Berita
light_mode
Beranda » Tips » Bukan Sekadar Tarik Rem, Etika Mengerem Jadi Penentu Nyawa Pengendara Motor di Kota Padat

Bukan Sekadar Tarik Rem, Etika Mengerem Jadi Penentu Nyawa Pengendara Motor di Kota Padat

  • account_circle dimas
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Bukan Sekadar Tarik Rem, Etika Mengerem Jadi Penentu Nyawa Pengendara Motor di Kota Padat

#Cari_aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Selamat Berkendara Roda Dua

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Lalu lintas perkotaan tidak pernah benar-benar tidur. Dari pagi hingga malam, jalanan Jakarta–Tangerang dipenuhi beragam ritme kendaraan yang bergerak cepat, berhenti mendadak, lalu melaju kembali tanpa jeda. Di tengah situasi seperti ini, kemampuan mengendarai sepeda motor saja tidak lagi cukup.

Ada satu elemen krusial yang sering luput dari perhatian, namun diam-diam menjadi penentu keselamatan: etika mengerem.

Bagi sebagian pengendara, menarik tuas rem terasa sebagai refleks otomatis. Padahal, di balik gerakan sederhana itu, terdapat tanggung jawab besar bukan hanya terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap pengguna jalan lain. Kesalahan kecil saat mengerem bisa berujung pada situasi berbahaya, terutama di lalu lintas padat yang penuh kejutan.

Di kawasan urban seperti Jakarta dan Tangerang, perubahan situasi di jalan bisa terjadi dalam hitungan detik. Kendaraan di depan bisa berhenti tiba-tiba, pejalan kaki muncul tanpa aba-aba, atau pengendara lain berpindah jalur secara mendadak. Dalam kondisi ini, pengereman bukan sekadar soal menghentikan laju motor, melainkan soal bagaimana menghentikannya dengan aman dan terkendali.

Melihat fenomena tersebut, Tim Safety Riding Promotion Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), terus mengingatkan pentingnya memahami etika pengereman sebagai bagian dari budaya keselamatan berkendara #Cari_aman.

“Di lalu lintas padat seperti Jakarta, pengereman punya peran sangat besar dalam mencegah kecelakaan. Cara kita mengerem bisa berdampak langsung pada keselamatan diri sendiri dan pengendara lain,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Konsep #Cari_aman bukan hanya tentang teknik berkendara, tetapi juga tentang sikap dan empati di jalan raya. Dalam konteks pengereman, sikap ini tercermin dari bagaimana pengendara membaca situasi, mengantisipasi risiko, dan mengambil keputusan dengan tenang.

Masih banyak pengendara yang mengerem secara mendadak tanpa alasan jelas, memotong jalur lalu langsung berhenti, atau terlalu percaya diri tanpa menjaga jarak. Padahal, di lalu lintas heterogen seperti Jakarta–Tangerang, satu tindakan impulsif dapat memicu kecelakaan beruntun.

3 Etika Mengerem Sepeda Motor yang Wajib Dipahami

Untuk menjawab tantangan tersebut, Tim Safety Riding Promotion WMS membagikan tiga etika utama pengereman sepeda motor yang wajib diterapkan, terutama bagi pengendara yang setiap hari berhadapan dengan lalu lintas padat.

1. Antisipasi Situasi dan Jaga Jarak Aman

Etika mengerem sejatinya dimulai jauh sebelum tuas rem disentuh. Kuncinya adalah kemampuan membaca kondisi lalu lintas dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

#Cari_aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Selamat Berkendara Roda Dua

#Cari_aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Selamat Berkendara Roda Dua

Di jalan perkotaan, jarak aman memberi pengendara waktu reaksi yang lebih panjang. Dengan ruang yang cukup, pengereman bisa dilakukan secara bertahap dan terkontrol, bukan secara refleks dan penuh kepanikan. Ini penting untuk mencegah motor kehilangan keseimbangan atau risiko ditabrak dari belakang.

Menjaga jarak juga membantu pengendara tetap tenang saat menghadapi situasi tak terduga—sesuatu yang hampir selalu hadir di lalu lintas kota besar.

2. Gunakan Teknik Pengereman yang Seimbang

Kesalahan klasik yang masih sering terjadi adalah mengandalkan satu rem saja, atau menarik rem secara kasar saat panik. Padahal, teknik pengereman yang benar adalah mengombinasikan rem depan dan belakang secara seimbang.

Penggunaan dua rem secara proporsional membantu menjaga stabilitas motor, terutama saat kecepatan sedang hingga tinggi. Teknik ini juga penting ketika melintasi kondisi jalan licin akibat hujan, marka jalan, atau permukaan yang tidak rata.

Pengereman yang baik dilakukan dengan tenang, bertahap, dan penuh kendali—bukan reaksi spontan yang justru meningkatkan risiko jatuh.

3. Peduli Pengguna Jalan Lain

Etika mengerem tidak berhenti pada teknik. Ada dimensi sosial yang sering terlupakan: kesadaran bahwa kita berbagi jalan dengan orang lain.

Mengerem mendadak tanpa alasan yang jelas dapat mengejutkan pengendara di belakang dan memicu kecelakaan beruntun. Oleh karena itu, pengendara perlu aktif menggunakan spion, membaca pergerakan lalu lintas, serta menghindari sikap egois seperti memotong jalur lalu langsung berhenti.

Di jalan raya yang penuh interaksi, keselamatan lahir dari saling menghargai dan memberi ruang.

Menurut Agus Sani, pengereman yang dilakukan dengan benar mampu menjaga kendali motor bahkan dalam situasi darurat.

“Pengereman yang baik dan benar harus dilakukan dengan tenang, bertahap, dan menggunakan kombinasi rem depan serta belakang. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun harus berhenti mendadak,” jelasnya.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling peduli.

#Cari_aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Selamat Berkendara Roda Dua

#Cari_aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Selamat Berkendara Roda Dua

Melalui berbagai program edukasi safety riding, Wahana Makmur Sejati terus mendorong pengendara sepeda motor untuk memahami bahwa keselamatan adalah hasil dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

Etika mengerem mungkin terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Dengan memahami dan menerapkannya, pengendara motor di Jakarta–Tangerang diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Karena pada akhirnya, keselamatan bukan soal keahlian semata, tetapi soal sikap. #Cari_aman hari ini, esok, dan seterusnya—demi perjalanan yang lebih selamat untuk semua.

  • Penulis: dimas
  • Editor: dimas lombardi

Baca Juga

  • Puncak Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS) 2025 - Satukan Hati, Satukan Semangat, Nobar Bioskop dan Makan Siang Penuh Kehangatan

    Wahana Honda Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 Bareng Komunitas

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Puncak Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS) 2025 – Satukan Hati, Satukan Semangat, Nobar Bioskop dan Makan Siang Penuh Kehangatan

  • TeRuCI AnnivFest 12th
    Tak Berkategori

    TeRuCI AnnivFest 12th

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 122
    • 0Komentar

    TeRuCI AnnivFest 12th, Terios Rush Club Indonesia (TeRuCI), sabtu minggu (27-28/9) menggelar acara AnniFest12 di Bandung. Acara yang merupakan ulang tahun TeRuCI yang ke 12 melibatkan 400 premium member

  • DCVI Hadirkan Program Mercedes-Benz Bus Year-End Rescue 2024 dan Mobil Storing di Tiga Terminal

    DCVI Hadirkan Program Mercedes-Benz Bus Year-End Rescue 2024 dan Mobil Storing di Tiga Terminal

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle dimas
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DCVI Hadirkan Program Mercedes-Benz Bus Year-End Rescue 2024 dan Mobil Storing di Tiga Terminal   OTOExpo.com , Jakarta –  Setelah sukses dengan program Layanan Cek Kesehatan Gratis bus Mercedes-Benz yang dilaksanakan sejak 11 November hingga 14 Desember 2024, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) melanjutkan dengan program Mercedes-Benz Bus Year-End Rescue 2024 yang berlangsung dari […]

  • Beli Truk Isuzu Pakai Uang Koin Yang telah Ditabung Selama 5 Tahun

    Beli Truk Isuzu Pakai Uang Koin Yang telah Ditabung Selama 5 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Konsumen Di Palangkaraya Beli Truk Isuzu Pakai Uang Koin

  • GM Indonesia Tetap Berikan Layanan Terbaik Bagi Konsumen Chevrolet

    GM Indonesia Tetap Berikan Layanan Terbaik Bagi Konsumen Chevrolet

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
    • account_circle Magoh
    • visibility 184
    • 0Komentar

    GM Indonesia Tetap Berikan Layanan Terbaik Bagi Konsumen Chevrolet, General Motors (GM) berkomitmen untuk tetap memberikan layanan terbaik kepada para pemilik kendaraan dan pelanggan Chevrolet di Indonesia setelah menghentikan

  • Honda e:Technology City Tour Sambangi Yogyakarta

    Honda e:Technology City Tour Sambangi Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Honda e:Technology City Tour Sambangi Yogyakarta OTOExpo.com, Jogjakarta – Di penghujung tahun 2024 ini, Honda terus memperluas edukasi mengenai teknologi elektrifikasi melalui gelaran Honda e:Technology City Tour Explore Indonesia yang kali ini hadir di Kota Yogyakarta pada 14-15 Desember 2024. Mengangkat tema “Past Meet the Future”, acara ini memadukan eksplorasi tempat-tempat bersejarah dengan pengalaman berkendara […]

expand_less