Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Dua Motor Konsep Yamaha Di ajang Tokyo Motor Show

Dua Motor Konsep Yamaha Di ajang Tokyo Motor Show

  • account_circle Abimanyu
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dua Motor Konsep Yamaha Di ajang Tokyo Motor Show

 

OTOExpo.com – Ajang Tokyo Motor Show selalu jadi panggung utama bagi pabrikan otomotif dunia untuk memamerkan visi masa depan mobilitas.

Tahun ini, Yamaha Motor Company kembali menunjukkan taring inovasinya lewat dua motor konsep listrik yang futuristik : Yamaha E01 dan Yamaha E02.

Keduanya menjadi bukti nyata komitmen Yamaha dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan desain maupun performa khas “garputala”.

Dua Skutik Listrik Konsep, Dua Karakter Berbeda

Kedua motor konsep ini bukan sekadar studi desain, tapi juga representasi arah strategi Yamaha menuju elektrifikasi penuh. Baik E01 maupun E02 sama-sama membawa identitas kuat Yamaha, yaitu gaya agresif, ergonomi nyaman, dan performa efisien.

Desain keduanya menonjolkan siluet modern dengan garis tegas, panel bodi aerodinamis, dan penggunaan pencahayaan LED futuristik yang membuat tampilannya tak kalah dengan motor sport.

Yamaha menjelaskan bahwa kedua model ini bukan hanya untuk gaya hidup urban, tetapi juga bagian dari ekosistem mobilitas listrik yang lebih luas  termasuk integrasi baterai dan sistem pengisian daya masa depan.

Yamaha E01: Performa Setara Skutik 125cc

Yamaha E01 menjadi model yang lebih besar dan bertenaga di antara keduanya. Dari segi desain, motor ini sekilas mirip dengan Yamaha Lexi atau NMAX, tapi dibungkus dengan aura futuristik lewat lampu depan menyipit, panel bodi tertutup rapi, dan jok dua tingkat yang sporty.

Yamaha menyebutkan bahwa E01 memiliki tenaga setara motor 125cc, dengan output sekitar 14 bhp. Angka ini membuatnya cocok untuk kebutuhan perkotaan maupun perjalanan menengah.

Meski Yamaha belum mengungkapkan detail kapasitas baterainya, jarak tempuh E01 diperkirakan mencapai 100 km sekali pengisian penuh  angka yang kompetitif untuk skutik listrik urban.

Motor ini dirancang untuk memberi sensasi berkendara yang halus tapi responsif, sesuai karakter khas Yamaha yang selalu menyeimbangkan performa dan kenyamanan.

Dua Motor Konsep Yamaha Di ajang Tokyo Motor Show

Yamaha E02, Pic. Istimewa, Dua Motor Konsep Yamaha Di ajang Tokyo Motor Show

Yamaha E02

Berbeda dengan E01, Yamaha E02 tampil sebagai motor listrik ringan yang cocok untuk penggunaan harian di perkotaan padat. Tenaganya setara dengan motor 50cc, sehingga lebih efisien namun tetap gesit untuk bermanuver di jalanan kota.

Yang menarik, E02 merupakan hasil kolaborasi Yamaha dengan Gogoro, produsen skutik listrik asal Taiwan yang dikenal dengan sistem baterai swapable (bisa dilepas dan diganti).

Dari hasil kerja sama ini, Yamaha E02 mengadopsi dua baterai portabel seberat 9 kg yang ditempatkan di bawah jok. Dengan sistem ini, pengendara tak perlu menunggu lama untuk mengisi daya cukup menukar baterai kosong dengan yang sudah terisi penuh di stasiun penggantian baterai.

Ketika kedua baterai terisi penuh, E02 mampu menempuh jarak hingga 100 km, dengan daya maksimum 6,4 kW dan kecepatan tertinggi sekitar 58 mph (93 km/jam). Berat totalnya hanya 112 kg, membuat motor ini sangat ringan dan mudah dikendalikan.

Desain Futuristik, Ergonomi Praktis

Kedua motor ini memperlihatkan pendekatan desain khas Yamaha memadukan fungsionalitas dan estetika futuristik.

  • Yamaha E01 tampil dengan bodi tegas, proporsional, dan siap produksi.

  • Sementara E02 mengusung desain kompak, playful, dan ergonomis.

Panel instrumen digital full-color, sistem pencahayaan LED, dan bentuk bodi streamline membuat keduanya tampak seperti motor masa depan yang siap meluncur ke jalan raya.

Selain itu, posisi berkendara E02 yang rendah dan ringan membuatnya cocok untuk pengendara pemula atau pengguna perkotaan yang mencari kemudahan dan efisiensi.

Langkah Yamaha Menuju Elektrifikasi Global

Kehadiran E01 dan E02 bukan sekadar pameran konsep, tetapi indikasi kuat arah masa depan Yamaha.

Pabrikan asal Jepang ini sudah lama mengembangkan teknologi EV modular, termasuk sistem baterai yang kompatibel dengan berbagai tipe kendaraan kecil.

Kolaborasi dengan Gogoro juga menjadi strategi jitu, karena Gogoro telah memiliki infrastruktur swap station yang tersebar di beberapa negara Asia, termasuk Taiwan dan sebagian Eropa.

Jika sistem serupa diterapkan lebih luas, Yamaha bisa mempercepat adopsi motor listrik tanpa tergantung pada pengisian konvensional yang memakan waktu lama.

Apakah E01 dan E02 Akan Masuk Indonesia?

Meski belum ada konfirmasi resmi, pasar Indonesia jelas punya potensi besar untuk model seperti E01 dan E02.
Dengan ekosistem motor listrik yang mulai tumbuh  dari dukungan pemerintah hingga infrastruktur pengisian daya — dua motor ini berpotensi besar hadir di tanah air.

Apalagi, Yamaha sudah memiliki basis produksi dan jaringan purna jual yang kuat di Indonesia. Jika keduanya benar-benar dirilis secara global, Indonesia bisa menjadi salah satu pasar prioritas.

Garputala Siap Menyambut Era Listrik

Dengan E01 dan E02, Yamaha membuktikan bahwa masa depan mobilitas bukan sekadar soal efisiensi energi, tapi juga tentang gaya, pengalaman berkendara, dan konektivitas.

Kedua motor konsep ini membawa pesan bahwa transisi ke kendaraan listrik bisa dilakukan tanpa kehilangan identitas performa dan keseruan berkendara yang menjadi DNA Yamaha.

Dari jalanan Tokyo, Yamaha memberi isyarat kuat: masa depan roda dua akan semakin senyap, cepat, dan penuh inovasi.

 

https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMN2gkQsw1PKlAw

  • Penulis: Abimanyu
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Baca Juga

expand_less