Inchcape Indonesia

Produksi Perdana Mobil Listrik ORA 03 di Fasilitas Manufaktur Inchcape Indonesia

Harga ORA 03

Penawaran harga yang diumumkan saat produksi perdana menjadi kejutan positif: Rp 369.000.000 (OTR Jakarta) Dengan harga tersebut, ORA 03 langsung masuk sebagai salah satu EV paling value-for-money di kelasnya berkat:

  • Fitur premium

  • Desain unik

  • Teknologi cerdas

  • Rasa berkendara yang modern dan nyaman

Di tengah kompetisi EV yang semakin ketat, ORA 03 hadir sebagai opsi rasional dan emosional sekaligus.

Produksi lokal ORA 03 bukan hanya untuk memenuhi permintaan pasar. Ini adalah fondasi dari ekspansi jangka panjang Inchcape GWM di Indonesia. Dengan fasilitas perakitan yang terus tumbuh, kualitas yang terus disempurnakan, dan ekosistem yang terus meluas, ORA 03 menjadi simbol fase baru industri otomotif nasional.

Lebih dari itu, kehadirannya mengirim pesan kuat: Indonesia bukan lagi pasar, tetapi pemain dalam kompetisi EV global.

Mobil listrik ORA 03 kini tidak hanya dipamerkan. Ia sudah hidup, dirakit di tanah sendiri, dengan standar global dan ambisi lokal yang besar. Fitur melimpah, desain ikonik, harga kompetitif, dan TKDN tinggi menjadikannya salah satu EV paling menarik di kelasnya.

Jika Anda sedang mempertimbangkan EV tahun depan, satu hal pasti: Jangan ambil keputusan sebelum melihat ORA 03 produksi Indonesia ini.****

  • Penulis: Pandito
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Artikel Menarik Lainnya

  • MG Gaspol di PEVS 2025 Tunjukkan Keseriusan Dukung Pasar Mobil Listrik

    MG Gaspol di PEVS 2025 Tunjukkan Keseriusan Dukung Pasar Mobil Listrik

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle dennis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MG Motor Indonesia hadir di PEVS 2025 dengan lini lengkap mobil listrik seperti MG 4 EV, ZS EV, dan Cyberster. Ada juga promo menarik dan bukti komitmen MG terhadap kendaraan ramah lingkungan.

  • Wuling Cortez CT Type S Nongol di Tanah Air

    Wuling Cortez CT Type S Nongol di Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle dimas
    • visibility 125
    • 0Komentar

    OTOExpo.com | The New Advanced MPV’, Wuling Cortez CT Type S dibekali dengan mesin yang sama dengan Cortez CT Type C dan L, yakni bensin

  • Paham Kebijakan Wajib Asuransi TPL Kendaraan Bermotor

    Paham Kebijakan Wajib Asuransi TPL Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Pandito
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Populix Ungkap Hanya 2 dari 5 Orang Indonesia yang Paham Kebijakan Wajib Asuransi TPL Kendaraan Bermotor

  • Penjualan Chery Group Raih Total 182.049 Unit di Bulan April 2024

    Penjualan Chery Group Raih Total 182.049 Unit di Bulan April 2024

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Pandito
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Penjualan Chery Group Raih Total 182.049 Unit di Bulan April 2024   OTOExpo.com –  Chery Holdings Group mengumumkan penjualannya meningkat di bulan April 2024. Chery meraih pencapaian yang luar biasa dengan penjualan 182.049 unit kendaraan, atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 43,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah kendaraan tersebut, sejumlah 89.377 atau 18,3% […]

  • Strategi DRMA Dalam Pengembangan Infrastruktur EV di Indonesia

    Strategi DRMA Dalam Pengembangan Infrastruktur EV di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Pandito
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Strategi DRMA Dalam Pengembangan Infrastruktur EV di Indonesia   OTOExpo.com , Jakarta –  Makin serius mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka di Tanah Air, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) giat mengembangkan ekosistem “Dharma Connect . “Dharma Connect yang sedang kami kembangkan ini merupakan suatu ekosistem kolaboratif yang lengkap dan bisa […]

  • KTB Tengah Persiapkan Fuso dan Fighter Menuju Euro4
    Tak Berkategori

    KTB Tengah Persiapkan Fuso dan Fighter Menuju Euro4

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle dimas
    • visibility 141
    • 1Komentar

    KTB Tengah Persiapkan Fuso dan Fighter Menuju Euro4, Mitsubishi Fuso dan Fighter.  PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai APM Mitsub

expand_less