GAC Perkuat Strategi In Local For Local, Bangun Ekosistem Otomotif Berkelanjutan 2026
- account_circle Abimanyu
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 7

GAC Perkuat Strategi Global “In Local, For Local” untuk Bangun Ekosistem Otomotif Terintegrasi dan Berkelanjutan di Tahun 2026
GAC Perkuat Strategi In Local For Local, Bangun Ekosistem Otomotif Berkelanjutan 2026
GAC Perkuat Strategi Global “In Local, For Local” untuk Bangun Ekosistem Otomotif Terintegrasi dan Berkelanjutan di Tahun 2026
OTOExpo.com , Jakarta – GAC Group menatap 2026 bukan sekadar sebagai fase ekspansi, melainkan sebagai babak baru transformasi global. Melalui strategi “In Local, For Local”, pabrikan otomotif asal Tiongkok ini menegaskan pendekatan jangka panjang yang lebih dalam dari sekadar menghadirkan produk.
Fokusnya jelas: membangun ekosistem otomotif terintegrasi yang tumbuh bersama pasar lokal, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Komitmen ini ditegaskan dalam pesan Tahun Baru 2026 bertajuk “Deepening Ecosystem Globalization, Strengthening Our Global Foundation” yang disampaikan oleh Wei Haigang, Presiden GAC INTERNATIONAL.
Dalam pesannya, Wei menekankan bahwa globalisasi GAC tidak lagi hanya berbicara tentang volume penjualan atau penetrasi pasar, melainkan tentang bagaimana sebuah merek dapat menjadi bagian dari ekosistem mobilitas di setiap negara tempatnya beroperasi.

GAC Perkuat Strategi Global “In Local, For Local” untuk Bangun Ekosistem Otomotif Terintegrasi dan Berkelanjutan di Tahun 2026
“Transformasi global GAC tidak hanya bertumpu pada produk dan teknologi, tetapi pada inovasi model bisnis dan penguatan ekosistem otomotif penuh dari hulu ke hilir,” ujar Wei Haigang.
Melalui strategi “One GAC 2.0”, GAC membawa visi Tech-Driven GAC, sebuah pendekatan yang menempatkan teknologi, keberlanjutan, dan ekosistem sebagai fondasi utama ekspansi global.
Pendekatan ini mencakup keseluruhan rantai nilai otomotif, mulai dari riset dan pengembangan (R&D), produksi terlokalisasi, hingga jaringan distribusi dan layanan purnajual yang menyesuaikan gaya hidup konsumen di masing-masing pasar.
Alih-alih hanya mengekspor kendaraan, GAC memilih untuk membangun full-chain ecosystem—sebuah ekosistem otomotif terpadu yang memungkinkan adaptasi cepat terhadap kebutuhan lokal, sekaligus menjaga standar kualitas dan keselamatan global.
Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam implementasi pendekatan ini, seiring pertumbuhan mobilitas perkotaan dan meningkatnya adopsi kendaraan listrik.
Perkembangan kendaraan listrik di Asia Tenggara menunjukkan tren positif, terutama di kota-kota besar yang membutuhkan solusi mobilitas efisien, nyaman, dan rendah emisi.
Menjawab kebutuhan tersebut, GAC mengadopsi strategi In Local, For Local dengan menggandeng mitra yang telah memiliki ekosistem kuat di tingkat regional.
Salah satu langkah konkret adalah kolaborasi strategis GAC Group dengan Grab di enam negara Asia Tenggara. Kemitraan ini menggabungkan kekuatan kendaraan listrik premium GAC dengan ekosistem digital Grab yang telah mengakar kuat di masyarakat.
Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan kendaraan, tetapi juga pada integrasi Product, Service, dan Data, guna menciptakan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan terhubung.
“Kolaborasi ini membuka peluang inovasi jangka panjang, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga eksplorasi integrasi aplikasi pengemudi ke dalam sistem intelligent cockpit kendaraan GAC,” jelas pernyataan resmi perusahaan.
Secara global, beberapa model AION telah diadaptasi untuk mendukung operasional Grab, termasuk AION Y Plus dan AION V. Model-model ini dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan dengan fokus pada efisiensi, kenyamanan, dan keselamatan.
Di Indonesia, konsumen kini dapat merasakan langsung pengalaman mobilitas elektrik premium melalui AION Y Plus yang digunakan dalam layanan Grab Premium.
Mobil listrik ini dirancang untuk mendukung ritme operasional ride-hailing yang dinamis, sekaligus menawarkan kenyamanan layaknya kendaraan pribadi kelas atas.
AION Y Plus dibekali baterai berkapasitas 63 kWh dengan jarak tempuh hingga 490 kilometer, memungkinkan pengemudi menjalani aktivitas harian tanpa perlu sering berhenti untuk pengisian daya. Karakter ini menjadi krusial bagi layanan mobilitas intensif seperti ride-hailing.
Dari sisi keselamatan, AION Y Plus dilengkapi sistem ADiGO serta airbag yang memenuhi standar global, memberikan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang. Faktor ini menjadi penting dalam layanan transportasi berbasis aplikasi yang beroperasi hampir sepanjang hari.
Sementara itu, kenyamanan kabin menjadi nilai jual utama. Desain interior yang luas dan ergonomis menghadirkan ruang kabin yang terasa lapang dan rileks.
Layar sentuh infotainment, konektivitas pintar, serta karakter berkendara yang halus dan responsif menjadikan setiap perjalanan terasa lebih tenang dan menyenangkan.
Dalam sebuah momen kolaborasi, Xia Xianqing, Presiden GAC Group, bersama Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, bahkan mencoba langsung AION Y Plus untuk merasakan pengalaman berkendara yang ditawarkan kendaraan listrik GAC.
Di pasar Indonesia, AION Y Plus ditawarkan dengan harga OTR mulai dari Rp 419 juta untuk varian Exclusive dan Rp 479 juta untuk varian Premium. Rentang harga ini menempatkannya sebagai kendaraan listrik premium yang tetap praktis untuk penggunaan harian.

GAC Perkuat Strategi Global “In Local, For Local” untuk Bangun Ekosistem Otomotif Terintegrasi dan Berkelanjutan di Tahun 2026
Kehadiran AION Y Plus tidak hanya memperluas pilihan kendaraan listrik di Tanah Air, tetapi juga menegaskan keseriusan GAC dalam mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan.
Melalui strategi In Local, For Local, GAC menunjukkan bahwa masa depan otomotif tidak dibangun dengan pendekatan seragam. Setiap pasar memiliki karakter, kebutuhan, dan ritme yang berbeda.
Dengan memahami hal tersebut, GAC berupaya menjadi bagian dari solusi mobilitas, bukan sekadar penyedia produk.
Di Indonesia, langkah ini terasa nyata melalui kolaborasi, teknologi, dan kehadiran kendaraan listrik yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Sebuah pendekatan yang menegaskan bahwa globalisasi otomotif masa depan adalah tentang keterhubungan, keberlanjutan, dan kedekatan dengan masyarakat lokal.*****
- Penulis: Abimanyu
- Editor: Dimas Lombardi

