News
light
Beranda » Tips » Apa Itu Tune-Up Mobil? Ini Arti, Proses, dan Biaya yang Wajib Anda Tahu

Apa Itu Tune-Up Mobil? Ini Arti, Proses, dan Biaya yang Wajib Anda Tahu

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • visibility 78

Tune-Up Mobil Pengertian, Proses, dan Biaya Lengkap

Masih bingung apa itu tune-up mobil? Simak penjelasan lengkap mulai dari arti, komponen yang dicek, hingga kisaran biayanya di bengkel.

OTOExpo.com , Jakarta –  Bagi pemilik mobil, istilah tune-up tentu sudah tidak asing. Sayangnya, masih banyak yang menganggap tune-up sekadar “servis biasa” atau bahkan disamakan dengan ganti oli. Padahal, tune-up mobil adalah fondasi utama perawatan mesin agar performanya tetap optimal dan usia pakai kendaraan lebih panjang.

Tanpa tune-up berkala, performa mesin akan turun secara perlahan tarikan terasa berat, konsumsi BBM membengkak, hingga mesin sulit dihidupkan. Inilah alasan mengapa tune-up tidak boleh dianggap sepele.

Secara harfiah, tune-up berasal dari dua kata bahasa Inggris: “tune” (menyetel) dan “up” (meningkatkan). Dalam konteks otomotif, tune-up berarti serangkaian proses penyetelan, pembersihan, dan pengecekan komponen mesin untuk mengembalikan kinerjanya mendekati kondisi ideal.

Seiring pemakaian harian, mesin mobil akan mengalami penurunan performa akibat berbagai faktor—mulai dari kualitas bahan bakar, kondisi pelumas, suhu kerja tinggi, hingga kebiasaan terjebak macet. Tune-up hadir sebagai solusi untuk mengoreksi semua itu.

Tune-Up Mobil Pengertian, Proses, dan Biaya Lengkap

Tune-Up Mobil Pengertian, Proses, dan Biaya Lengkap

Setiap bengkel bisa memiliki detail pengerjaan berbeda, namun secara umum berikut komponen utama yang selalu dicek saat tune-up.

Filter udara menjadi komponen pertama yang diperiksa. Jika masih layak, filter akan dibersihkan. Namun bila sudah terlalu kotor atau rusak, penggantian adalah pilihan memastikan suplai udara tetap optimal.

Karburator atau throttle body juga dibersihkan. Pada mesin injeksi, throttle body yang kotor bisa menyebabkan idle tidak stabil. Sementara pada karburator, biasanya dilakukan penyetelan ulang putaran stasioner mesin.

Aki mobil turut dicek kondisinya. Tegangan normal aki berada di kisaran 12 volt saat mesin mati dan sekitar 14 volt ketika mesin hidup. Tegangan di bawah standar menandakan aki mulai melemah.

Celah katup mesin juga diperiksa, terutama pada mobil dengan penyetelan manual. Celah yang terlalu rapat atau renggang dapat memengaruhi performa dan efisiensi pembakaran.

Selain itu, mekanik akan melakukan pengecekan seluruh fluida, mulai dari oli mesin, minyak rem, oli transmisi, oli power steering, hingga oli gardan. Fluida yang kurang atau kualitasnya menurun bisa berdampak besar pada kinerja kendaraan.

V belt juga dicek dari sisi kondisi dan ketegangannya. V belt yang terlalu kendor dapat menimbulkan bunyi berisik hingga memengaruhi kerja komponen pendukung mesin.

Terakhir, busi akan dibersihkan dan dicek celahnya. Meski sudah disetel dari pabrikan, perubahan tetap bisa terjadi akibat tekanan dan panas mesin. Celah busi yang tidak ideal membuat pembakaran tidak sempurna.

Tune-up bukan hanya soal performa, tapi juga pencegahan kerusakan lebih besar. Mesin yang dirawat dengan baik akan lebih irit bahan bakar, minim risiko mogok, dan memiliki umur pakai lebih panjang. Tak kalah penting, riwayat perawatan rutin juga menjaga nilai jual mobil tetap tinggi.

Untuk bengkel umum, biaya jasa tune-up mobil biasanya berada di kisaran Rp350.000 hingga Rp600.000. Harga ini tergantung jenis mobil dan seberapa detail pengecekan yang dilakukan.

Tune-Up Mobil Pengertian, Proses, dan Biaya Lengkap

Tune-Up Mobil Pengertian, Proses, dan Biaya Lengkap

Perlu dicatat, biaya tersebut umumnya belum termasuk penggantian komponen seperti busi, filter udara, atau aki jika ditemukan sudah tidak layak pakai.

Tune-up mobil bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga performa, efisiensi, dan keandalan kendaraan Anda. Dengan memahami arti dan prosesnya, Anda tidak hanya lebih siap saat servis, tetapi juga terhindar dari salah kaprah yang bisa merugikan.

Karena mobil yang terawat dengan benar, selalu terasa berbeda saat dikendarai.****

  • Penulis: Pandito
  • Editor: Dimas Lombardi

✈︎ Random Artikel

expand_less